fbpx
Omnichannel dan Multichannel, Apa Bedanya sih?

Ditulis oleh Admin Sakoo

March 16, 2021

Hai Sobat Sakoo! Kamu sudah tahu belum kalau channel penjualan yang kamu pilih akan berdampak pada tingkat penjualan kamu? Penting banget loh untuk menyesuaikan channel penjualan dengan ekspektasi konsumen kamu. Di era digital dengan pesatnya pertumbuhan teknologi dan informasi yang ada saat ini, terjadinya peningkatan konsumen yang memanfaatkan internet untuk berbelanja di toko online seperti website dan marketplace dalam rangka memenuhi kebutuhan dan keinginan mereka. Selain itu, persaingan antara sesama penjual juga semakin ketat sehingga memperluas jangkauan kamu secara digital merupakan hal yang bisa kamu lakukan untuk bertahan dan mengembangkan bisnis kamu di zaman yang serba cepat ini. Dengan menambah channel penjualan kamu secara online, kamu dapat menjangkau lebih banyak calon pelanggan yang nantinya akan berdampak juga pada tingkat penjualan kamu. 

Pemilihan strategi untuk menentukan ekspansi channel penjualan juga merupakan hal yang krusial untuk direncanakan. Secara garis besar, ada dua strategi yang bisa kamu aplikasikan untuk mengembangkan channel penjualan kamu di berbagai saluran. Kita bahas yuk perbedaannya di bawah. 

Strategi Multichannel

Dari namanya, kita bisa tahu kalau strategi ini memiliki banyak channel/multiple channel baik channel offline seperti penempatan produk pada toko fisik, maupun online seperti penempatan produk pada marketplace dan website. Berikut adalah hal yang bisa kamu dapatkan ketika menerapkan strategi Multichannel pada bisnis kamu:

1. Memperluas Jangkauan Konsumen 

Kamu bisa menggunakan banyak channel untuk menjual, memasarkan, dan melakukan pendekatan ke konsumen yang berbeda di berbagai macam channel. Hal ini dapat sangat menguntungkan kamu sebagai penjual yang ingin melakukan ekspansi toko untuk menggaet jumlah konsumen lebih banyak. Akan tetapi, channel penjualan yang kamu miliki ketika memakai strategi Multichannel tidak tersambung satu dengan lainnya. 

2. Dapat Membandingkan Channel Penjualan

Memiliki banyak channel penjualan, tentunya kamu bisa mengetahui  jumlah transaksi atau banyaknya produk terjual antar channel penjualan namun secara satu persatu channel. Dengan demikian, kamu bisa menentukan untuk dapat memaksimalkan channel penjualan yang paling powerfull dari beberapa channel yang sudah kamu coba untuk memasarkan produk kamu.

3. Butuh Waktu yang Banyak untuk Operasional Toko

Mengelola banyak toko di berbagai channel penjualan secara satu per satu akan menyita banyak waktu kamu dalam kegiatan upload produk, update stok dan lain sebagainya, belum lagi urusan packing dan pengiriman, jika kamu memiliki admin mungkin kamu tidak akan kewalahan tapi jika kamu sendiri hal ini pasti bukan cara yang efisien untuk di lakukan ya sobat sakoo! 

Strategi Omnichannel 

Strategi Omnichannel pada dasarnya merupakan perkembangan dari strategi Multichannel. Strategi ini lebih kompleks yang cara kerjanya mengintegrasikan berbagai channel penjualan kamu, baik channel offline seperti penempatan produk pada toko fisik, maupun online seperti penempatan produk pada marketplace dan website. Berikut adalah hal yang bisa kamu dapatkan ketika menerapkan strategi Omnichannel pada bisnis kamu:

1. Integrasi di Setiap Channel Penjualan

Dengan implementasi channel ini, lebih banyak manfaat yang kamu bisa dapat karena channel yang kamu kelola dapat saling terhubung satu dengan lainnya sehingga kamu bisa mengelola stok, produk, transaksi, bahkan sampai data pelanggan, dan laporan keuangan secara terpusat dan terintegrasi. Fitur ini semua bisa kamu rasakan di Sakoo lho! yuk daftar sekarang di sakoo.id karena ada masa gratis hingga 14 hari.

2. Memberikan Kemudahan bagi Pelanggan

Dengan menggunakan omnichannel, kamu dapat mepermudah pelanggan dalam mengakses informasi stok produk yang update antar channel marketplace yang terintegrasi. Sehingga ketika ada pelanggan ingin bertransaksi di toko mu tidak perlu khawatir lagi untuk kehabisan stok, karena informasi yang tertampil di toko online tersebut akan terupdate secara realtime.

3. Lebih Hemat Waktu untuk Operasional Toko

Karena toko online mu saling terhubung, maka kamu tidak perlu waktu yang banyak untuk mengelolanya. Kamu dapat mengakses dan update stok produkmu, transaksi, hingga data pelanggan secara realtime dan terintegrasi tanpa perlu berpindah channel. Sangat mudah dan menghemat waktumu bukan? 

Jadi, dengan menerapkan Strategi omnichannel kamu akan lebih diuntungkan karena bisa lebih efektif dan efisien dalam mengelola channel penjualan tokomu lho. Kamu bisa rasakan kemudahan strategi ini bersama Sakoo. Sakoo menyediakan jasa omnichannel yang akan mempermudah kamu dengan fitur  integrasi marketplace seperti Shopee, Tokopedia, Lazada, Bukalapak, Blibli, & JD.ID hanya dengan satu platform. Kamu tidak perlu repot lagi untuk kelola bisnis kamu di banyak channel penjualan.

Yuk coba buat webstore gratis dan integrasikan channel penjualanmu sekarang di www.sakoo.id.

Satu Toko Online

Nikmati kemudahan kelola toko online dan offlinemu melalui sakoo,
dan kembangkan bisnismu dibanyak merketplace hanya dengan satu platform.

Supported By :

0 Comments

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Omnichannel dan Multichannel, Apa Bedanya sih?

Ditulis oleh Admin Sakoo

March 16, 2021

Hai Sobat Sakoo! Kamu sudah tahu belum kalau channel penjualan yang kamu pilih akan berdampak pada tingkat penjualan kamu? Penting banget loh untuk menyesuaikan channel penjualan dengan ekspektasi konsumen kamu. Di era digital dengan pesatnya pertumbuhan teknologi dan informasi yang ada saat ini, terjadinya peningkatan konsumen yang memanfaatkan internet untuk berbelanja di toko online seperti website dan marketplace dalam rangka memenuhi kebutuhan dan keinginan mereka. Selain itu, persaingan antara sesama penjual juga semakin ketat sehingga memperluas jangkauan kamu secara digital merupakan hal yang bisa kamu lakukan untuk bertahan dan mengembangkan bisnis kamu di zaman yang serba cepat ini. Dengan menambah channel penjualan kamu secara online, kamu dapat menjangkau lebih banyak calon pelanggan yang nantinya akan berdampak juga pada tingkat penjualan kamu. 

Pemilihan strategi untuk menentukan ekspansi channel penjualan juga merupakan hal yang krusial untuk direncanakan. Secara garis besar, ada dua strategi yang bisa kamu aplikasikan untuk mengembangkan channel penjualan kamu di berbagai saluran. Kita bahas yuk perbedaannya di bawah. 

Strategi Multichannel

Dari namanya, kita bisa tahu kalau strategi ini memiliki banyak channel/multiple channel baik channel offline seperti penempatan produk pada toko fisik, maupun online seperti penempatan produk pada marketplace dan website. Berikut adalah hal yang bisa kamu dapatkan ketika menerapkan strategi Multichannel pada bisnis kamu:

  1. Memperluas Jangkauan Konsumen 

Kamu bisa menggunakan banyak channel untuk menjual, memasarkan, dan melakukan pendekatan ke konsumen yang berbeda di berbagai macam channel. Hal ini dapat sangat menguntungkan kamu sebagai penjual yang ingin melakukan ekspansi toko untuk menggaet jumlah konsumen lebih banyak. Akan tetapi, channel penjualan yang kamu miliki ketika memakai strategi Multichannel tidak tersambung satu dengan lainnya. 

2. Dapat Membandingkan Channel Penjualan

Memiliki banyak channel penjualan, tentunya kamu bisa mengetahui  jumlah transaksi atau banyaknya produk terjual antar channel penjualan namun secara satu persatu channel. Dengan demikian, kamu bisa menentukan untuk dapat memaksimalkan channel penjualan yang paling powerfull dari beberapa channel yang sudah kamu coba untuk memasarkan produk kamu.

3. Butuh Waktu yang Banyak untuk Operasional Toko

Mengelola banyak toko di berbagai channel penjualan secara satu per satu akan menyita banyak waktu kamu dalam kegiatan upload produk, update stok dan lain sebagainya, belum lagi urusan packing dan pengiriman, jika kamu memiliki admin mungkin kamu tidak akan kewalahan tapi jika kamu sendiri hal ini pasti bukan cara yang efisien untuk di lakukan ya sobat sakoo! 

Strategi Omnichannel 

Strategi Omnichannel pada dasarnya merupakan perkembangan dari strategi Multichannel. Strategi ini lebih kompleks yang cara kerjanya mengintegrasikan berbagai channel penjualan kamu, baik channel offline seperti penempatan produk pada toko fisik, maupun online seperti penempatan produk pada marketplace dan website. Berikut adalah hal yang bisa kamu dapatkan ketika menerapkan strategi Omnichannel pada bisnis kamu:

  1. Integrasi di Setiap Channel Penjualan

Dengan implementasi channel ini, lebih banyak manfaat yang kamu bisa dapat karena channel yang kamu kelola dapat saling terhubung satu dengan lainnya sehingga kamu bisa mengelola stok, produk, transaksi, bahkan sampai data pelanggan, dan laporan keuangan secara terpusat dan terintegrasi. Fitur ini semua bisa kamu rasakan di Sakoo lho! yuk daftar sekarang di sakoo.id karena ada masa gratis hingga 14 hari.

2. Memberikan Kemudahan bagi Pelanggan

Dengan menggunakan omnichannel, kamu dapat mepermudah pelanggan dalam mengakses informasi stok produk yang update antar channel marketplace yang terintegrasi. Sehingga ketika ada pelanggan ingin bertransaksi di toko mu tidak perlu khawatir lagi untuk kehabisan stok, karena informasi yang tertampil di toko online tersebut akan terupdate secara realtime.

3. Lebih Hemat Waktu untuk Operasional Toko

Karena toko online mu saling terhubung, maka kamu tidak perlu waktu yang banyak untuk mengelolanya. Kamu dapat mengakses dan update stok produkmu, transaksi, hingga data pelanggan secara realtime dan terintegrasi tanpa perlu berpindah channel. Sangat mudah dan menghemat waktumu bukan? 

Jadi, dengan menerapkan Strategi omnichannel kamu akan lebih diuntungkan karena bisa lebih efektif dan efisien dalam mengelola channel penjualan tokomu lho. Kamu bisa rasakan kemudahan strategi ini bersama Sakoo. Sakoo menyediakan jasa omnichannel yang akan mempermudah kamu dengan fitur  integrasi marketplace seperti Shopee, Tokopedia, Lazada, Bukalapak, Blibli, & JD.ID hanya dengan satu platform. Kamu tidak perlu repot lagi untuk kelola bisnis kamu di banyak channel penjualan.

Yuk coba buat webstore gratis dan integrasikan channel penjualanmu sekarang di www.sakoo.id.

Satu Toko Online

Nikmati kemudahan kelola toko online dan offlinemu melalui sakoo,
dan kembangkan bisnismu dibanyak merketplace hanya dengan satu platform.

Supported By :

0 Comments

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Omnichannel dan Multichannel, Apa Bedanya sih?

Ditulis oleh Admin Sakoo

March 16, 2021

Hai Sobat Sakoo! Kamu sudah tahu belum kalau channel penjualan yang kamu pilih akan berdampak pada tingkat penjualan kamu? Penting banget loh untuk menyesuaikan channel penjualan dengan ekspektasi konsumen kamu. Di era digital dengan pesatnya pertumbuhan teknologi dan informasi yang ada saat ini, terjadinya peningkatan konsumen yang memanfaatkan internet untuk berbelanja di toko online seperti website dan marketplace dalam rangka memenuhi kebutuhan dan keinginan mereka. Selain itu, persaingan antara sesama penjual juga semakin ketat sehingga memperluas jangkauan kamu secara digital merupakan hal yang bisa kamu lakukan untuk bertahan dan mengembangkan bisnis kamu di zaman yang serba cepat ini. Dengan menambah channel penjualan kamu secara online, kamu dapat menjangkau lebih banyak calon pelanggan yang nantinya akan berdampak juga pada tingkat penjualan kamu. 

Pemilihan strategi untuk menentukan ekspansi channel penjualan juga merupakan hal yang krusial untuk direncanakan. Secara garis besar, ada dua strategi yang bisa kamu aplikasikan untuk mengembangkan channel penjualan kamu di berbagai saluran. Kita bahas yuk perbedaannya di bawah. 

