fbpx
Bagaimana cara meningkatkan kredibilitas bisnis?

Bagaimana cara meningkatkan kredibilitas bisnis?

Bagaimana cara meningkatkan kredibilitas bisnis?

Ditulis oleh Admin Sakoo

September 15, 2020

Kredibilitas bisnis merupakan unsur dalam sebuah usaha atau bisnis yang didapatkan melalui kepercayaan konsumen, mitra dan pihak-pihak yang berhubungan dengan usaha atau bisnis tersebut. Dalam sebuah bisnis, kredibilitas bisnis merupakan hal yang sangat penting. Apalagi disaat maraknya kehadiran bisnis sejenis, pelaku bisnis dituntut untuk meningkatkan kepercayaan penuh calon konsumen.

Berikut merupakan hal-hal yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kredibilitas bisnis.

1. Mengintegrasikan dan memanfaatkan platform sosial media dan marketplace

Saat ini, masyarakat telah terbiasa dalam mencari informasi melalui media sosial dan berbelanja online melalui marketplace. Anda dapat memanfaatkan media sosial sebagai media pengenalan mengenai bisnis yang dijalankan secara detail sehingga dapat membangun kepercayaan calon konsumen terhadap bisnis Anda. Selain itu, Anda juga dapat memanfaatkan marketplace yang dinilai aman dalam melakukan bisnis online untuk menarik kepercayaan calon konsumen.

2. Memiliki Customer Service yang profesional

Customer service merupakan bagian dari bisnis yang berinteraksi langsung dengan calon konsumen. Dengan adanya customer service yang profesional maka calon pelanggan Anda akan merasa terfasilitasi ketika ingin berbelanja di toko Anda. Mendapatkan pengalaman berbelanja yang menyenangkan tentunya keinginan setiap pelanggan karena hal tersebut akan membuat mereka merasa puas dengan pelayanan yang di berikan. 

3. Memiliki hubungan dengan konsumen dan calon konsumen

Hubungan antara bisnis dan konsumen maupun calon konsumen harus tetap terjaga baik agar mendapatkan kepercayaan yang baik. Hubungan tersebut dapat terjalin melalui pemberian informasi yang lengkap, interaksi yang terus terjalin, pemberian insentif dan lain-lain.

 4. Memiliki website profesional

Dengan memiliki website toko online, akan lebih mudah dalam mendapatkan kepercayaan calon konsumen  karena terdapat deskripsi dan gambaran yang jelas mengenai bisnis tersebut di dalam website. Saat ini sudah banyak template website gratis yang dapat Anda manfaatkan salah satunya dengan membuat website toko online di Sakoo.id cukup menggunakan email/nomor telfon saja website toko online Anda akan live di hari yang sama.  

5. Sertakan alamat atau lokasi toko dengan jelas dan lengkap

Dengan menyertakan alamat atau lokasi toko dengan jelas dan lengkap, apabila sewaktu-waktu calon konsumen ingin melakukan pengecekan, mereka akan mendapatkan informasi valid mengenai bisnis Anda.

6. Bergabung dengan komunitas

Bergabung dengan komunitas mendatangkan relasi baru di dalam dunia bisnis. Bisnis anda pun dapat dikenal oleh pelaku bisnis lainnya. Sehingga, kredibilitas bisnis Anda pun dapat meningkat karena telah mendapatkan pengakuan dari rekan-rekan bisnis lain.

 

Nah, keenam hal tersebut dapat dilakukan dalam meningkatkan kredibilitas bisnis. Anda dapat menerapkan keenam hal tersebut dalam bisnis, agar mendapatkan kepercayaan dan meningkatkan profit dari bisnis yang Anda jalani.

 

 

Satu Toko Online

Nikmati kemudahan kelola toko online dan offlinemu melalui sakoo,
dan kembangkan bisnismu dibanyak merketplace hanya dengan satu platform.

Supported By :

Bagaimana cara meningkatkan kredibilitas bisnis?

Ditulis oleh Admin Sakoo

September 15, 2020

Hi Seller! Menjadi seorang pembisnis yang sukses tentunya adalah impian semua orang. Akan tetapi tidak semua orang memiliki modal yang cukup untuk memulai bisnisnya. Oleh karena itu dalam bisnis online berbagai sitem pun diciptakan salah satunya yaitu menjadi Reseller & Dropshipper, taukah kamu bahwa kedua istilah ini memiliki arti dan keuntungan yang berbeda loh..
Untuk itu, yuk simak perbedaannya!

Reseller
Reseller dapat diartikan seseorang yang menjual kembali produk dari supplier secara langsung ke tangan konsumen.

(-) Kekurangan menjadi seorang reseller yaitu harus memiliki modal yang lumayan besar untuk membeli barang dari supplier yang akan dijual.

(+) Kelebihan menjadi seorang reseller yaitu bisa mendapatkan harga diskon dari supplier dan keuntungannya pun fleksibel dapat di tentukan oleh reseller itu sendiri.

 Dropshipper
Berbeda halnya dengan Reseller, Dropshipper adalah sebuah pemasaran online dimana penjual  tidak memiliki stock barang sedikitpun. Karena pada saat ada orderan, penjual dapat langsung mengirimkan rincian lengkapnya kepada produsen, distributor atau supplier yang sudah bekerja sama dengan penjual.

(-) Kekurangan menjadi seorang dropshipper yaitu tidak akan mengetahui kualitas produk yang dijual oleh seorang dropshipper.

