fbpx
Apa Itu Omnichannel dan Bagaimana Cara Kerjanya serta Kelebihannya?

Ditulis oleh Admin Sakoo

October 15, 2020

Sebagai seorang pengusaha yang ingin memasarkan produknya, tentu saja harus memahami strategi pemasaran apa saja yang harus digunakan agar produknya dapat dikenal oleh masyarakat luas, dan dapat laku dalam di pasaran. Strategi pemasaran ini tidak hentinya mengalami peningkatan setiap tahunnya. Jika pada zaman dahulu seseorang memasarkan produknya dengan cara menawarkan kepada masyarakat secara konvensional, sekarang menjadi lebih modern dengan bantuan teknologi dan akan terus berkembang sejalan dengan pesatnya arus perkembangan teknologi.

Salah satu bentuk strategi pemasaran yang dipengaruhi oleh adanya perkembangan teknologi khususnya teknologi informasi adalah sebuah strategi disebut dengan omnichannel. Omnichannel adalah suatu sistem yang memungkinkan seorang pelanggan menggunakan lebih dari satu channel penjualan milik anda, misalnya toko fisik, e-commerce/internet, mobile (m-commerce), social commerce, dan lain – lain untuk melakukan riset, membeli, mendapatkan dan mengembalikan atau menukar barang dari peritel, terlepas dari channel penjualan yang digunakan. Sehingga dengan menggunakan strategi ini, menjadikan pelanggan lebih leluasa dalam menjelajahi toko anda. Misalnya pembeli dapat melihat foto produk anda secara jelas melalui sosial media seperti instagram, kemudian dapat menambahkannya ke keranjang belanja online di ponsel mereka, dan nantinya mereka dapat menyelesaikan pesanan melalui desktop, dan yang terakhir mereka dapat mengambil toko tersebut di toko anda.

Strategi omnichannel ini membuat pengalaman berbelanja pelanggan menjadi lebih mudah dan efisien serta dapat meningkatkan kenyaman, di mana pelanggan dapat berbelanja dengan menggunakan channel sekaligus baik online maupun offline.

Cara kerja dari omnichannel ini adalah dengan menghubungkan semua channel bisnis yang anda punya, mulai dari akun sosial media, akun marketplace, toko fisik dsb. Selanjutnya mengumpulkan semua informasi inventaris dan data pelanggan di satu tempat sehingga bisa dikirimkan ke masing – masing channel sesuai permintaan. Ketika informasi telah didistribusikan dengan lancar, maka omnichannel-pun sudah dapat dijalankan.

Lalu apa sih kelebihan dari Omnichannel?

Kelebihan dari omnichannel sendiri diantaranya adalah membuat pelanggan lebih nyaman ketika berbelanja, pasalnya pelanggan bisa membeli produk tersebut kapan saja, di mana saja hanya dengan ponsel mereka. Selain itu dengan strategi ini dapat memberikan harga dan promosi yang transparan di berbagai channel, meningkatkan produktivitas, penjualan yang lebih besar, profit yang tinggi, dan kehadiran atau jangkauan yang lebih luas melalui aliran pendapatan baru.

Salah satu omnichannel yang bisa di gunakan oleh para pemilik bisnis dalam pengelolaan bisnisnya adalah Sakoo.id. Dengan fitur-fitur yang lengkap, Sakoo.id akan membantu anda dalam meningkatkan produktivitas, meningkatkan penjualan di banyak channel online maupun offline dan memangkas biaya-biaya yang tidak perlu guna mendapatkan profit yang lebih besar.

Satu Toko Online

Nikmati kemudahan kelola toko online dan offlinemu melalui sakoo,
dan kembangkan bisnismu dibanyak merketplace hanya dengan satu platform.

Supported By :

0 Comments

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Apa Itu Omnichannel dan Bagaimana Cara Kerjanya serta Kelebihannya?