Strategi Multichannel

Dari namanya, kita bisa tahu kalau strategi ini memiliki banyak channel/multiple channel baik channel offline seperti penempatan produk pada toko fisik, maupun online seperti penempatan produk pada marketplace dan website. Berikut adalah hal yang bisa kamu dapatkan ketika menerapkan strategi Multichannel pada bisnis kamu:

  1. Memperluas Jangkauan Konsumen 

Kamu bisa menggunakan banyak channel untuk menjual, memasarkan, dan melakukan pendekatan ke konsumen yang berbeda di berbagai macam channel. Hal ini dapat sangat menguntungkan kamu sebagai penjual yang ingin melakukan ekspansi toko untuk menggaet jumlah konsumen lebih banyak. Akan tetapi, channel penjualan yang kamu miliki ketika memakai strategi Multichannel tidak tersambung satu dengan lainnya. 

2. Dapat Membandingkan Channel Penjualan

Memiliki banyak channel penjualan, tentunya kamu bisa mengetahui  jumlah transaksi atau banyaknya produk terjual antar channel penjualan namun secara satu persatu channel. Dengan demikian, kamu bisa menentukan untuk dapat memaksimalkan channel penjualan yang paling powerfull dari beberapa channel yang sudah kamu coba untuk memasarkan produk kamu.

3. Butuh Waktu yang Banyak untuk Operasional Toko

Mengelola banyak toko di berbagai channel penjualan secara satu per satu akan menyita banyak waktu kamu dalam kegiatan upload produk, update stok dan lain sebagainya, belum lagi urusan packing dan pengiriman, jika kamu memiliki admin mungkin kamu tidak akan kewalahan tapi jika kamu sendiri hal ini pasti bukan cara yang efisien untuk di lakukan ya sobat sakoo! 

Strategi Omnichannel 

Strategi Omnichannel pada dasarnya merupakan perkembangan dari strategi Multichannel. Strategi ini lebih kompleks yang cara kerjanya mengintegrasikan berbagai channel penjualan kamu, baik channel offline seperti penempatan produk pada toko fisik, maupun online seperti penempatan produk pada marketplace dan website. Berikut adalah hal yang bisa kamu dapatkan ketika menerapkan strategi Omnichannel pada bisnis kamu:

  1. Integrasi di Setiap Channel Penjualan

Dengan implementasi channel ini, lebih banyak manfaat yang kamu bisa dapat karena channel yang kamu kelola dapat saling terhubung satu dengan lainnya sehingga kamu bisa mengelola stok, produk, transaksi, bahkan sampai data pelanggan, dan laporan keuangan secara terpusat dan terintegrasi. Fitur ini semua bisa kamu rasakan di Sakoo lho! yuk daftar sekarang di sakoo.id karena ada masa gratis hingga 14 hari.

2. Memberikan Kemudahan bagi Pelanggan

Dengan menggunakan omnichannel, kamu dapat mepermudah pelanggan dalam mengakses informasi stok produk yang update antar channel marketplace yang terintegrasi. Sehingga ketika ada pelanggan ingin bertransaksi di toko mu tidak perlu khawatir lagi untuk kehabisan stok, karena informasi yang tertampil di toko online tersebut akan terupdate secara realtime.

3. Lebih Hemat Waktu untuk Operasional Toko

Karena toko online mu saling terhubung, maka kamu tidak perlu waktu yang banyak untuk mengelolanya. Kamu dapat mengakses dan update stok produkmu, transaksi, hingga data pelanggan secara realtime dan terintegrasi tanpa perlu berpindah channel. Sangat mudah dan menghemat waktumu bukan? 

Jadi, dengan menerapkan Strategi omnichannel kamu akan lebih diuntungkan karena bisa lebih efektif dan efisien dalam mengelola channel penjualan tokomu lho. Kamu bisa rasakan kemudahan strategi ini bersama Sakoo. Sakoo menyediakan jasa omnichannel yang akan mempermudah kamu dengan fitur  integrasi marketplace seperti Shopee, Tokopedia, Lazada, Bukalapak, Blibli, & JD.ID hanya dengan satu platform. Kamu tidak perlu repot lagi untuk kelola bisnis kamu di banyak channel penjualan.

Yuk coba buat webstore gratis dan integrasikan channel penjualanmu sekarang di www.sakoo.id.

Satu Toko Online

Nikmati kemudahan kelola toko online dan offlinemu melalui sakoo,
dan kembangkan bisnismu dibanyak merketplace hanya dengan satu platform.

Supported By :

0 Comments

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *