fbpx
Affiliate Marketing: Marketing Kekinian?

Ditulis oleh Admin Sakoo

November 12, 2020

Seiring perkembangan zaman yang kian pesat, ada banyak strategi marketing dapat digunakan oleh para pemilik usaha. Saat ini model strategi yang dapat di implementasi dalam bisnis online yaitu Affiliate marketing. Secara umum, Affiliate marketing merupakan model pemasaran dengan pemberian komisi bagi jasa seseorang yang dapat membantu menjual barang atau jasa merchant. Jadi, pelaku usaha atau merchant merekrut individu atau kelompok yang dapat memasarkan produk dan jasanya melalui internet. 

Dalam melakukan afiliate marketing, setidaknya terdapat tiga pihak yang terlibat yaitu:

1. Pelaku Usaha / Merchant

Pihak ini merupakan pihak pemilik barang atau jasa yang membutuhkan jasa pemasaran. Pihak yang membutuhkan jasa dapat dari pelaku usaha kecil hingga merchant besar seperti Hostinger, Amazon bahkan Ebay.

2. Affiliate marketer

Affiliate marketer merupakan pihak yang melakukan promosi produk atau jasa dari pelaku usaha / merchant. Affiliate marketer hanya bertugas memasarkan melalui internet tanpa memiliki hak untuk menaikan harga jual / jasa atau menambahkan value produk. Affiliate marketeer akan dibayar jasanya apabila terdapat pelanggan yang membeli produk atau menggunakan jasa melalui pemasaran yang dilakukan Affiliate marketer.  

3. Pelanggan

Pihak yang membeli produk atau menggunakan jasa dari pelaku usaha / merchant melalui pemasaran yang dilakukan oleh Affiliate marketer

Cara kerja Affiliate Marketing adalah seorang affiliate marketer membuat publikasi mengenai produk atau jasa dari pelaku usaha atau merchant yang mengarahkan ke link penjualan atau toko atau situs usaha atau jasa tersebut. Affiliate marketer akan mendapatkan komisi dari seberapa banyak pengunjung situs tersebut atau seberapa banyak penjualan atau pemakaian jasa yang datang dari affiliate marketer.

Lalu bagaimana pelaku usaha atau merchant tau bahwa pengunjung atau pelanggan tersebut datang melalui promosi yang dijalankan affiliate marketer?

Nah, biasanya seorang affiliate marketer memiliki link khusus menuju situs usaha / merchant. Sehingga, sistem akan mengetahui bahwa pengunjung tersebut mengunjungi situs penjualan melalui link dari affiliate marketer. Selain itu, terdapat pula merchant yang menggunakan affiliate marketer dengan menggunakan kode referal untuk menarik user baru. Apabila terdapat user baru yang menggunakan kode referal dari salah satu affiliate marketer, maka affiliate marketer tersebut mendapatkan komisi.

Bagaimana? Apakah tertarik untuk menerapkan Affiliate marketing pada bisnis anda? Atau mungkin tertarik untuk menjadi seorang Affiliate marketer?

Satu Toko Online

Nikmati kemudahan kelola toko online dan offlinemu melalui sakoo,
dan kembangkan bisnismu dibanyak merketplace hanya dengan satu platform.

Supported By :

0 Comments

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Affiliate Marketing: Marketing Kekinian?

Ditulis oleh Admin Sakoo

November 12, 2020

Hi Seller! Menjadi seorang pembisnis yang sukses tentunya adalah impian semua orang. Akan tetapi tidak semua orang memiliki modal yang cukup untuk memulai bisnisnya. Oleh karena itu dalam bisnis online berbagai sitem pun diciptakan salah satunya yaitu menjadi Reseller & Dropshipper, taukah kamu bahwa kedua istilah ini memiliki arti dan keuntungan yang berbeda loh..
Untuk itu, yuk simak perbedaannya!

Reseller
Reseller dapat diartikan seseorang yang menjual kembali produk dari supplier secara langsung ke tangan konsumen.

(-) Kekurangan menjadi seorang reseller yaitu harus memiliki modal yang lumayan besar untuk membeli barang dari supplier yang akan dijual.

(+) Kelebihan menjadi seorang reseller yaitu bisa mendapatkan harga diskon dari supplier dan keuntungannya pun fleksibel dapat di tentukan oleh reseller itu sendiri.

 Dropshipper
Berbeda halnya dengan Reseller, Dropshipper adalah sebuah pemasaran online dimana penjual  tidak memiliki stock barang sedikitpun. Karena pada saat ada orderan, penjual dapat langsung mengirimkan rincian lengkapnya kepada produsen, distributor atau supplier yang sudah bekerja sama dengan penjual.

(-) Kekurangan menjadi seorang dropshipper yaitu tidak akan mengetahui kualitas produk yang dijual oleh seorang dropshipper.

(+) Kelebihan menjadi seorang dropshipper yaitu tidak ada minimal pembelian dan keuntungannya fleksibel dapat ditentukan dropshipper itu sendiri.

Jadi, kamu pilih mana? Menjadi seorang reseller atau dropshipper? Semoga artikel ini dapat menjadi pertimbangan bagi kamu yang akan memulai usaha yaaa!

Satu Toko Online

Nikmati kemudahan kelola toko online dan offlinemu melalui sakoo,
dan kembangkan bisnismu dibanyak merketplace hanya dengan satu platform.

Supported By :

0 Comments

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Affiliate Marketing: Marketing Kekinian?

Ditulis oleh Admin Sakoo

November 12, 2020

Hi Seller! Menjadi seorang pembisnis yang sukses tentunya adalah impian semua orang. Akan tetapi tidak semua orang memiliki modal yang cukup untuk memulai bisnisnya. Oleh karena itu dalam bisnis online berbagai sitem pun diciptakan salah satunya yaitu menjadi Reseller & Dropshipper, taukah kamu bahwa kedua istilah ini memiliki arti dan keuntungan yang berbeda loh..
Untuk itu, yuk simak perbedaannya!

Reseller
Reseller dapat diartikan seseorang yang menjual kembali produk dari supplier secara langsung ke tangan konsumen.

(-) Kekurangan menjadi seorang reseller yaitu harus memiliki modal yang lumayan besar untuk membeli barang dari supplier yang akan dijual.

(+) Kelebihan menjadi seorang reseller yaitu bisa mendapatkan harga diskon dari supplier dan keuntungannya pun fleksibel dapat di tentukan oleh reseller itu sendiri.

 Dropshipper
Berbeda halnya dengan Reseller, Dropshipper adalah sebuah pemasaran online dimana penjual  tidak memiliki stock barang sedikitpun. Karena pada saat ada orderan, penjual dapat langsung mengirimkan rincian lengkapnya kepada produsen, distributor atau supplier yang sudah bekerja sama dengan penjual.

(-) Kekurangan menjadi seorang dropshipper yaitu tidak akan mengetahui kualitas produk yang dijual oleh seorang dropshipper.

(+) Kelebihan menjadi seorang dropshipper yaitu tidak ada minimal pembelian dan keuntungannya fleksibel dapat ditentukan dropshipper itu sendiri.

Jadi, kamu pilih mana? Menjadi seorang reseller atau dropshipper? Semoga artikel ini dapat menjadi pertimbangan bagi kamu yang akan memulai usaha yaaa!

Satu Toko Online

Nikmati kemudahan kelola toko online dan offlinemu melalui sakoo,
dan kembangkan bisnismu dibanyak merketplace hanya dengan satu platform.

Supported By :

0 Comments

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *