5 Alasan Kenapa Bisnis Mu Harus Online

5 Alasan Kenapa Bisnis Mu Harus Online

5 Alasan Kenapa Bisnis Mu Harus Online

Ditulis oleh Admin Sakoo

January 6, 2020

Di era digital seperti sekarang ini, perkembangan teknologi menjadi suatu perubahan bagi kehidupan masyarakat. Khususnya pada dunia bisnis yang kini sudah berkembang sangat dinamis dan keadaan saat ini pelaku bisnis pun di tuntut untuk dapat mengikuti perubahan yang terjadi. Jika kamu tidak mengikuti perubahan yang ada maka kamu akan tertinggal jauh.
Lalu, alasan apa saja sih yang perlu kamu ketahui kenapa bisnis mu harus dijalankan secara online kalau offline pun yuk kita bahas!

1. Banyaknya pengguna Internet

Menurut berita yang di terbitkan oleh kompas.com bahwa menurut sekjen APJII Henri Kasyfi, dari total populasi sebanyak 264 juta jiwa penduduk Indonesia, ada sebanyak 171,17 juta jiwa atau sekitar 64,8 persen yang sudah terhubung ke internet. Angka ini meningkat dari tahun 2017 saat angka penetrasi internet di Indonesia tercatat sebanyak 54,86 persen. “Dari tahun ke tahun angka kita terus naik,” Dengan demikian hal ini akan menjadi peluang bagi kalian yang ingin memulai dan mengembangkan bisnis dalam ranah online.

2. Tidak memerlukan modal yang banyak

Ingin memulai usaha tapi bingung karena tidak memiliki modal yang cukup? tenang saja dengan kamu menjalankan bisnis online, kamu tidak memerlukan banyak biaya yang harus kamu keluarkan, tidak perlu lagi memikirkan biaya sewa toko/ruko pertahun. Kamu hanya cukup memanfaatkan banyaknya channel penjualan marketplace seperti Shopee, Lazada, Bukalapak, Tokopedia dan masih banyak lagi. Pada beberapa marketplace tersebut kamu bisa menjual barang – barang beragam mulai dari aksesoris, fashion, tas, sepatu dan puluhan kategori lainnya dan semuanya dapat di mulai secara gratis. Sangat memudahkan bukan?

3. Jangkauan pasar yang luas

Memiliki bisnis online tetunya kamu berkesempatan untuk dapat menjangkau pasar yang jauh lebih luas daripada kamu menjalankan bisnis offline yang berada di suatu tempat saja. Jika pada toko offline kamu harus mulai buka toko dari pagi s/d sore hari, maka berbeda dengan bisnis online karena tidak ada batasan waktu dengan demikian kamu dapat buka toko dalam waktu 24 jam. Dengan demikian hal tersebut akan mempermudah pembeli yang ingin bertransaksi di toko kamu kapan pun tanpa mengenal waktu atau mungkin hari libur. Wahhh bisa di bandingkan dong pastinya untuk omzet yang akan kamu dapatkan ketika kamu memiliki banyak toko online.

4. Bisnis terlihat Profesional

Dengan memiliki toko online, bisnis kamu akan terlihat lebih profesional selain itu kamu dapat memaksimalkan dalam membuat konten terkait kategori bisnis yang kamu jalani dan mengumpulkan testimoni dari para konsumen guna membangun kepercayaan pelanggan dan meningkatkan jumlah pengunjung toko online mu. Mau mulai tapi bingung mulai dari mana? Kunjungi www.sakoo.id sekarang juga dan buat sendiri toko online mu sendiri tanpa ngoding dan semudah bikin email lho.

5. Bisa Kelola Reseller melalui platform digital

Sistem reseller saat ini sangat banyak di jalani oleh para pelaku bisnis online mulai dari pemula sampai ke pelaku besar tentunya. Tidak dapat di pungkiri bahwa sistem reseller ini dapat dibilang cukup efektif dalam membantu untuk memasarkan produk kamu lebih luas lagi lho, dengan banyaknya marketplace yang ada saat ini. Jika para reseller mu sudah bantu untuk menjual produkmu di berbagai kanal penjualan online, lalu bagaimana cara kamu mengelola Reseller kamu? Mulai sekarang kamu tidak perlu khawatir lagi tentang bagaimana cara mengelola orderan reseller kamu, karena sakoo.id dapat membantu kamu dalam pengelolaan reseller melalui 1 platform sehingga dapat membuat bisnis mu lebih
efektif dan efisien. Yuk coba gratis sekarang di https://sakoo.id

Jadi, itu adalah beberapa benefit yang akan kamu dapatkan dalam menjalankan bisnis online dan tentunya masih banyak lagi dong. Lalu tunggu apa lagi? Yuk mulai tingkatkan penjualan mu lewat channel penjualan online sekarang juga dengan memanfaatkan platform gratis yang ada.
Semoga artikel tersebut bisa membantu kamu untuk memulai bisnis mu dari offline menjadi online ya!

Satu Toko Online

Nikmati kemudahan kelola toko online dan offlinemu melalui sakoo,
dan kembangkan bisnismu dibanyak merketplace hanya dengan satu platform.

Supported By :

5 Alasan Kenapa Bisnis Mu Harus Online

Ditulis oleh Admin Sakoo

January 6, 2020

Hi Seller! Menjadi seorang pembisnis yang sukses tentunya adalah impian semua orang. Akan tetapi tidak semua orang memiliki modal yang cukup untuk memulai bisnisnya. Oleh karena itu dalam bisnis online berbagai sitem pun diciptakan salah satunya yaitu menjadi Reseller & Dropshipper, taukah kamu bahwa kedua istilah ini memiliki arti dan keuntungan yang berbeda loh..
Untuk itu, yuk simak perbedaannya!

Reseller
Reseller dapat diartikan seseorang yang menjual kembali produk dari supplier secara langsung ke tangan konsumen.

(-) Kekurangan menjadi seorang reseller yaitu harus memiliki modal yang lumayan besar untuk membeli barang dari supplier yang akan dijual.

(+) Kelebihan menjadi seorang reseller yaitu bisa mendapatkan harga diskon dari supplier dan keuntungannya pun fleksibel dapat di tentukan oleh reseller itu sendiri.

 Dropshipper
Berbeda halnya dengan Reseller, Dropshipper adalah sebuah pemasaran online dimana penjual  tidak memiliki stock barang sedikitpun. Karena pada saat ada orderan, penjual dapat langsung mengirimkan rincian lengkapnya kepada produsen, distributor atau supplier yang sudah bekerja sama dengan penjual.

(-) Kekurangan menjadi seorang dropshipper yaitu tidak akan mengetahui kualitas produk yang dijual oleh seorang dropshipper.

(+) Kelebihan menjadi seorang dropshipper yaitu tidak ada minimal pembelian dan keuntungannya fleksibel dapat ditentukan dropshipper itu sendiri.

Jadi, kamu pilih mana? Menjadi seorang reseller atau dropshipper? Semoga artikel ini dapat menjadi pertimbangan bagi kamu yang akan memulai usaha yaaa!

Satu Toko Online

Nikmati kemudahan kelola toko online dan offlinemu melalui sakoo,
dan kembangkan bisnismu dibanyak merketplace hanya dengan satu platform.

Supported By :

5 Alasan Kenapa Bisnis Mu Harus Online

Ditulis oleh Admin Sakoo

January 6, 2020

Hi Seller! Menjadi seorang pembisnis yang sukses tentunya adalah impian semua orang. Akan tetapi tidak semua orang memiliki modal yang cukup untuk memulai bisnisnya. Oleh karena itu dalam bisnis online berbagai sitem pun diciptakan salah satunya yaitu menjadi Reseller & Dropshipper, taukah kamu bahwa kedua istilah ini memiliki arti dan keuntungan yang berbeda loh..
Untuk itu, yuk simak perbedaannya!

Reseller
Reseller dapat diartikan seseorang yang menjual kembali produk dari supplier secara langsung ke tangan konsumen.

(-) Kekurangan menjadi seorang reseller yaitu harus memiliki modal yang lumayan besar untuk membeli barang dari supplier yang akan dijual.

(+) Kelebihan menjadi seorang reseller yaitu bisa mendapatkan harga diskon dari supplier dan keuntungannya pun fleksibel dapat di tentukan oleh reseller itu sendiri.

 Dropshipper
Berbeda halnya dengan Reseller, Dropshipper adalah sebuah pemasaran online dimana penjual  tidak memiliki stock barang sedikitpun. Karena pada saat ada orderan, penjual dapat langsung mengirimkan rincian lengkapnya kepada produsen, distributor atau supplier yang sudah bekerja sama dengan penjual.

(-) Kekurangan menjadi seorang dropshipper yaitu tidak akan mengetahui kualitas produk yang dijual oleh seorang dropshipper.

(+) Kelebihan menjadi seorang dropshipper yaitu tidak ada minimal pembelian dan keuntungannya fleksibel dapat ditentukan dropshipper itu sendiri.

Jadi, kamu pilih mana? Menjadi seorang reseller atau dropshipper? Semoga artikel ini dapat menjadi pertimbangan bagi kamu yang akan memulai usaha yaaa!

Satu Toko Online

Nikmati kemudahan kelola toko online dan offlinemu melalui sakoo,
dan kembangkan bisnismu dibanyak merketplace hanya dengan satu platform.

Supported By :

Tips Mulai Jualan di Marketplace

Tips Mulai Jualan di Marketplace

Tips Mulai Jualan di Marketplace

Ditulis oleh Admin Sakoo

October 25, 2019

Memiliki banyak toko online memang menghadirkan peluang yang sangat besar bagi perkembangan bisnis kamu, hal ini di buktikan dengan tingginya minat masyarakat dalam berbelanja online. Bagi kamu yang baru memulai jualan online di marketplace, maka kamu harus sudah siap karena kamu akan bersaing dengan ratusan atau bahkan ribuan seller lainnya yang ikut menjual produk mereka masing-masing ataupun mereka yang menjual produk serupa seperti produk yang kamu jual.

Lalu, bagaimana kita dapat mampu bersaing dengan penjual lainnya?

Jangan khawatir! ada banyak cara yang bisa kamu lakukan lho.. Sakoo akan membagikan tips mulai jualan di marketplace supaya produk yang kamu jual juga tidak kalah bersaing dengan penjual yang sudah ada sebelumnya, yuk simak tips nya sekarang!

1. Kenali Marketplace

Sebelum kamu memulai jualan di marketplace, maka yang harus kamu lakukan adalah kenali dulu bagaimana segmentasi masing-masing marketplace tersebut. Sama hal nya jika kamu berkunjung ke mall besar yang memang khusus menjual berbagai elektronik, atau mall yang memang menjual fashion branded. Jika kamu sudah paham dalam menjual produk mu di marketplace tersebut maka kamu akan lebih mudah untuk menyusun strategi pemasaran untuk toko kamu kedepannya.

2. Kenali pesaing kamu

Selanjutnya alangkah baiknya kamu kenali dulu siapa pesaing kamu saat ini, sehingga nantinya kamu tidak salah langkah dalam menentukan strategi. Dengan mengetahui siapa pesaing kamu, maka kamu secara tidak langsung kamu sudah tau bagaimana cara menghadapi pesaing tersebut.

3. Gunakan Nama Produk yang Menjual

Jika produk kamu bergerak di bidang food and beverage dan kamu menggunakan nama produk yang biasa saja seperti contoh : “Minuman Herbal” maka tidak menutup kemungkinan produk serupa dengan nama yang sama akan banyak di temukan. Berbeda halnya jika kamu menggunakan nama produk dengan beberapa kata kunci seperti :

 Jenis + Merek + Keterangan + Kata Promosi

Jenis      : Isi jenis nama produk seperti Sepatu,tas, minuman dll

Merek  : Beri merek sebagai tanda pengenal produk kamu

Keterangan : Tambahkan keterangan sesingkat mungkin sebagai penjelas dari produk tersebut seperti size M, Tas backpack dll

4. Gunakan Foto Produk Original & Menarik

Ada beberapa toko online yang sebenarnya memiliki produk yang menarik untuk di jual, akan tetapi mereka tidak memiliki foto produk yang menarik untuk dijual, akibatnya tidak dapat menghasilkan penjualan karena foto produknya tidak dapat meyakinkan pembeli. Maka dari itu yuk mulai siapkan foto produk yang original & menarik, jangan lupa sertakan watermark demi mendapatkan kredibilitas dari customer kamu.

5. Manfaatkan fitur promosi di tiap marketplace

Langkah selanjutnya yang harus dilakukan adalah memanfaatkan fitur promosi yang tersedia di masing-masing marketplace. Kamu gak perlu khawatir, karena ada beberapa fitur promosi gratis yang di berikan oleh masing-masing marketplace, salah satunya seperti marketplace shopee yang memberikan beberapa promosi gratis yang dapat kamu maksimalkan sesuai kebutuhan toko kamu!

Jadi, itulah beberapa tips yang dapat sakoo bagikan kepada teman-teman yang berminat untuk mulai jualan online di marketplace. Semoga bermanfaat ya!

Satu Toko Online

Nikmati kemudahan kelola toko online dan offlinemu melalui sakoo,
dan kembangkan bisnismu dibanyak merketplace hanya dengan satu platform.

Supported By :

Tips Mulai Jualan di Marketplace

Ditulis oleh Admin Sakoo

October 25, 2019

Memiliki banyak toko online memang menghadirkan peluang yang sangat besar bagi perkembangan bisnis kamu, hal ini di buktikan dengan tingginya minat masyarakat dalam berbelanja online. Bagi kamu yang baru memulai jualan online di marketplace, maka kamu harus sudah siap karena kamu akan bersaing dengan ratusan atau bahkan ribuan seller lainnya yang ikut menjual produk mereka masing-masing ataupun mereka yang menjual produk serupa seperti produk yang kamu jual.

Lalu, bagaimana kita dapat mampu bersaing dengan penjual lainnya?

Jangan khawatir! ada banyak cara yang bisa kamu lakukan lho.. Sakoo akan membagikan tips mulai jualan di marketplace supaya produk yang kamu jual juga tidak kalah bersaing dengan penjual yang sudah ada sebelumnya, yuk simak tips nya sekarang!

1. Kenali Marketplace

Sebelum kamu memulai jualan di marketplace, maka yang harus kamu lakukan adalah kenali dulu bagaimana segmentasi masing-masing marketplace tersebut. Sama hal nya jika kamu berkunjung ke mall besar yang memang khusus menjual berbagai elektronik, atau mall yang memang menjual fashion branded. Jika kamu sudah paham dalam menjual produk mu di marketplace tersebut maka kamu akan lebih mudah untuk menyusun strategi pemasaran untuk toko kamu kedepannya.

2. Kenali pesaing kamu

Selanjutnya alangkah baiknya kamu kenali dulu siapa pesaing kamu saat ini, sehingga nantinya kamu tidak salah langkah dalam menentukan strategi. Dengan mengetahui siapa pesaing kamu, maka kamu secara tidak langsung kamu sudah tau bagaimana cara menghadapi pesaing tersebut.

3. Gunakan Nama Produk yang Menjual

Jika produk kamu bergerak di bidang food and beverage dan kamu menggunakan nama produk yang biasa saja seperti contoh : “Minuman Herbal” maka tidak menutup kemungkinan produk serupa dengan nama yang sama akan banyak di temukan. Berbeda halnya jika kamu menggunakan nama produk dengan beberapa kata kunci seperti :

 Jenis + Merek + Keterangan + Kata Promosi

Jenis      : Isi jenis nama produk seperti Sepatu,tas, minuman dll

Merek  : Beri merek sebagai tanda pengenal produk kamu

Keterangan : Tambahkan keterangan sesingkat mungkin sebagai penjelas dari produk tersebut seperti size M, Tas backpack dll

4. Gunakan Foto Produk Original & Menarik

Ada beberapa toko online yang sebenarnya memiliki produk yang menarik untuk di jual, akan tetapi mereka tidak memiliki foto produk yang menarik untuk dijual, akibatnya tidak dapat menghasilkan penjualan karena foto produknya tidak dapat meyakinkan pembeli. Maka dari itu yuk mulai siapkan foto produk yang original & menarik, jangan lupa sertakan watermark demi mendapatkan kredibilitas dari customer kamu.

5. Manfaatkan fitur promosi di tiap marketplace

Langkah selanjutnya yang harus dilakukan adalah memanfaatkan fitur promosi yang tersedia di masing-masing marketplace. Kamu gak perlu khawatir, karena ada beberapa fitur promosi gratis yang di berikan oleh masing-masing marketplace, salah satunya seperti marketplace shopee yang memberikan beberapa promosi gratis yang dapat kamu maksimalkan sesuai kebutuhan toko kamu!

Jadi, itulah beberapa tips yang dapat sakoo bagikan kepada teman-teman yang berminat untuk mulai jualan online di marketplace. Semoga bermanfaat ya!

Satu Toko Online

Nikmati kemudahan kelola toko online dan offlinemu melalui sakoo,
dan kembangkan bisnismu dibanyak merketplace hanya dengan satu platform.

Supported By :

Tips Mulai Jualan di Marketplace

Ditulis oleh Admin Sakoo

October 25, 2019

Hi Seller! Menjadi seorang pembisnis yang sukses tentunya adalah impian semua orang. Akan tetapi tidak semua orang memiliki modal yang cukup untuk memulai bisnisnya. Oleh karena itu dalam bisnis online berbagai sitem pun diciptakan salah satunya yaitu menjadi Reseller & Dropshipper, taukah kamu bahwa kedua istilah ini memiliki arti dan keuntungan yang berbeda loh..
Untuk itu, yuk simak perbedaannya!

Reseller
Reseller dapat diartikan seseorang yang menjual kembali produk dari supplier secara langsung ke tangan konsumen.

(-) Kekurangan menjadi seorang reseller yaitu harus memiliki modal yang lumayan besar untuk membeli barang dari supplier yang akan dijual.

(+) Kelebihan menjadi seorang reseller yaitu bisa mendapatkan harga diskon dari supplier dan keuntungannya pun fleksibel dapat di tentukan oleh reseller itu sendiri.

 Dropshipper
Berbeda halnya dengan Reseller, Dropshipper adalah sebuah pemasaran online dimana penjual  tidak memiliki stock barang sedikitpun. Karena pada saat ada orderan, penjual dapat langsung mengirimkan rincian lengkapnya kepada produsen, distributor atau supplier yang sudah bekerja sama dengan penjual.

(-) Kekurangan menjadi seorang dropshipper yaitu tidak akan mengetahui kualitas produk yang dijual oleh seorang dropshipper.

(+) Kelebihan menjadi seorang dropshipper yaitu tidak ada minimal pembelian dan keuntungannya fleksibel dapat ditentukan dropshipper itu sendiri.

Jadi, kamu pilih mana? Menjadi seorang reseller atau dropshipper? Semoga artikel ini dapat menjadi pertimbangan bagi kamu yang akan memulai usaha yaaa!

Langkah selanjutnya yang harus dilakukan adalah memanfaatkan fitur promosi yang tersedia di masing-masing marketplace. Kamu gak perlu khawatir, karena ada beberapa fitur promosi gratis yang di berikan oleh masing-masing marketplace, salah satunya seperti marketplace shopee yang memberikan beberapa promosi gratis yang dapat kamu maksimalkan sesuai kebutuhan toko kamu!

Jadi, itulah beberapa tips yang dapat sakoo bagikan kepada teman-teman yang berminat untuk mulai jualan online di marketplace. Semoga bermanfaat ya!

Satu Toko Online

Nikmati kemudahan kelola toko online dan offlinemu melalui sakoo,
dan kembangkan bisnismu dibanyak merketplace hanya dengan satu platform.

Supported By :

5 Taktik Marketing Murah Meriah untuk Bisnis

5 Taktik Marketing Murah Meriah untuk Bisnis

5 Taktik Marketing Murah Meriah untuk Bisnis

Ditulis oleh Admin Sakoo

October 22, 2019

Hi Sellers! Menerapkan strategi pemasaran yang baik untuk mencapai target suatu bisnis, tentunya adalah keinginan yang dapat di capai oleh siapapun. Akan tetapi terkadang yang menjadi kendala adalah memerlukan budget yang tidak sedikit. Taukah kamu bahwa pemasaran yang efektif tidak selalu menghabiskan banyak biaya? Yuk simak taktik berikut ini :

1. Bagi-bagi sampel gratis
Dengan memberi sampel produk kita secara cuma-cuma untuk pelanggan akan sangat berarti bagi bisnis baru atau produk baru dimana konsumen belum mengenali detail dari produk yang kita jual. Meski sampel yang anda berikan gratis namun tetap harus terjaga kualitasnya. Selanjutnya, jangan lupa meminta review dari konsumen tentang produk  kamu, dengan demikian kamu akan mengetahui apa saja kelemahan dan kelebihan dari produk yang kamu jual.

2. Pop up shop
Pop-up shop adalah konsep atau strategi marketing yang memanfaatkan elemen kejutan. Mereka muncul tiba-tiba di tempat-tempat yang tidak terduga. Bagi pengusaha kecil dan menengah konsep pop up shop ini memiliki beberapa kelebihan,  yaitu :

  • Biaya yang terjangkau karna sifatnya sementara dan ukurannya lebih kecil daripada gerai toko asli.
  • Meningkatkan kesadaran merek
  • Keterlibatan Pelanggan

Menarik  untuk di coba bukan?

3. Bagi-bagi stiker logo toko/produk
Stiker mungkin memang media promosi yang sangat sederhana, tapi terlepas dari itu stiker bukan berfungsi sebagai dekorasi atau hiasan saja. Faktanya stiker cukup popular bagi konsumen dari segala macam usia dan sangat efektif untuk memperluas jangkauan pasar.

4. Geo Fencing di Instagram
GeoFencing adalah sebuah konsep dimana telah datang waktunya dan siap diabsorsi oleh penggiat bisnis di Indonesia. Teknologi yang canggih ini sangatlah murah dan gampang untuk dapat diakses bahkan oleh UKM.

Fitur seperti ini sangat masuk akal bagi pembuat konten yang memiliki pengikut lokal, dan yang mungkin hanya menargetkan pasar tertentu. Hal yang sama berlaku untuk bisnis yang ingin mempertahankan pendekatan lokal untuk kehadiran Instagram mereka.

5. Pemberian diskon dengan waktu terbatas
Diskon model ini bisa kamu coba terapkan di waktu tertentu ataupun dalam waktu yang terbatas. Contoh misalnya, “diskon 50% all item di setiap pembelanjaan pukul 9.00-12.00”, atau bisa juga pada hari tertentu seperti Friday Sale, jadi setiap Jumat kamu akan memberikan diskon. Akan tetapi, kamu juga tidak boleh memberikan diskon begitu saja, tambahan syarat-syarat khusus misalnya dengan minimal pembelian Rp100.000.

Demikianlah pembahasan mengenai taktik marketing murah meriah. Bukan hanya pemasaran saja yang harus di perhatikan. Tetapi juga keuntungan dalam mengembangkan bisnis tersebut, seterusnya kamu juga harus bisa mengelola keuangan bisnis dengan baik supaya perkembangan bisnis kamu terus meningkat. Itu sebabnya Sakoo hadir untuk  dapat membantu mengelola bisnis kamu mulai dari manajemen inventori, integrasi langsung ke beberapa marketplace seperti lazada, shopee dan blanja.com, sampai ke pencatatan transaksi bisnis kamu. Selamat mencoba!

Satu Toko Online

Nikmati kemudahan kelola toko online dan offlinemu melalui sakoo,
dan kembangkan bisnismu dibanyak merketplace hanya dengan satu platform.

Supported By :

5 Taktik Marketing Murah Meriah untuk Bisnis

Ditulis oleh Admin Sakoo

October 22, 2019

Hi Sellers! Menerapkan strategi pemasaran yang baik untuk mencapai target suatu bisnis, tentunya adalah keinginan yang dapat di capai oleh siapapun. Akan tetapi terkadang yang menjadi kendala adalah memerlukan budget yang tidak sedikit. Taukah kamu bahwa pemasaran yang efektif tidak selalu menghabiskan banyak biaya? Yuk simak taktik berikut ini :

1. Bagi-bagi sampel gratis
Dengan memberi sampel produk kita secara cuma-cuma untuk pelanggan akan sangat berarti bagi bisnis baru atau produk baru dimana konsumen belum mengenali detail dari produk yang kita jual. Meski sampel yang anda berikan gratis namun tetap harus terjaga kualitasnya. Selanjutnya, jangan lupa meminta review dari konsumen tentang produk  kamu, dengan demikian kamu akan mengetahui apa saja kelemahan dan kelebihan dari produk yang kamu jual.

2. Pop up shop
Pop-up shop adalah konsep atau strategi marketing yang memanfaatkan elemen kejutan. Mereka muncul tiba-tiba di tempat-tempat yang tidak terduga. Bagi pengusaha kecil dan menengah konsep pop up shop ini memiliki beberapa kelebihan,  yaitu :

  • Biaya yang terjangkau karna sifatnya sementara dan ukurannya lebih kecil daripada gerai toko asli.
  • Meningkatkan kesadaran merek
  • Keterlibatan Pelanggan

Menarik  untuk di coba bukan?

3. Bagi-bagi stiker logo toko/produk
Stiker mungkin memang media promosi yang sangat sederhana, tapi terlepas dari itu stiker bukan berfungsi sebagai dekorasi atau hiasan saja. Faktanya stiker cukup popular bagi konsumen dari segala macam usia dan sangat efektif untuk memperluas jangkauan pasar.

4. Geo Fencing di Instagram
GeoFencing adalah sebuah konsep dimana telah datang waktunya dan siap diabsorsi oleh penggiat bisnis di Indonesia. Teknologi yang canggih ini sangatlah murah dan gampang untuk dapat diakses bahkan oleh UKM.

Fitur seperti ini sangat masuk akal bagi pembuat konten yang memiliki pengikut lokal, dan yang mungkin hanya menargetkan pasar tertentu. Hal yang sama berlaku untuk bisnis yang ingin mempertahankan pendekatan lokal untuk kehadiran Instagram mereka.

5. Pemberian diskon dengan waktu terbatas
Diskon model ini bisa kamu coba terapkan di waktu tertentu ataupun dalam waktu yang terbatas. Contoh misalnya, “diskon 50% all item di setiap pembelanjaan pukul 9.00-12.00”, atau bisa juga pada hari tertentu seperti Friday Sale, jadi setiap Jumat kamu akan memberikan diskon. Akan tetapi, kamu juga tidak boleh memberikan diskon begitu saja, tambahan syarat-syarat khusus misalnya dengan minimal pembelian Rp100.000.

Demikianlah pembahasan mengenai taktik marketing murah meriah. Bukan hanya pemasaran saja yang harus di perhatikan. Tetapi juga keuntungan dalam mengembangkan bisnis tersebut, seterusnya kamu juga harus bisa mengelola keuangan bisnis dengan baik supaya perkembangan bisnis kamu terus meningkat. Itu sebabnya Sakoo hadir untuk  dapat membantu mengelola bisnis kamu mulai dari manajemen inventori, integrasi langsung ke beberapa marketplace seperti lazada, shopee dan blanja.com, sampai ke pencatatan transaksi bisnis kamu. Selamat mencoba!

Satu Toko Online

Nikmati kemudahan kelola toko online dan offlinemu melalui sakoo,
dan kembangkan bisnismu dibanyak merketplace hanya dengan satu platform.

Supported By :

5 Taktik Marketing Murah Meriah untuk Bisnis

Ditulis oleh Admin Sakoo

October 22, 2019

Hi Sellers! Menerapkan strategi pemasaran yang baik untuk mencapai target suatu bisnis, tentunya adalah keinginan yang dapat di capai oleh siapapun. Akan tetapi terkadang yang menjadi kendala adalah memerlukan budget yang tidak sedikit. Taukah kamu bahwa pemasaran yang efektif tidak selalu menghabiskan banyak biaya? Yuk simak taktik berikut ini :

1. Bagi-bagi sampel gratis
Dengan memberi sampel produk kita secara cuma-cuma untuk pelanggan akan sangat berarti bagi bisnis baru atau produk baru dimana konsumen belum mengenali detail dari produk yang kita jual. Meski sampel yang anda berikan gratis namun tetap harus terjaga kualitasnya. Selanjutnya, jangan lupa meminta review dari konsumen tentang produk  kamu, dengan demikian kamu akan mengetahui apa saja kelemahan dan kelebihan dari produk yang kamu jual.

2. Pop up shop
Pop-up shop adalah konsep atau strategi marketing yang memanfaatkan elemen kejutan. Mereka muncul tiba-tiba di tempat-tempat yang tidak terduga. Bagi pengusaha kecil dan menengah konsep pop up shop ini memiliki beberapa kelebihan,  yaitu :

  • Biaya yang terjangkau karna sifatnya sementara dan ukurannya lebih kecil daripada gerai toko asli.
  • Meningkatkan kesadaran merek
  • Keterlibatan Pelanggan

Menarik  untuk di coba bukan?

3. Bagi-bagi stiker logo toko/produk
Stiker mungkin memang media promosi yang sangat sederhana, tapi terlepas dari itu stiker bukan berfungsi sebagai dekorasi atau hiasan saja. Faktanya stiker cukup popular bagi konsumen dari segala macam usia dan sangat efektif untuk memperluas jangkauan pasar.

4. Geo Fencing di Instagram
GeoFencing adalah sebuah konsep dimana telah datang waktunya dan siap diabsorsi oleh penggiat bisnis di Indonesia. Teknologi yang canggih ini sangatlah murah dan gampang untuk dapat diakses bahkan oleh UKM.

Fitur seperti ini sangat masuk akal bagi pembuat konten yang memiliki pengikut lokal, dan yang mungkin hanya menargetkan pasar tertentu. Hal yang sama berlaku untuk bisnis yang ingin mempertahankan pendekatan lokal untuk kehadiran Instagram mereka.

5. Pemberian diskon dengan waktu terbatas
Diskon model ini bisa kamu coba terapkan di waktu tertentu ataupun dalam waktu yang terbatas. Contoh misalnya, “diskon 50% all item di setiap pembelanjaan pukul 9.00-12.00”, atau bisa juga pada hari tertentu seperti Friday Sale, jadi setiap Jumat kamu akan memberikan diskon. Akan tetapi, kamu juga tidak boleh memberikan diskon begitu saja, tambahan syarat-syarat khusus misalnya dengan minimal pembelian Rp100.000.

Demikianlah pembahasan mengenai taktik marketing murah meriah. Bukan hanya pemasaran saja yang harus di perhatikan. Tetapi juga keuntungan dalam mengembangkan bisnis tersebut, seterusnya kamu juga harus bisa mengelola keuangan bisnis dengan baik supaya perkembangan bisnis kamu terus meningkat. Itu sebabnya Sakoo hadir untuk  dapat membantu mengelola bisnis kamu mulai dari manajemen inventori, integrasi langsung ke beberapa marketplace seperti lazada, shopee dan blanja.com, sampai ke pencatatan transaksi bisnis kamu. Selamat mencoba!

Satu Toko Online

Nikmati kemudahan kelola toko online dan offlinemu melalui sakoo,
dan kembangkan bisnismu dibanyak merketplace hanya dengan satu platform.

Supported By :

Tips Penomoran SKU

Tips Penomoran SKU

Tips Penomoran SKU

Ditulis oleh Admin Sakoo

September 27, 2019

Hi Seller! Sebenarnya tidak ada aturan khusus tentang pembuatan nomor sku, semua dapat dilakukan sesuai keinginan penjual. Berbeda halnya dengan beberapa produk ritel yang yang biasa menggunakan sku yang lebih kompleks. Maka dari itu, ada beberapa yang harus kamu ketahui khususnya bagi kamu yang baru memulai bisnis ataupun yang sudah memiliki bisnis. Dalam membuat penomoran sku, ada beberapa yang harus di perhatikan seperti :

1. Gunakan huruf sebagai awalan sku

Membuat penomoran sku diawali dengan huruf akan membantu anda untuk mencari barang pada rak pencarian atau Gudang. Sebagai contoh jika anda memilki nama produk “Masker Organic Greentea”, kamu dapat membuat penomoran sku dengan “MAO1” atau untuk “Masker Organic Strawberry” kami bisa membuat penomoran sku dengan “MAO2”

2. Buat penomoran sku yang singkat

Pada umumnya, penomoran sku dapat di mulai dari 3-8 karakter. Dengan membuat penomoran sku yang singkat minimal 3 karakter akan lebih mempermudah kamu untuk mengingat  berbagai macam jenis produk, khususnya bagi kamu yang saat ini sebagai umkm.

3. Hindari penggunaan simbol dalam membuat penomoran sku

Penomoran sku yang gabungkan dengan simbol akan membuat bingung jika kamu menggunakan program pengelolaan inventori untuk bisnis yang kamu jalankan.

Nah itu dia beberapa yang harus diperhatikan dalam membuat penomoran sku, semoga membantu teman-teman seller semua ya! Salam Sukses dari Sakoo.

Satu Toko Online

Nikmati kemudahan kelola toko online dan offlinemu melalui sakoo,
dan kembangkan bisnismu dibanyak merketplace hanya dengan satu platform.

Supported By :

Tips Penomoran SKU

Ditulis oleh Admin Sakoo

September 27, 2019

Hi Seller! Sebenarnya tidak ada aturan khusus tentang pembuatan nomor sku, semua dapat dilakukan sesuai keinginan penjual. Berbeda halnya dengan beberapa produk ritel yang yang biasa menggunakan sku yang lebih kompleks. Maka dari itu, ada beberapa yang harus kamu ketahui khususnya bagi kamu yang baru memulai bisnis ataupun yang sudah memiliki bisnis. Dalam membuat penomoran sku, ada beberapa yang harus di perhatikan seperti :

1. Gunakan huruf sebagai awalan sku

Membuat penomoran sku diawali dengan huruf akan membantu anda untuk mencari barang pada rak pencarian atau Gudang. Sebagai contoh jika anda memilki nama produk “Masker Organic Greentea”, kamu dapat membuat penomoran sku dengan “MAO1” atau untuk “Masker Organic Strawberry” kami bisa membuat penomoran sku dengan “MAO2”

2. Buat penomoran sku yang singkat

Pada umumnya, penomoran sku dapat di mulai dari 3-8 karakter. Dengan membuat penomoran sku yang singkat minimal 3 karakter akan lebih mempermudah kamu untuk mengingat  berbagai macam jenis produk, khususnya bagi kamu yang saat ini sebagai umkm.

3. Hindari penggunaan simbol dalam membuat penomoran sku

Penomoran sku yang gabungkan dengan simbol akan membuat bingung jika kamu menggunakan program pengelolaan inventori untuk bisnis yang kamu jalankan.

Nah itu dia beberapa yang harus diperhatikan dalam membuat penomoran sku, semoga membantu teman-teman seller semua ya! Salam Sukses dari Sakoo.

Satu Toko Online

Nikmati kemudahan kelola toko online dan offlinemu melalui sakoo,
dan kembangkan bisnismu dibanyak merketplace hanya dengan satu platform.

Supported By :

Tips Penomoran SKU

Ditulis oleh Admin Sakoo

September 27, 2019

Hi Seller! Sebenarnya tidak ada aturan khusus tentang pembuatan nomor sku, semua dapat dilakukan sesuai keinginan penjual. Berbeda halnya dengan beberapa produk ritel yang yang biasa menggunakan sku yang lebih kompleks. Maka dari itu, ada beberapa yang harus kamu ketahui khususnya bagi kamu yang baru memulai bisnis ataupun yang sudah memiliki bisnis. Dalam membuat penomoran sku, ada beberapa yang harus di perhatikan seperti :

1. Gunakan huruf sebagai awalan sku

Membuat penomoran sku diawali dengan huruf akan membantu anda untuk mencari barang pada rak pencarian atau Gudang. Sebagai contoh jika anda memilki nama produk “Masker Organic Greentea”, kamu dapat membuat penomoran sku dengan “MAO1” atau untuk “Masker Organic Strawberry” kami bisa membuat penomoran sku dengan “MAO2”

2. Buat penomoran sku yang singkat

Pada umumnya, penomoran sku dapat di mulai dari 3-8 karakter. Dengan membuat penomoran sku yang singkat minimal 3 karakter akan lebih mempermudah kamu untuk mengingat  berbagai macam jenis produk, khususnya bagi kamu yang saat ini sebagai umkm.

3. Hindari penggunaan simbol dalam membuat penomoran sku

Penomoran sku yang gabungkan dengan simbol akan membuat bingung jika kamu menggunakan program pengelolaan inventori untuk bisnis yang kamu jalankan.

Nah itu dia beberapa yang harus diperhatikan dalam membuat penomoran sku, semoga membantu teman-teman seller semua ya! Salam Sukses dari Sakoo.

Satu Toko Online

Nikmati kemudahan kelola toko online dan offlinemu melalui sakoo,
dan kembangkan bisnismu dibanyak merketplace hanya dengan satu platform.

Supported By :

Kenapa kode sku produk itu perlu?

Kenapa kode sku produk itu perlu?

Kenapa kode sku produk itu perlu?

Ditulis oleh Admin Sakoo

September 24, 2019

Hi Seller! Taukah kamu bahwa toko kelontong modern saat ini sudah menggunakan SKU? Apakabar dengan bisnismu? Bagi kamu yang sudah menggunakan kode SKU pasti kamu sudah tidak asing kan dengan pembahasan kali ini. Jadi Stock Keeping Unit atau yang lebih sering di kenal dengan SKU adalah deretan kode unik yang mewakili brand seperti, warna, tipe atau ukuran produk yang biasa di cantumkan pada setiap item barang yang akan di jual.

Lalu kenapa sih kode SKU itu perlu digunakan? Mari kita bahas beberapa manfaat yang bisa kamu dapatkan  :

1. Untuk mengetahui keberadaan barang
Dengan memberikan kode SKU pada setiap produk, akan mempermudah kamu dalam pengambilan barang yang ada di Gudang toko kamu. Dengan demikian hal ini sangat membantu apabila pesanan toko kamu sedang ramai

2. Untuk mengontrol persediaan stok
Persediaan barang perlu di kontrol secara berkala untuk menghindari penyusutan. Hal ini sangat di perlukan bagi kamu yang memiliki toko yang sudah besar dan jumlah stok yang cukup banyak

3. Analisa data penjualan secara otomatis
Kode SKU akan membantu kamu menganalisa data penjualan seperti produk paling laris, stok terbanyak dll. Bagaimana caranya? Kamu tidak perlu melakukan pencatatan manual lagi terkait data penjualan toko kamu karena sudah ada web sakoo yang dapat membantu kamu untuk otomatisasi menampilkan data penjualan lengkap yang tentunya akan membantu kamu dalam pengambilan keputusan untuk persediaan barang berikutnya.

Nah, jadi sudah tau kan seberapa penting penerapan SKU dalam bisnis kamu? Untuk kamu yang belum menggunakan kode SKU, Yuk mulai dari sekarang!

Satu Toko Online

Nikmati kemudahan kelola toko online dan offlinemu melalui sakoo,
dan kembangkan bisnismu dibanyak merketplace hanya dengan satu platform.

Supported By :

Kenapa kode sku produk itu perlu?

Ditulis oleh Admin Sakoo

September 24, 2019

Hi Seller! Taukah kamu bahwa toko kelontong modern saat ini sudah menggunakan SKU? Apakabar dengan bisnismu? Bagi kamu yang sudah menggunakan kode SKU pasti kamu sudah tidak asing kan dengan pembahasan kali ini. Jadi Stock Keeping Unit atau yang lebih sering di kenal dengan SKU adalah deretan kode unik yang mewakili brand seperti, warna, tipe atau ukuran produk yang biasa di cantumkan pada setiap item barang yang akan di jual.

Lalu kenapa sih kode SKU itu perlu digunakan? Mari kita bahas beberapa manfaat yang bisa kamu dapatkan  :

1. Untuk mengetahui keberadaan barang
Dengan memberikan kode SKU pada setiap produk, akan mempermudah kamu dalam pengambilan barang yang ada di Gudang toko kamu. Dengan demikian hal ini sangat membantu apabila pesanan toko kamu sedang ramai

2. Untuk mengontrol persediaan stok
Persediaan barang perlu di kontrol secara berkala untuk menghindari penyusutan. Hal ini sangat di perlukan bagi kamu yang memiliki toko yang sudah besar dan jumlah stok yang cukup banyak

3. Analisa data penjualan secara otomatis
Kode SKU akan membantu kamu menganalisa data penjualan seperti produk paling laris, stok terbanyak dll. Bagaimana caranya? Kamu tidak perlu melakukan pencatatan manual lagi terkait data penjualan toko kamu karena sudah ada web sakoo yang dapat membantu kamu untuk otomatisasi menampilkan data penjualan lengkap yang tentunya akan membantu kamu dalam pengambilan keputusan untuk persediaan barang berikutnya.

Nah, jadi sudah tau kan seberapa penting penerapan SKU dalam bisnis kamu? Untuk kamu yang belum menggunakan kode SKU, Yuk mulai dari sekarang!

Satu Toko Online

Nikmati kemudahan kelola toko online dan offlinemu melalui sakoo,
dan kembangkan bisnismu dibanyak merketplace hanya dengan satu platform.

Supported By :

Kenapa kode sku produk itu perlu?

Ditulis oleh Admin Sakoo

September 24, 2019

Hi Seller! Taukah kamu bahwa toko kelontong modern saat ini sudah menggunakan SKU? Apakabar dengan bisnismu? Bagi kamu yang sudah menggunakan kode SKU pasti kamu sudah tidak asing kan dengan pembahasan kali ini. Jadi Stock Keeping Unit atau yang lebih sering di kenal dengan SKU adalah deretan kode unik yang mewakili brand seperti, warna, tipe atau ukuran produk yang biasa di cantumkan pada setiap item barang yang akan di jual.

Lalu kenapa sih kode SKU itu perlu digunakan? Mari kita bahas beberapa manfaat yang bisa kamu dapatkan  :

1. Untuk mengetahui keberadaan barang
Dengan memberikan kode SKU pada setiap produk, akan mempermudah kamu dalam pengambilan barang yang ada di Gudang toko kamu. Dengan demikian hal ini sangat membantu apabila pesanan toko kamu sedang ramai

2. Untuk mengontrol persediaan stok
Persediaan barang perlu di kontrol secara berkala untuk menghindari penyusutan. Hal ini sangat di perlukan bagi kamu yang memiliki toko yang sudah besar dan jumlah stok yang cukup banyak

3. Analisa data penjualan secara otomatis
Kode SKU akan membantu kamu menganalisa data penjualan seperti produk paling laris, stok terbanyak dll. Bagaimana caranya? Kamu tidak perlu melakukan pencatatan manual lagi terkait data penjualan toko kamu karena sudah ada web sakoo yang dapat membantu kamu untuk otomatisasi menampilkan data penjualan lengkap yang tentunya akan membantu kamu dalam pengambilan keputusan untuk persediaan barang berikutnya.

Nah, jadi sudah tau kan seberapa penting penerapan SKU dalam bisnis kamu? Untuk kamu yang belum menggunakan kode SKU, Yuk mulai dari sekarang!

Satu Toko Online

Nikmati kemudahan kelola toko online dan offlinemu melalui sakoo,
dan kembangkan bisnismu dibanyak merketplace hanya dengan satu platform.

Supported By :

5 Alasan Kenapa Harus Punya Website Toko Online

5 Alasan Kenapa Harus Punya Website Toko Online

5 Alasan Kenapa Harus Punya Website Toko Online

Ditulis oleh Admin Sakoo

September 5, 2019

Hi Sellers! Seberapa jauh peningkatan pemasaran toko kamu? Memasarkan produk tidak cukup melalui media sosial seperti Instagram, Facebook ataupun marketplace saja lho. kamu juga harus memiliki website toko online sendiri untuk dapat meningkatkan bisnis kamu jauh lebih di kenal banyak orang.

Lalu seberapa perlu sih website untuk toko online? Nah berikut alasan kenapa kamu harus memiliki website dengan nama toko sendiri. Yuk simak yang berikut ini :

1. Meningkatkan Kredibilitas Toko
Dengan memiliki website dengan tampilan yang professional, pelanggan akan merasa yakin bahwa toko kamu benar-benar nyata dan ada. Hal ini tentunya akan menjadikan toko mu kredibel di mata konsumen.
 

2. Katalog Online
Fungsi sebuah website salah satunya adalah sebagai katalog online. Jika biasanya kamu sering menemui brosur dan yang tentunya dapat kamu bagikan di berbagai tempat, maka dengan website pun kamu dapat membagikan katalog online kamu di berbagai media sosial sebanyak-banyaknya maka hal ini akan lebih menjangkau pelanggan lebih luas lagi.

3. Dapat diakses 24 jam
Dengan kamu memiliki website, tak perlu khawatir lagi dengan jam operasional toko kamu. Karena website toko kamu tentunya akan lebih mudah diakses 24 jam oleh konsumen kapan saja dan dimana saja sehingga hal ini tentunya dapat menjadi nilai tambah bagi para konsumen tentang kemudahan mereka berbelanja pada toko kamu.

4. Lebih menghemat waktu
Memiliki website katalog online dari sakoo akan membantu kamu lebih mudah dalam memberikan banyak informasi secara terkonsep kepada konsumen terkait produk atau jasa yang kamu jual, FAQ sampai dengan artikel terkait produk yang kamu jual. Dengan informasi selengkap-lengkapnya secara tidak langsung membangun reputasi sebuah website tersebut lho.

5. Meningkatkan repeat order
Pada akhirnya saat kamu memiliki website toko online, tentunya akan sangat membantu meningkatkan penjualan toko kamu, Alasannya adalah karena pelanggan dimudahkan dalam proses pembelian produk yang ada tanpa repot-repot datang langsung ke toko atau menunggu antrian chat, melainkan cukup melakukan pemesanan online melaui website maka transaksi bisa langsung dilakukan. Selain konsumen merasa nyaman dalam berbelanja, jika produk yang dijual berkualitas maka tidak menutup kemungkinan untuk terjadinya repeat order.
 
Jika kamu masih ingin bertahan dalam persaingan online saat ini, salah satu cara efektif adalah dengan membuat website toko online. Sakoo menyediakan produk web katalog online yang dapat kamu setting dengan brand tokomu sendiri lho, yang dilengkapi dengan fitur kelola reseller, sms blast dan fitur marketing lainnya yang dapat membuatmu semakin mudah untuk memasarkan bisnis kamu. Yuk coba gratis sekarang!

Satu Toko Online

Nikmati kemudahan kelola toko online dan offlinemu melalui sakoo,
dan kembangkan bisnismu dibanyak merketplace hanya dengan satu platform.

Supported By :

5 Alasan Kenapa Harus Punya Website Toko Online

Ditulis oleh Admin Sakoo

September 5, 2019

Hi Sellers! Seberapa jauh peningkatan pemasaran toko kamu? Memasarkan produk tidak cukup melalui media sosial seperti Instagram, Facebook ataupun marketplace saja lho. kamu juga harus memiliki website toko online sendiri untuk dapat meningkatkan bisnis kamu jauh lebih di kenal banyak orang.

Lalu seberapa perlu sih website untuk toko online? Nah berikut alasan kenapa kamu harus memiliki website dengan nama toko sendiri. Yuk simak yang berikut ini :

1. Meningkatkan Kredibilitas Toko
Dengan memiliki website dengan tampilan yang professional, pelanggan akan merasa yakin bahwa toko kamu benar-benar nyata dan ada. Hal ini tentunya akan menjadikan toko mu kredibel di mata konsumen.
 

2. Katalog Online
Fungsi sebuah website salah satunya adalah sebagai katalog online. Jika biasanya kamu sering menemui brosur dan yang tentunya dapat kamu bagikan di berbagai tempat, maka dengan website pun kamu dapat membagikan katalog online kamu di berbagai media sosial sebanyak-banyaknya maka hal ini akan lebih menjangkau pelanggan lebih luas lagi.

3. Dapat diakses 24 jam
Dengan kamu memiliki website, tak perlu khawatir lagi dengan jam operasional toko kamu. Karena website toko kamu tentunya akan lebih mudah diakses 24 jam oleh konsumen kapan saja dan dimana saja sehingga hal ini tentunya dapat menjadi nilai tambah bagi para konsumen tentang kemudahan mereka berbelanja pada toko kamu.

4. Lebih menghemat waktu
Memiliki website katalog online dari sakoo akan membantu kamu lebih mudah dalam memberikan banyak informasi secara terkonsep kepada konsumen terkait produk atau jasa yang kamu jual, FAQ sampai dengan artikel terkait produk yang kamu jual. Dengan informasi selengkap-lengkapnya secara tidak langsung membangun reputasi sebuah website tersebut lho.

5. Meningkatkan repeat order
Pada akhirnya saat kamu memiliki website toko online, tentunya akan sangat membantu meningkatkan penjualan toko kamu, Alasannya adalah karena pelanggan dimudahkan dalam proses pembelian produk yang ada tanpa repot-repot datang langsung ke toko atau menunggu antrian chat, melainkan cukup melakukan pemesanan online melaui website maka transaksi bisa langsung dilakukan. Selain konsumen merasa nyaman dalam berbelanja, jika produk yang dijual berkualitas maka tidak menutup kemungkinan untuk terjadinya repeat order.
 
Jika kamu masih ingin bertahan dalam persaingan online saat ini, salah satu cara efektif adalah dengan membuat website toko online. Sakoo menyediakan produk web katalog online yang dapat kamu setting dengan brand tokomu sendiri lho, yang dilengkapi dengan fitur kelola reseller, sms blast dan fitur marketing lainnya yang dapat membuatmu semakin mudah untuk memasarkan bisnis kamu. Yuk coba gratis sekarang!

Satu Toko Online

Nikmati kemudahan kelola toko online dan offlinemu melalui sakoo,
dan kembangkan bisnismu dibanyak merketplace hanya dengan satu platform.

Supported By :

5 Alasan Kenapa Harus Punya Website Toko Online

Ditulis oleh Admin Sakoo

September 5, 2019

Hi Sellers! Seberapa jauh peningkatan pemasaran toko kamu? Memasarkan produk tidak cukup melalui media sosial seperti Instagram, Facebook ataupun marketplace saja lho. kamu juga harus memiliki website toko online sendiri untuk dapat meningkatkan bisnis kamu jauh lebih di kenal banyak orang.

Lalu seberapa perlu sih website untuk toko online? Nah berikut alasan kenapa kamu harus memiliki website dengan nama toko sendiri. Yuk simak yang berikut ini :

1. Meningkatkan Kredibilitas Toko
Dengan memiliki website dengan tampilan yang professional, pelanggan akan merasa yakin bahwa toko kamu benar-benar nyata dan ada. Hal ini tentunya akan menjadikan toko mu kredibel di mata konsumen.
 

2. Katalog Online
Fungsi sebuah website salah satunya adalah sebagai katalog online. Jika biasanya kamu sering menemui brosur dan yang tentunya dapat kamu bagikan di berbagai tempat, maka dengan website pun kamu dapat membagikan katalog online kamu di berbagai media sosial sebanyak-banyaknya maka hal ini akan lebih menjangkau pelanggan lebih luas lagi.

3. Dapat diakses 24 jam
Dengan kamu memiliki website, tak perlu khawatir lagi dengan jam operasional toko kamu. Karena website toko kamu tentunya akan lebih mudah diakses 24 jam oleh konsumen kapan saja dan dimana saja sehingga hal ini tentunya dapat menjadi nilai tambah bagi para konsumen tentang kemudahan mereka berbelanja pada toko kamu.

4. Lebih menghemat waktu
Memiliki website katalog online dari sakoo akan membantu kamu lebih mudah dalam memberikan banyak informasi secara terkonsep kepada konsumen terkait produk atau jasa yang kamu jual, FAQ sampai dengan artikel terkait produk yang kamu jual. Dengan informasi selengkap-lengkapnya secara tidak langsung membangun reputasi sebuah website tersebut lho.

5. Meningkatkan repeat order
Pada akhirnya saat kamu memiliki website toko online, tentunya akan sangat membantu meningkatkan penjualan toko kamu, Alasannya adalah karena pelanggan dimudahkan dalam proses pembelian produk yang ada tanpa repot-repot datang langsung ke toko atau menunggu antrian chat, melainkan cukup melakukan pemesanan online melaui website maka transaksi bisa langsung dilakukan. Selain konsumen merasa nyaman dalam berbelanja, jika produk yang dijual berkualitas maka tidak menutup kemungkinan untuk terjadinya repeat order.
 
Jika kamu masih ingin bertahan dalam persaingan online saat ini, salah satu cara efektif adalah dengan membuat website toko online. Sakoo menyediakan produk web katalog online yang dapat kamu setting dengan brand tokomu sendiri lho, yang dilengkapi dengan fitur kelola reseller, sms blast dan fitur marketing lainnya yang dapat membuatmu semakin mudah untuk memasarkan bisnis kamu. Yuk coba gratis sekarang!

Satu Toko Online

Nikmati kemudahan kelola toko online dan offlinemu melalui sakoo,
dan kembangkan bisnismu dibanyak merketplace hanya dengan satu platform.

Supported By :