(+) Kelebihan menjadi seorang dropshipper yaitu tidak ada minimal pembelian dan keuntungannya fleksibel dapat ditentukan dropshipper itu sendiri.

Jadi, kamu pilih mana? Menjadi seorang reseller atau dropshipper? Semoga artikel ini dapat menjadi pertimbangan bagi kamu yang akan memulai usaha yaaa!

Satu Toko Online

Nikmati kemudahan kelola toko online dan offlinemu melalui sakoo,
dan kembangkan bisnismu dibanyak merketplace hanya dengan satu platform.

Supported By :

Bagaimana cara meningkatkan kredibilitas bisnis?

Ditulis oleh Admin Sakoo

September 15, 2020

Hi Seller! Menjadi seorang pembisnis yang sukses tentunya adalah impian semua orang. Akan tetapi tidak semua orang memiliki modal yang cukup untuk memulai bisnisnya. Oleh karena itu dalam bisnis online berbagai sitem pun diciptakan salah satunya yaitu menjadi Reseller & Dropshipper, taukah kamu bahwa kedua istilah ini memiliki arti dan keuntungan yang berbeda loh..
Untuk itu, yuk simak perbedaannya!

Reseller
Reseller dapat diartikan seseorang yang menjual kembali produk dari supplier secara langsung ke tangan konsumen.

(-) Kekurangan menjadi seorang reseller yaitu harus memiliki modal yang lumayan besar untuk membeli barang dari supplier yang akan dijual.

(+) Kelebihan menjadi seorang reseller yaitu bisa mendapatkan harga diskon dari supplier dan keuntungannya pun fleksibel dapat di tentukan oleh reseller itu sendiri.

 Dropshipper
Berbeda halnya dengan Reseller, Dropshipper adalah sebuah pemasaran online dimana penjual  tidak memiliki stock barang sedikitpun. Karena pada saat ada orderan, penjual dapat langsung mengirimkan rincian lengkapnya kepada produsen, distributor atau supplier yang sudah bekerja sama dengan penjual.

(-) Kekurangan menjadi seorang dropshipper yaitu tidak akan mengetahui kualitas produk yang dijual oleh seorang dropshipper.

(+) Kelebihan menjadi seorang dropshipper yaitu tidak ada minimal pembelian dan keuntungannya fleksibel dapat ditentukan dropshipper itu sendiri.

Jadi, kamu pilih mana? Menjadi seorang reseller atau dropshipper? Semoga artikel ini dapat menjadi pertimbangan bagi kamu yang akan memulai usaha yaaa!

Satu Toko Online

Nikmati kemudahan kelola toko online dan offlinemu melalui sakoo,
dan kembangkan bisnismu dibanyak merketplace hanya dengan satu platform.

Supported By :

Cara Mengatur Website Toko di Sakoo

Cara Mengatur Website Toko di Sakoo

Cara Mengatur Website Toko di Sakoo

Ditulis oleh Admin Sakoo

June 10, 2020

Website Toko

Website toko di Sakoo adalah fitur toko tambahan selain marketplace yang dapat dimanfaatkan oleh Seller untuk menjual produknya. Dalam menu website toko ini, Anda dapat mengatur beberapa menu seperti :

  • Pengaturan

Pengaturan ini berfungsi untuk mengatur beberapa informasi di katalog online Anda diantaranya seperti (Logo toko, Deskripsi toko, alamat toko dan tema dari Website toko Anda)

  • Artikel

Anda juga dapat menginput beberapa artikel mengenai produk Anda, testimoni dll. Dengan adanya fitur artikel ini dapat dimanfaatkan oleh seller untuk membangun reputasi toko Anda ke pelanggan.

  • Menu footer

Anda bisa mencantumkan link social media di menu footer agar pelanggan Anda bisa terus terhubung.

  • FAQ (Frequently Asked Question)

Anda bisa menginput beberapa pertanyaan untuk membantu user yang nantinya akan di tampilkan di menu FAQ di web Sakoo.

  • Banner

Anda dapat menambahkan banner dan mencantumkan internal link dan eksternal link.

  • Ulasan

Anda dapat melihat ulasan yang diberikan oleh pelanggan setelah membeli produk yang Anda jual.

  • Diskusi

Anda dapat membalas diskusi yg di input dari seller yang belum melakukan transaksi di toko online Anda.

  • Poin & reward

Anda dapat mengatur pemberian Poin & Reward bagi setiap pelanggan yang sudah melakukan transaksi di toko online Anda.

Satu Toko Online

Nikmati kemudahan kelola toko online dan offlinemu melalui sakoo,
dan kembangkan bisnismu dibanyak merketplace hanya dengan satu platform.

Supported By :

Cara Mengatur Website Toko di Sakoo

Ditulis oleh Admin Sakoo

June 10, 2020

Hi Seller! Menjadi seorang pembisnis yang sukses tentunya adalah impian semua orang. Akan tetapi tidak semua orang memiliki modal yang cukup untuk memulai bisnisnya. Oleh karena itu dalam bisnis online berbagai sitem pun diciptakan salah satunya yaitu menjadi Reseller & Dropshipper, taukah kamu bahwa kedua istilah ini memiliki arti dan keuntungan yang berbeda loh..
Untuk itu, yuk simak perbedaannya!

Reseller
Reseller dapat diartikan seseorang yang menjual kembali produk dari supplier secara langsung ke tangan konsumen.

(-) Kekurangan menjadi seorang reseller yaitu harus memiliki modal yang lumayan besar untuk membeli barang dari supplier yang akan dijual.

(+) Kelebihan menjadi seorang reseller yaitu bisa mendapatkan harga diskon dari supplier dan keuntungannya pun fleksibel dapat di tentukan oleh reseller itu sendiri.

 Dropshipper
Berbeda halnya dengan Reseller, Dropshipper adalah sebuah pemasaran online dimana penjual  tidak memiliki stock barang sedikitpun. Karena pada saat ada orderan, penjual dapat langsung mengirimkan rincian lengkapnya kepada produsen, distributor atau supplier yang sudah bekerja sama dengan penjual.

(-) Kekurangan menjadi seorang dropshipper yaitu tidak akan mengetahui kualitas produk yang dijual oleh seorang dropshipper.

(+) Kelebihan menjadi seorang dropshipper yaitu tidak ada minimal pembelian dan keuntungannya fleksibel dapat ditentukan dropshipper itu sendiri.

Jadi, kamu pilih mana? Menjadi seorang reseller atau dropshipper? Semoga artikel ini dapat menjadi pertimbangan bagi kamu yang akan memulai usaha yaaa!

Satu Toko Online

Nikmati kemudahan kelola toko online dan offlinemu melalui sakoo,
dan kembangkan bisnismu dibanyak merketplace hanya dengan satu platform.

Supported By :

Cara Mengatur Website Toko di Sakoo

Ditulis oleh Admin Sakoo

June 10, 2020

Hi Seller! Menjadi seorang pembisnis yang sukses tentunya adalah impian semua orang. Akan tetapi tidak semua orang memiliki modal yang cukup untuk memulai bisnisnya. Oleh karena itu dalam bisnis online berbagai sitem pun diciptakan salah satunya yaitu menjadi Reseller & Dropshipper, taukah kamu bahwa kedua istilah ini memiliki arti dan keuntungan yang berbeda loh..
Untuk itu, yuk simak perbedaannya!

Reseller
Reseller dapat diartikan seseorang yang menjual kembali produk dari supplier secara langsung ke tangan konsumen.

(-) Kekurangan menjadi seorang reseller yaitu harus memiliki modal yang lumayan besar untuk membeli barang dari supplier yang akan dijual.

(+) Kelebihan menjadi seorang reseller yaitu bisa mendapatkan harga diskon dari supplier dan keuntungannya pun fleksibel dapat di tentukan oleh reseller itu sendiri.

 Dropshipper
Berbeda halnya dengan Reseller, Dropshipper adalah sebuah pemasaran online dimana penjual  tidak memiliki stock barang sedikitpun. Karena pada saat ada orderan, penjual dapat langsung mengirimkan rincian lengkapnya kepada produsen, distributor atau supplier yang sudah bekerja sama dengan penjual.

(-) Kekurangan menjadi seorang dropshipper yaitu tidak akan mengetahui kualitas produk yang dijual oleh seorang dropshipper.

(+) Kelebihan menjadi seorang dropshipper yaitu tidak ada minimal pembelian dan keuntungannya fleksibel dapat ditentukan dropshipper itu sendiri.

Jadi, kamu pilih mana? Menjadi seorang reseller atau dropshipper? Semoga artikel ini dapat menjadi pertimbangan bagi kamu yang akan memulai usaha yaaa!

Satu Toko Online

Nikmati kemudahan kelola toko online dan offlinemu melalui sakoo,
dan kembangkan bisnismu dibanyak merketplace hanya dengan satu platform.

Supported By :

Tips UMKM Bertahan di Masa Corona

Tips UMKM Bertahan di Masa Corona

Tips UMKM Bertahan di Masa Corona

Ditulis oleh Admin Sakoo

May 18, 2020

Sejak adanya covid 19 di indonesia, hal ini sangat membawa dampak besar di berbagai sektor termasuk ekonomi. Sejak di terapkan PSBB di beberapa wilayah tertentu, perilaku masyarakat menjadi sangat wapada untuk tidak melakukan kegiatan apapun di luar rumah mulai dari bekerja, berjualan maupun membeli kebutuhan pokok di lakukan secara online. Lalu bagaimana cara UMKM bertahan ketika mereka hanya memiliki toko offline saja?

Ada banyak cara yang dapat di lakukan oleh para pelaku UMKM yaitu :

 

1. Lakukan inovasi dan fokus pada kebutuhan konsumen

Permintaan masker kain selama masa pandemi melonjak sangat tinggi membuat banyak para pelaku bisnis khususnya di bidang fashion banting setir menciptakan produk tersebut yang saat ini sangat di minati oleh masyarakat. Hal tersebut merupakan peluang yang dapat di manfaatkan oleh para pelaku bisnis lain nya untuk tetap dapat bertahan selama masa pandemi ini.

 

2. Optimalkan penggunaan media sosial

Untuk memperlancar proses bisnis yang sedang di jalani saat pandemi, di sarankan bagi para pemilik bisnis untuk dapat mengoptimalkan promosi di media sosial salah satunya anda dapat memanfaatkan endorsement gratis yang di tawarkan oleh beberapa kalangan artis seperti ashanty, aurel hermansyah dan masih banyak lagi, dengan memanfaatkan peluang tersebut akan sangat membantu bisnis anda untuk di kenal oleh banyak orang.

 

3. Buka Toko Online di banyak channel

Melihat perilaku pasar saat ini dimana masyarakat semakin menghindari tempat umum dan membeli kebutuhan secara online. Jika anda saat ini belum memiliki toko online, maka ini adalah waktu nya anda untuk mulai membuat toko online Anda. Sakoo adalah platform pengelolaan toko online yang sangat cocok di gunakan oleh para pemilik bisnis yang ingin membuka toko online di banyak marketplace yang terintegrasi. Sehingga Anda cukup menjalankan operasional toko online melalui 1 platform saja mulai dari Upload produk, update stok, mengelola pesanan sampai dengan dashboard monitoring dari seluruh channel penjualan.

 

Nah itu dia beberapa tips yang dapat Anda lakukan di masa pandemi seperti ini. Tetap semangat dan pantang menyerah, pastikan bisnis Anda tetap jalan dan mampu bertahan melalui semuanya.

Sebagai platform pengelolaan toko online, Sakoo turut berpartisipasi dalam mendukung proses go digital para UMKM di masa pandemi ini dengan menyediakan layanan GRATIS FULL AKSES 3 BULAN. Info selengkapnya di www.sakoo.id

Salam Sehat, Indonesia Kuat!

Satu Toko Online

Nikmati kemudahan kelola toko online dan offlinemu melalui sakoo,
dan kembangkan bisnismu dibanyak merketplace hanya dengan satu platform.

Supported By :

Tips UMKM Bertahan di Masa Corona

Ditulis oleh Admin Sakoo

May 18, 2020

Hi Seller! Menjadi seorang pembisnis yang sukses tentunya adalah impian semua orang. Akan tetapi tidak semua orang memiliki modal yang cukup untuk memulai bisnisnya. Oleh karena itu dalam bisnis online berbagai sitem pun diciptakan salah satunya yaitu menjadi Reseller & Dropshipper, taukah kamu bahwa kedua istilah ini memiliki arti dan keuntungan yang berbeda loh..
Untuk itu, yuk simak perbedaannya!

Reseller
Reseller dapat diartikan seseorang yang menjual kembali produk dari supplier secara langsung ke tangan konsumen.

(-) Kekurangan menjadi seorang reseller yaitu harus memiliki modal yang lumayan besar untuk membeli barang dari supplier yang akan dijual.

(+) Kelebihan menjadi seorang reseller yaitu bisa mendapatkan harga diskon dari supplier dan keuntungannya pun fleksibel dapat di tentukan oleh reseller itu sendiri.

 Dropshipper
Berbeda halnya dengan Reseller, Dropshipper adalah sebuah pemasaran online dimana penjual  tidak memiliki stock barang sedikitpun. Karena pada saat ada orderan, penjual dapat langsung mengirimkan rincian lengkapnya kepada produsen, distributor atau supplier yang sudah bekerja sama dengan penjual.

(-) Kekurangan menjadi seorang dropshipper yaitu tidak akan mengetahui kualitas produk yang dijual oleh seorang dropshipper.

(+) Kelebihan menjadi seorang dropshipper yaitu tidak ada minimal pembelian dan keuntungannya fleksibel dapat ditentukan dropshipper itu sendiri.

Jadi, kamu pilih mana? Menjadi seorang reseller atau dropshipper? Semoga artikel ini dapat menjadi pertimbangan bagi kamu yang akan memulai usaha yaaa!

Satu Toko Online

Nikmati kemudahan kelola toko online dan offlinemu melalui sakoo,
dan kembangkan bisnismu dibanyak merketplace hanya dengan satu platform.

Supported By :

Tips UMKM Bertahan di Masa Corona

Ditulis oleh Admin Sakoo

May 18, 2020

Hi Seller! Menjadi seorang pembisnis yang sukses tentunya adalah impian semua orang. Akan tetapi tidak semua orang memiliki modal yang cukup untuk memulai bisnisnya. Oleh karena itu dalam bisnis online berbagai sitem pun diciptakan salah satunya yaitu menjadi Reseller & Dropshipper, taukah kamu bahwa kedua istilah ini memiliki arti dan keuntungan yang berbeda loh..
Untuk itu, yuk simak perbedaannya!

Reseller
Reseller dapat diartikan seseorang yang menjual kembali produk dari supplier secara langsung ke tangan konsumen.

(-) Kekurangan menjadi seorang reseller yaitu harus memiliki modal yang lumayan besar untuk membeli barang dari supplier yang akan dijual.

(+) Kelebihan menjadi seorang reseller yaitu bisa mendapatkan harga diskon dari supplier dan keuntungannya pun fleksibel dapat di tentukan oleh reseller itu sendiri.

 Dropshipper
Berbeda halnya dengan Reseller, Dropshipper adalah sebuah pemasaran online dimana penjual  tidak memiliki stock barang sedikitpun. Karena pada saat ada orderan, penjual dapat langsung mengirimkan rincian lengkapnya kepada produsen, distributor atau supplier yang sudah bekerja sama dengan penjual.

(-) Kekurangan menjadi seorang dropshipper yaitu tidak akan mengetahui kualitas produk yang dijual oleh seorang dropshipper.

(+) Kelebihan menjadi seorang dropshipper yaitu tidak ada minimal pembelian dan keuntungannya fleksibel dapat ditentukan dropshipper itu sendiri.

Jadi, kamu pilih mana? Menjadi seorang reseller atau dropshipper? Semoga artikel ini dapat menjadi pertimbangan bagi kamu yang akan memulai usaha yaaa!