Ditulis oleh Admin Sakoo

October 15, 2020

Hi Seller! Menjadi seorang pembisnis yang sukses tentunya adalah impian semua orang. Akan tetapi tidak semua orang memiliki modal yang cukup untuk memulai bisnisnya. Oleh karena itu dalam bisnis online berbagai sitem pun diciptakan salah satunya yaitu menjadi Reseller & Dropshipper, taukah kamu bahwa kedua istilah ini memiliki arti dan keuntungan yang berbeda loh..
Untuk itu, yuk simak perbedaannya!

Reseller
Reseller dapat diartikan seseorang yang menjual kembali produk dari supplier secara langsung ke tangan konsumen.

(-) Kekurangan menjadi seorang reseller yaitu harus memiliki modal yang lumayan besar untuk membeli barang dari supplier yang akan dijual.

(+) Kelebihan menjadi seorang reseller yaitu bisa mendapatkan harga diskon dari supplier dan keuntungannya pun fleksibel dapat di tentukan oleh reseller itu sendiri.

 Dropshipper
Berbeda halnya dengan Reseller, Dropshipper adalah sebuah pemasaran online dimana penjual  tidak memiliki stock barang sedikitpun. Karena pada saat ada orderan, penjual dapat langsung mengirimkan rincian lengkapnya kepada produsen, distributor atau supplier yang sudah bekerja sama dengan penjual.

(-) Kekurangan menjadi seorang dropshipper yaitu tidak akan mengetahui kualitas produk yang dijual oleh seorang dropshipper.

(+) Kelebihan menjadi seorang dropshipper yaitu tidak ada minimal pembelian dan keuntungannya fleksibel dapat ditentukan dropshipper itu sendiri.

Jadi, kamu pilih mana? Menjadi seorang reseller atau dropshipper? Semoga artikel ini dapat menjadi pertimbangan bagi kamu yang akan memulai usaha yaaa!

Satu Toko Online

Nikmati kemudahan kelola toko online dan offlinemu melalui sakoo,
dan kembangkan bisnismu dibanyak merketplace hanya dengan satu platform.

Supported By :

0 Comments

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Apa Itu Omnichannel dan Bagaimana Cara Kerjanya serta Kelebihannya?

Ditulis oleh Admin Sakoo

October 15, 2020

Hi Seller! Menjadi seorang pembisnis yang sukses tentunya adalah impian semua orang. Akan tetapi tidak semua orang memiliki modal yang cukup untuk memulai bisnisnya. Oleh karena itu dalam bisnis online berbagai sitem pun diciptakan salah satunya yaitu menjadi Reseller & Dropshipper, taukah kamu bahwa kedua istilah ini memiliki arti dan keuntungan yang berbeda loh..
Untuk itu, yuk simak perbedaannya!

Reseller
Reseller dapat diartikan seseorang yang menjual kembali produk dari supplier secara langsung ke tangan konsumen.

(-) Kekurangan menjadi seorang reseller yaitu harus memiliki modal yang lumayan besar untuk membeli barang dari supplier yang akan dijual.

(+) Kelebihan menjadi seorang reseller yaitu bisa mendapatkan harga diskon dari supplier dan keuntungannya pun fleksibel dapat di tentukan oleh reseller itu sendiri.

 Dropshipper
Berbeda halnya dengan Reseller, Dropshipper adalah sebuah pemasaran online dimana penjual  tidak memiliki stock barang sedikitpun. Karena pada saat ada orderan, penjual dapat langsung mengirimkan rincian lengkapnya kepada produsen, distributor atau supplier yang sudah bekerja sama dengan penjual.

(-) Kekurangan menjadi seorang dropshipper yaitu tidak akan mengetahui kualitas produk yang dijual oleh seorang dropshipper.

(+) Kelebihan menjadi seorang dropshipper yaitu tidak ada minimal pembelian dan keuntungannya fleksibel dapat ditentukan dropshipper itu sendiri.

Jadi, kamu pilih mana? Menjadi seorang reseller atau dropshipper? Semoga artikel ini dapat menjadi pertimbangan bagi kamu yang akan memulai usaha yaaa!

Satu Toko Online

Nikmati kemudahan kelola toko online dan offlinemu melalui sakoo,
dan kembangkan bisnismu dibanyak merketplace hanya dengan satu platform.

Supported By :

0 Comments

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *