Trik SEO berjualan di Marketplace Shopee

Trik SEO berjualan di Marketplace Shopee

Sharing :

Salah satu cara untuk meningkatkan penjualan di marketplace yaitu menerapkan SEO (Search Engine Optimazation). Yang dimaksud dengan SEO Marketplace yaitu optimasi mesin pencari pada marketplace yang membantu membuat produk atau toko mu dapat lebih mudah di temukan oleh calon pembeli.

 

Lalu bagaimana kamu bisa menerapkan SEO di marketplace untuk meningkatkan penjualan kamu? Yukk  manfaatkan beberapa fitur berikut ini :

1. Iklanku/My Ads

Iklanku adalah salah satu fitur promosi berbayar di Shopee yang bisa membantu meningkatkan exposure produk di hasil pencarian. Dengan mengaktifkan Iklanku, produk kamu bisa menjangkau lebih banyak pembeli. Cukup bayar Iklanku sesuai dengan jumlah klik saja!

 

2. Promo Toko

Jika ingin memberikan diskon khusus untuk produk tertentu, Promo Toko jadi fitur  paling pas nih! Promo Toko memungkinkan kamu mengatur diskon produk sendiri sesuai dengan budget kamu dengan jangka waktu yang bisa ditentukan.

3. Promo Shopee

Shopee selalu menawarkan promo-promo dengan kategori tertentu untuk mendukung penjualan produk. Jadi, selalu rajin cek Promo Shopee di Seller Centre, siapa tahu produk kamu bisa dinominasikan. Penjualan makin laris, deh!

4. Voucher Toko Saya

Selain fitur memberikan diskon langsung pada produk, kamu juga bisa mengaktifkan fitur Voucher Toko. Pembeli bisa menggunakan voucher tersebut untuk mendapatkan diskon saat membeli produk kamu. Voucher Toko nantinya akan ditampilkan di halaman toko, halaman produk, dan halaman keranjang belanja.

5. Produk Pilihan Toko

Fitur promosi terbaru dari Shopee ini membantu toko kamu untuk bisa membuat koleksi produk yang terdiri dari 4-8 produk andalan toko untuk ditampilkan di halaman produk. Dengan fitur ini, semakin banyak produk kamu yang mendapatkan exposure lebih di mata pembeli.

 

Itu dia 5 fitur promosi Shopee yang bisa kamu gunakan untuk maksimalkan promosi bisnismu di Shopee, dijamin penjualan pasti meningkat pesat!

 

Sumber : https://shopee.co.id/inspirasi-shopee/raih-omzet-besar-dengan-maksimalkan-5-fitur-promosi-shopee/

Manfaat Promosi Menggunakan Media Sosial

Manfaat Promosi Menggunakan Media Sosial

Sharing :

Setiap pembisnis pasti akan membutuhkan promosi dalam meningkatkan penjualan. Seiring dengan perkembangan teknologi saat ini, ada berbagai media yang dapat di manfaatkan sebagai wadah untuk melakukan promosi. Seperti facebook, Instagram, youtube, line, whatsapp dan masih banyak lagi media social lainnya. Lalu apa saja sih manfaat yang kita dapat jika kita memaksimalkan promosi menggunakan media social?

1. Membangun Brand Awareness

Tanpa anda sadari menjalankan promosi dengan menggunakan media sosial akan meningkatkan kesadaran merek dari calon konsumen. Jika konsumen sudah sadar terhadap merek maka orang-orang akan lebih mungkin untuk membeli produk/jasa yang di tawarkan.

 

2. Menjangkau Pasar Lebih Luas

Promosi dengan menggunakan media social akan lebih mudah menjangkau pelanggan dengan lebih luas lagi, terutama untuk usaha yang baru di rintis, karena tidak perlu mengeluarkan biaya promosi yang terlalu mahal.

 

3. Mengetahui Tanggapan langsung dari calon pembeli

Selain itu, di media sosial juga anda lebih mudah untuk mengetahui tanggapan secara langsung dari calon pembeli setelah melihat materi promosi yang di sediakan, apakah produk yang anda jual sesuai kebutuhan pelanggan, atau malah sebaliknya pelanggan tidak menginginkan produk tersebut. Dengan demikian cara ini dapat digunakan untuk evaluasi apa yang harus di tingkatkan dari produk yang anda jual.

 

 

Itulah beberapa manfaat yang dapat anda peroleh jika anda menerapkan promosi di media sosial. Semoga informasi ini bermanfaat dan dapat membantu membantu para Seller dalam meningkatkan promosinya ya!

 

 

Cara Membuat Katalog Online Yang Menarik

Cara Membuat Katalog Online Yang Menarik

Sharing :

Katalog online merupakan media promosi yang harus dimiliki oleh anda yang memiliki bisnis online. Dengan adanya katalog online akan lebih memperluas target pasar anda, dan juga memudahkan calon pembeli untuk menentukan produk mana yang akan dia beli.

 

Akan tetapi, tidak semua calon pembeli mudah tertarik oleh katalog online yang sudah ada lho, Untuk itu bagaimana kita membangun daya tarik mereka agar mau mengunjungi katalog online yang anda miliki?

 

Berikut tips & trik membuat katalog eyecatch agar di minati para pembeli :

1. Siapkan foto produk yang profesional

Sebelum anda membuat katalog online, hal yang penting untuk di perhatikan yaitu foto produk. Untuk mendapatkan hasil foto produk yang maksimal gunakan kamera DSLR atau kamera lain yang memiliki resolusi tinggi sehingga hasil foto yang dihasilkan akan terlihat lebih tajam.

Untuk membuat foto produk terlihat professional walaupun tidak diambil langsung dari studio, anda dapat menggunakan lighting yang cukup dan menggunakan aksesoris yang ada supaya hasilnya maksimal. Dengan demikian ketika foto produk ada di katalog online akan lebih

2. Mencantumkan keunggulan produk

Setiap produk pasti memiliki keunggulan masing-masing. Sama halnya dengan produk yang akan anda jual, mulai dari spesifikasi produk anda dan apa kelebihannya. Karena dengan demikian calon pembeli akan merasa yakin dengan produk yang anda jual.

3. Gunakan software Online

Jika anda bingung untuk mulai dari mana dalam membuat katalog onlie, saat ini sudah banyak software online yang tersedia salah satunya sakoo. Sakoo hadir dengan fitur katalog online yang dapat membantu pelanggan memasarkan produknya dengan luas dan transaksi sekaligus dalam katalog tersebut.

 4. Lihat Referensi Katalog Online

Membuat katalog online tidak sembarangan menampilkan gambar produk dan juga deskripsi produk. Tapi, katalog online harus eyecatching dan bisa meyakinkan calon pembeli bahwa produk yan anda jual memang memiliki kualitas yang bagus. Sebagai referensi pengaturan katalog yang menarik, anda bisa melihat contoh katalog di https://anjasmara.sakoo.id

Dari ke empat tips di atas pasti para seller sudah punya gambaran sendiri untuk katalog online yang akan dibuat bukan?

Sakoo hadir untuk lebih memudahkan seller memiliki webstore / katalog online sendiri, sekaligus laporan penjualan yang akan terinput otomatis ketika menerima orderan melalui katalog online toko anda. Yuk coba sakoo sekarang di www.sakoo.id

Mau Simple Kelola Toko Online? Ini Solusinya!

Mau Simple Kelola Toko Online? Ini Solusinya!

Sharing :

Pusing kelola toko online di banyak marketplace?

Mau upload barang sekaligus atur stok di berbagai toko tanpa login ke masing – masing akun?

 

Atau mau punya laporan penjualan secara terpusat?

 

Nah ada kabar baik nih buat para Sellers! Sakoo hadir dengan fitur integrasi marketplace, cukup 1 kali upload produk kamu bisa langsung listing di berbagai marketplace seperti shopee, blanja.com, Lazada dan tokopedia.  Selain itu laporan penjualan toko kamu juga terpusat di satu web sakoo saja lho.

 

Yuk Coba gratis sekarang di https://sakoo.id

 

 

 

4 Fakta di Balik Turunnya Kejayaan ITC

4 Fakta di Balik Turunnya Kejayaan ITC

Sharing :
© Disediakan oleh PT. Kompas Cyber Media Suasana ITC Kuningan Jakarta, Kamis (4/7/2019).

Sejumlah peritel mengumumkan menutup operasional toko fisiknya.

Tak hanya pemain besar, fenomena ini juga terjadi pada peritel skala kecil yang mengisi pusat perdagangan strata title atau beken dikenal dengan trade center.

Fenomena yang kami rekam adalah peritel-peritel di ITC Mangga Dua, sebagai salah satu pusat perdagangan pakaian di Jakarta, kini sepi pembeli.

Hal yang sama juga dijumpai di ITC Kuningan.

Banyak kios di ITC Kuningan yang disewakan kembali atau dijual melalui platform e-commerce, karena saking sepinya pengunjung dan pembeli.

Konsep trade center mewabah di hampir di seluruh kota-kota besar di Indonesia.

Tak hanya greater Jadebotabek, tetapi juga di Semarang, Surabaya, Medan, dan bahkan Makassar.

Ciri khas dari pusat belanja berkonsep trade center adalah homogen, seperti tekstil dan elektronik.

Akan tetapi, kenyataannya, hal ini tidak bisa menjamin kejayaan pusat perbelanjaan berkonsep trade center.

Turunnya kejayaan ITC terlihat dari lesunya transaksi di pusat perbelanjaan tersebut. Apa penyebabnya? Berikut 4 fakta di balik turunnya kejayaan ITC:

1. Tidak berstatus sewa atau lease mall

Ketua Umum Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) Alexander Stefanus Ridwan mengatakan, mayoritas pusat perbelanjaan tersebut berkonsep trade center dan merupakan bangunan strata title.

Artinya, setiap kios bisa dimiliki oleh perorangan maupun kelompok. Stefanus mengatakan, dalam satu pusat perbelanjaan, terdapat ribuan pedagang.

2. Pengelola dan pemilik kios tidak bisa menyatukan pendapat

Selain karena kepemilikan ada pada perorangan, trade center tidak bisa menjamin konsep community mall atau apapun yang bisa diimplementasikan dengan baik.

Hal ini kemudian yang menyebabkan pengelola dan atau pengembang kesulitan untuk menyatukan pendapat seluruh pemilik kios.

“Jadi enggak bisa diatur seperti mal sewa. Kalau mal sewa kan, saya mau ubah seperti ini misalnya penyewa mau enggak mau harus mengikuti. Kalau trade center, semau pemilik kios,” kata Stefanus kepada Kompas.com, Rabu (3/7/2019).

3. Kurang inovasi

Bisnis ritel memerlukan inovasi. Lesunya penjualan, menurut Stefanus, karena pengelola dan pedagang juga sulit untuk mengambil keputusan bersama.

Oleh karena itu, ia berpendapat, untuk menaikkan kembali pamor trade center, para pemilik kios maupun penelola harus menyatukan visi.

4. Tidak mau berubah

Pada era digital seperti ini, peritel juga harus mengikuti perkembangan zaman. Stefanus mengatakan, salah satu caranya adalah dengan menerapkan omnichannel.

Penerapan ini membuat pelanggan dapat menggunakan lebih dari satu channel penjualan seperti toko fisik, e-commerce, serta jual-beli via mobile.

Tak hanya itu, pengelola dan pemilik kios juga perlu mengikuti selera pasar.

Cara Mendapatkan Pelanggan di Media Sosial

Cara Mendapatkan Pelanggan di Media Sosial

Sharing :

Setiap pembisnis pasti memiliki keinginan produk yang dijual dapat laku di pasaran bukan? Tentunya untuk mendapatkan hasil yang maksimal, kamu harus melakukan strategi pemasaran yang tepat.

Lalu bagaimana trik mendapatkan pelanggan agar berkunjung ke took anda pada era digital saat ini?

Yuk simak tips nya sebagai berikut :

 

1. Jual produk yang berkualitas

Langkah paling awal yang harus dilakukan agar pelanggan tertarik untuk mengunjungi toko anda yaitu dengan menunjukan kualitas produk yang anda jual. Jika produk yang anda jual memiliki kualitas yang baik, maka pelanggan akan datang untuk berbelanja kedua kalinya. Begitupun sebaliknya jika produk yang anda jual tidak memiliki kualitas yang baik maka pelanggan tidak akan datang lagi untuk membeli produk yang anda jual.

2. Informasi yang tepat dan menarik perhatian

Penataan akun media sosial yang tepat dan menarik akan menjadi salah satu daya tarik dari toko online anda. Para followers akan lebih tertarik apabila melihat foto-foto yang keren dan full colour. Begitupun bila anda memiliki website atau toko online yang ada  pada sebuah marketplace, mulailah mendesain website tersebut dengan semenarik mungkin dan seefektif mungkin. Dan cantumkan infomasi yang mudah di akses untuk calon pelanggan seperti kontak yang dapat dihubungi, katalog produk dan lain sebagainya. 

3. Beri kesan yang menyenangkan untuk pelanggan

Untuk menumbuhkan rasa kepercayaan dan loyalitas pada para pelanggan, berikanlah pengalaman yang baik, menyenangkan, berkesan serta berkualitas pada para pelanggan. Hal ini bisa dimulai dari packaging produk, pengiriman tepat waktu serta mengumpulkan testimonial dari pelanggan. Buat juga kolom FAQ (Frequently Asked Question) untuk memudahkan calon pelanggan dalam mendaptkan informasi yang ngin mereka ketahui.

4. Buat database pengunjung

Setelah melakukan transaksi pada toko anda, jangan lupa untuk tetap terus menjaga hubungan baik dengan pelanggan , salah satunya dengan memanfaatkan database pengunjung yang ada , anda dapat memanfaatkan nya dengan memberi banyak informasi kepada para pelanggan contohnya seperti informasi tentang produk baru, diskon ataupun merekomendasikan berbagai produk lainnya yang menjadi kebutuhan konsumen.  

Sebenarnya masih banyak cara yang dapat anda lakukan untuk mendapatkan pelanggan. Intinya jangan pernah Lelah berinovasi dan terus mengikuti perkembangan teknologi sehingga nantinya anda akan tetap terus bersaing.