Satu Toko Online

Nikmati kemudahan kelola toko online dan offlinemu melalui sakoo,
dan kembangkan bisnismu dibanyak merketplace hanya dengan satu platform.

Supported By :

Kelola Banyak Toko Melalui 1 Platform

Kelola Banyak Toko Melalui 1 Platform

Kelola Banyak Toko Melalui 1 Platform

Ditulis oleh Admin Sakoo

March 31, 2020

Memiliki toko online tentunya perkembangan yang sangat tepat bagi kamu pelaku bisnis untuk dapat menjangkau pembeli dari mana saja dan kapan saja tanpa harus memikirkan biaya sewa tempat, belum lagi disaat waktu tutup toko. Kamu hanya perlu mengoperasikan toko onlinemu melalui laptop saja, terima pesanan masuk, lakukan packing dan kirim. Sangat mudah bukan? Tapi, seiring berjalannya waktu tentunya kamu ingin mengembangkan toko kamu layaknya toko offline yang buka cabang di beberapa kota tertentu, bukan?

Nah, kali ini Sakoo akan berbagi tips untuk kamu bagaimana cara mengelola beberapa toko online sekaligus, yuk kita bahas!

1. Lakukan Perencanaan Persediaan Barang

Membuat perencanaan persediaan barang adalah hal pertama yang harus di perhatikan. Persediaan terlalu banyak ataupun kurang dapat beresiko merugikan bisnis kamu. Untuk menghindari hal tersebut tentunya kamu harus melakukan perencanaan terkait persediaan barang terlebih dahulu.

Hal ini tentunya akan membantu kamu sebagai pemilik bisnis dalam memperkirakan berapa stok minimun yang seharusnya ada di gudang sebagai tolak ukur saat kamu akan menambahkan barang tersebut kembali.

2. Gunakan Teknologi

Dengan menggunakan teknologi yang sesuai kebutuhan kamu seperti Sakoo yang memiliki fitur toko online yang lengkap dengan fitur multi toko/cabang akan sangat membantu kamu dalam menjual produk yang sama namun dengan stok yang berbeda di masing-masing cabang, namun kamu dapat memudahkan pembeli untuk memudahkan pengiriman dari gudang terdekat dari lokasi pembeli. Jadi, kamu tidak perlu buat toko online permasing-masing cabang yang di kelola dengan sistem yang berbeda lagi ya, karena sakoo sudah dapat membantu kamu mengelola semua cabang toko online mu dengan 1 web saja!

3. Manajemen Staff

Bicara soal memiliki banyak toko/cabang tentunya kamu juga memerlukan staff untuk mendukung bisnis kamu dalam membantu operasional toko terutama untuk meningkatkan performa toko kamu. Lalu jika menggunakan Sakoo untuk pengelolaan berbagai cabang, apakah sakoo juga dapat menambahkan beberapa staff juga untuk bantu mengelola toko dan cabang tersebut? Jawabanya adalah tentu saja di Sakoo kamu tetap bisa menerapkan manajemen staff dengan tugas nya masing-masing, jadi 1 web bisa di operasionalkan juga oleh beberapa staff sesuai dengan tugas mereka yang sudah kamu tentukan.

Jadi itu adalah beberapa informasi yang harus kamu tau sebagai pemilik bisnis terutama bagi kamu yang sudah memiliki banyak cabang ataupun kamu yang sedang memiliki rencana untuk membuka cabang toko secara online yang simple!

Jangan lupa Klik button COBA GRATIS yang ada di pojok kanan atas ya.
Salam Sukses!

 

Satu Toko Online

Nikmati kemudahan kelola toko online dan offlinemu melalui sakoo,
dan kembangkan bisnismu dibanyak merketplace hanya dengan satu platform.

Supported By :

Kelola Banyak Toko Melalui 1 Platform

Ditulis oleh Admin Sakoo

March 31, 2020

Hi Seller! Menjadi seorang pembisnis yang sukses tentunya adalah impian semua orang. Akan tetapi tidak semua orang memiliki modal yang cukup untuk memulai bisnisnya. Oleh karena itu dalam bisnis online berbagai sitem pun diciptakan salah satunya yaitu menjadi Reseller & Dropshipper, taukah kamu bahwa kedua istilah ini memiliki arti dan keuntungan yang berbeda loh..
Untuk itu, yuk simak perbedaannya!

Reseller
Reseller dapat diartikan seseorang yang menjual kembali produk dari supplier secara langsung ke tangan konsumen.

(-) Kekurangan menjadi seorang reseller yaitu harus memiliki modal yang lumayan besar untuk membeli barang dari supplier yang akan dijual.

(+) Kelebihan menjadi seorang reseller yaitu bisa mendapatkan harga diskon dari supplier dan keuntungannya pun fleksibel dapat di tentukan oleh reseller itu sendiri.

 Dropshipper
Berbeda halnya dengan Reseller, Dropshipper adalah sebuah pemasaran online dimana penjual  tidak memiliki stock barang sedikitpun. Karena pada saat ada orderan, penjual dapat langsung mengirimkan rincian lengkapnya kepada produsen, distributor atau supplier yang sudah bekerja sama dengan penjual.

(-) Kekurangan menjadi seorang dropshipper yaitu tidak akan mengetahui kualitas produk yang dijual oleh seorang dropshipper.

(+) Kelebihan menjadi seorang dropshipper yaitu tidak ada minimal pembelian dan keuntungannya fleksibel dapat ditentukan dropshipper itu sendiri.

Jadi, kamu pilih mana? Menjadi seorang reseller atau dropshipper? Semoga artikel ini dapat menjadi pertimbangan bagi kamu yang akan memulai usaha yaaa!

Satu Toko Online

Nikmati kemudahan kelola toko online dan offlinemu melalui sakoo,
dan kembangkan bisnismu dibanyak merketplace hanya dengan satu platform.

Supported By :

Kelola Banyak Toko Melalui 1 Platform

Ditulis oleh Admin Sakoo

March 31, 2020

Hi Seller! Menjadi seorang pembisnis yang sukses tentunya adalah impian semua orang. Akan tetapi tidak semua orang memiliki modal yang cukup untuk memulai bisnisnya. Oleh karena itu dalam bisnis online berbagai sitem pun diciptakan salah satunya yaitu menjadi Reseller & Dropshipper, taukah kamu bahwa kedua istilah ini memiliki arti dan keuntungan yang berbeda loh..
Untuk itu, yuk simak perbedaannya!

Reseller
Reseller dapat diartikan seseorang yang menjual kembali produk dari supplier secara langsung ke tangan konsumen.

(-) Kekurangan menjadi seorang reseller yaitu harus memiliki modal yang lumayan besar untuk membeli barang dari supplier yang akan dijual.

(+) Kelebihan menjadi seorang reseller yaitu bisa mendapatkan harga diskon dari supplier dan keuntungannya pun fleksibel dapat di tentukan oleh reseller itu sendiri.

 Dropshipper
Berbeda halnya dengan Reseller, Dropshipper adalah sebuah pemasaran online dimana penjual  tidak memiliki stock barang sedikitpun. Karena pada saat ada orderan, penjual dapat langsung mengirimkan rincian lengkapnya kepada produsen, distributor atau supplier yang sudah bekerja sama dengan penjual.

(-) Kekurangan menjadi seorang dropshipper yaitu tidak akan mengetahui kualitas produk yang dijual oleh seorang dropshipper.

(+) Kelebihan menjadi seorang dropshipper yaitu tidak ada minimal pembelian dan keuntungannya fleksibel dapat ditentukan dropshipper itu sendiri.

Jadi, kamu pilih mana? Menjadi seorang reseller atau dropshipper? Semoga artikel ini dapat menjadi pertimbangan bagi kamu yang akan memulai usaha yaaa!

Satu Toko Online

Nikmati kemudahan kelola toko online dan offlinemu melalui sakoo,
dan kembangkan bisnismu dibanyak merketplace hanya dengan satu platform.

Supported By :

Inilah Keuntungan Yang Kamu Dapatkan Jika Berbisnis Online

Inilah Keuntungan Yang Kamu Dapatkan Jika Berbisnis Online

Inilah Keuntungan Yang Kamu Dapatkan Jika Berbisnis Online

Ditulis oleh Admin Sakoo

March 18, 2020

Hi Seller! Karena canggihnya teknologi saat ini membuat banyak sekali pelaku bisnis yang merambah ke dunia bisnis online. Peluang bisnis online pun lebih mudah dibandingkan berbisnis offline, karena terbilang cukup mudah dan memiliki banyak keuntungan. Memangnya apa saja ya keuntungan dari berbisnis online? mari kita lihat beberapa keuntungannya dibawah ini:

1. Tidak memerlukan modal yang besar

Dengan berbisnis online kamu tidak perlu khawatir dengan seberapa banyak modal yang harus dikeluarkan. Kamu hanya memerlukan komputer dan hp dengan jaringan internet, yang bisa kamu lakukan di rumah tanpa perlu memikirkan biaya sewa toko ataupun ruko. Jadi kamu tidak perlu mengeluarkan modal yang besar.

2. Mudah memasarkan produk secara online

Ketika berbisnis online kamu tidak perlu repot mempersiapkan alat promosi yang ribet dan memakan uang banyak. Kamu hanya perlu media sosial dan marketplace untuk memasarkan produkmu. Misalnya saja kamu bisa memanfaatkan media sosial instagram yang bisa kamu manfaatkan untuk foto katalog produk kamu dengan foto-foto yang dapat menarik pelanggan, ataupun dengan marketplace kamu bisa memanfaatkan fitur promosi di berbagai marketplace.

3. Dapat dilakukan dimana saja dan kapan saja

Jika berbisnis offline mengharuskan kamu untuk berbisnis di satu tempat saja dan di waktu yang sudah di tetapkan. Jika dengan berbisnis online kamu bisa menjalankannya dimanapun yang kamu mau dan tidak ada batasan waktu yang dapat mengekang waktumu. Kamu bisa mengupload foto produkmu dimana saja dan kamu bisa berlibur ketika orang-orang sedang bekerja.

Bagaimana? Semua keuntungan ini bisa kamu dapatkan dengan berbisnis online. Jadi inilah saatnya kamu berbisnis online.

Satu Toko Online

Nikmati kemudahan kelola toko online dan offlinemu melalui sakoo,
dan kembangkan bisnismu dibanyak merketplace hanya dengan satu platform.

Supported By :

Inilah Keuntungan Yang Kamu Dapatkan Jika Berbisnis Online

Ditulis oleh Admin Sakoo

March 18, 2020

Hi Seller! Menjadi seorang pembisnis yang sukses tentunya adalah impian semua orang. Akan tetapi tidak semua orang memiliki modal yang cukup untuk memulai bisnisnya. Oleh karena itu dalam bisnis online berbagai sitem pun diciptakan salah satunya yaitu menjadi Reseller & Dropshipper, taukah kamu bahwa kedua istilah ini memiliki arti dan keuntungan yang berbeda loh..
Untuk itu, yuk simak perbedaannya!

Reseller
Reseller dapat diartikan seseorang yang menjual kembali produk dari supplier secara langsung ke tangan konsumen.

(-) Kekurangan menjadi seorang reseller yaitu harus memiliki modal yang lumayan besar untuk membeli barang dari supplier yang akan dijual.

(+) Kelebihan menjadi seorang reseller yaitu bisa mendapatkan harga diskon dari supplier dan keuntungannya pun fleksibel dapat di tentukan oleh reseller itu sendiri.

 Dropshipper
Berbeda halnya dengan Reseller, Dropshipper adalah sebuah pemasaran online dimana penjual  tidak memiliki stock barang sedikitpun. Karena pada saat ada orderan, penjual dapat langsung mengirimkan rincian lengkapnya kepada produsen, distributor atau supplier yang sudah bekerja sama dengan penjual.

(-) Kekurangan menjadi seorang dropshipper yaitu tidak akan mengetahui kualitas produk yang dijual oleh seorang dropshipper.

(+) Kelebihan menjadi seorang dropshipper yaitu tidak ada minimal pembelian dan keuntungannya fleksibel dapat ditentukan dropshipper itu sendiri.

Jadi, kamu pilih mana? Menjadi seorang reseller atau dropshipper? Semoga artikel ini dapat menjadi pertimbangan bagi kamu yang akan memulai usaha yaaa!

Satu Toko Online

Nikmati kemudahan kelola toko online dan offlinemu melalui sakoo,
dan kembangkan bisnismu dibanyak merketplace hanya dengan satu platform.

Supported By :

Inilah Keuntungan Yang Kamu Dapatkan Jika Berbisnis Online

Ditulis oleh Admin Sakoo

March 18, 2020

Hi Seller! Menjadi seorang pembisnis yang sukses tentunya adalah impian semua orang. Akan tetapi tidak semua orang memiliki modal yang cukup untuk memulai bisnisnya. Oleh karena itu dalam bisnis online berbagai sitem pun diciptakan salah satunya yaitu menjadi Reseller & Dropshipper, taukah kamu bahwa kedua istilah ini memiliki arti dan keuntungan yang berbeda loh..
Untuk itu, yuk simak perbedaannya!

Reseller
Reseller dapat diartikan seseorang yang menjual kembali produk dari supplier secara langsung ke tangan konsumen.

(-) Kekurangan menjadi seorang reseller yaitu harus memiliki modal yang lumayan besar untuk membeli barang dari supplier yang akan dijual.

(+) Kelebihan menjadi seorang reseller yaitu bisa mendapatkan harga diskon dari supplier dan keuntungannya pun fleksibel dapat di tentukan oleh reseller itu sendiri.

 Dropshipper
Berbeda halnya dengan Reseller, Dropshipper adalah sebuah pemasaran online dimana penjual  tidak memiliki stock barang sedikitpun. Karena pada saat ada orderan, penjual dapat langsung mengirimkan rincian lengkapnya kepada produsen, distributor atau supplier yang sudah bekerja sama dengan penjual.

(-) Kekurangan menjadi seorang dropshipper yaitu tidak akan mengetahui kualitas produk yang dijual oleh seorang dropshipper.

(+) Kelebihan menjadi seorang dropshipper yaitu tidak ada minimal pembelian dan keuntungannya fleksibel dapat ditentukan dropshipper itu sendiri.

Jadi, kamu pilih mana? Menjadi seorang reseller atau dropshipper? Semoga artikel ini dapat menjadi pertimbangan bagi kamu yang akan memulai usaha yaaa!

Satu Toko Online

Nikmati kemudahan kelola toko online dan offlinemu melalui sakoo,
dan kembangkan bisnismu dibanyak merketplace hanya dengan satu platform.

Supported By :

5 Alasan Kenapa Bisnis Mu Harus Online

5 Alasan Kenapa Bisnis Mu Harus Online

5 Alasan Kenapa Bisnis Mu Harus Online

Ditulis oleh Admin Sakoo

January 6, 2020

Di era digital seperti sekarang ini, perkembangan teknologi menjadi suatu perubahan bagi kehidupan masyarakat. Khususnya pada dunia bisnis yang kini sudah berkembang sangat dinamis dan keadaan saat ini pelaku bisnis pun di tuntut untuk dapat mengikuti perubahan yang terjadi. Jika kamu tidak mengikuti perubahan yang ada maka kamu akan tertinggal jauh.
Lalu, alasan apa saja sih yang perlu kamu ketahui kenapa bisnis mu harus dijalankan secara online kalau offline pun yuk kita bahas!

1. Banyaknya pengguna Internet

Menurut berita yang di terbitkan oleh kompas.com bahwa menurut sekjen APJII Henri Kasyfi, dari total populasi sebanyak 264 juta jiwa penduduk Indonesia, ada sebanyak 171,17 juta jiwa atau sekitar 64,8 persen yang sudah terhubung ke internet. Angka ini meningkat dari tahun 2017 saat angka penetrasi internet di Indonesia tercatat sebanyak 54,86 persen. “Dari tahun ke tahun angka kita terus naik,” Dengan demikian hal ini akan menjadi peluang bagi kalian yang ingin memulai dan mengembangkan bisnis dalam ranah online.

2. Tidak memerlukan modal yang banyak

Ingin memulai usaha tapi bingung karena tidak memiliki modal yang cukup? tenang saja dengan kamu menjalankan bisnis online, kamu tidak memerlukan banyak biaya yang harus kamu keluarkan, tidak perlu lagi memikirkan biaya sewa toko/ruko pertahun. Kamu hanya cukup memanfaatkan banyaknya channel penjualan marketplace seperti Shopee, Lazada, Bukalapak, Tokopedia dan masih banyak lagi. Pada beberapa marketplace tersebut kamu bisa menjual barang – barang beragam mulai dari aksesoris, fashion, tas, sepatu dan puluhan kategori lainnya dan semuanya dapat di mulai secara gratis. Sangat memudahkan bukan?

3. Jangkauan pasar yang luas

Memiliki bisnis online tetunya kamu berkesempatan untuk dapat menjangkau pasar yang jauh lebih luas daripada kamu menjalankan bisnis offline yang berada di suatu tempat saja. Jika pada toko offline kamu harus mulai buka toko dari pagi s/d sore hari, maka berbeda dengan bisnis online karena tidak ada batasan waktu dengan demikian kamu dapat buka toko dalam waktu 24 jam. Dengan demikian hal tersebut akan mempermudah pembeli yang ingin bertransaksi di toko kamu kapan pun tanpa mengenal waktu atau mungkin hari libur. Wahhh bisa di bandingkan dong pastinya untuk omzet yang akan kamu dapatkan ketika kamu memiliki banyak toko online.

4. Bisnis terlihat Profesional

Dengan memiliki toko online, bisnis kamu akan terlihat lebih profesional selain itu kamu dapat memaksimalkan dalam membuat konten terkait kategori bisnis yang kamu jalani dan mengumpulkan testimoni dari para konsumen guna membangun kepercayaan pelanggan dan meningkatkan jumlah pengunjung toko online mu. Mau mulai tapi bingung mulai dari mana? Kunjungi www.sakoo.id sekarang juga dan buat sendiri toko online mu sendiri tanpa ngoding dan semudah bikin email lho.

5. Bisa Kelola Reseller melalui platform digital

Sistem reseller saat ini sangat banyak di jalani oleh para pelaku bisnis online mulai dari pemula sampai ke pelaku besar tentunya. Tidak dapat di pungkiri bahwa sistem reseller ini dapat dibilang cukup efektif dalam membantu untuk memasarkan produk kamu lebih luas lagi lho, dengan banyaknya marketplace yang ada saat ini. Jika para reseller mu sudah bantu untuk menjual produkmu di berbagai kanal penjualan online, lalu bagaimana cara kamu mengelola Reseller kamu? Mulai sekarang kamu tidak perlu khawatir lagi tentang bagaimana cara mengelola orderan reseller kamu, karena sakoo.id dapat membantu kamu dalam pengelolaan reseller melalui 1 platform sehingga dapat membuat bisnis mu lebih
efektif dan efisien. Yuk coba gratis sekarang di https://sakoo.id

Jadi, itu adalah beberapa benefit yang akan kamu dapatkan dalam menjalankan bisnis online dan tentunya masih banyak lagi dong. Lalu tunggu apa lagi? Yuk mulai tingkatkan penjualan mu lewat channel penjualan online sekarang juga dengan memanfaatkan platform gratis yang ada.
Semoga artikel tersebut bisa membantu kamu untuk memulai bisnis mu dari offline menjadi online ya!

Satu Toko Online

Nikmati kemudahan kelola toko online dan offlinemu melalui sakoo,
dan kembangkan bisnismu dibanyak merketplace hanya dengan satu platform.

Supported By :

5 Alasan Kenapa Bisnis Mu Harus Online

Ditulis oleh Admin Sakoo

January 6, 2020

Hi Seller! Menjadi seorang pembisnis yang sukses tentunya adalah impian semua orang. Akan tetapi tidak semua orang memiliki modal yang cukup untuk memulai bisnisnya. Oleh karena itu dalam bisnis online berbagai sitem pun diciptakan salah satunya yaitu menjadi Reseller & Dropshipper, taukah kamu bahwa kedua istilah ini memiliki arti dan keuntungan yang berbeda loh..
Untuk itu, yuk simak perbedaannya!

Reseller
Reseller dapat diartikan seseorang yang menjual kembali produk dari supplier secara langsung ke tangan konsumen.

(-) Kekurangan menjadi seorang reseller yaitu harus memiliki modal yang lumayan besar untuk membeli barang dari supplier yang akan dijual.

(+) Kelebihan menjadi seorang reseller yaitu bisa mendapatkan harga diskon dari supplier dan keuntungannya pun fleksibel dapat di tentukan oleh reseller itu sendiri.

 Dropshipper
Berbeda halnya dengan Reseller, Dropshipper adalah sebuah pemasaran online dimana penjual  tidak memiliki stock barang sedikitpun. Karena pada saat ada orderan, penjual dapat langsung mengirimkan rincian lengkapnya kepada produsen, distributor atau supplier yang sudah bekerja sama dengan penjual.

(-) Kekurangan menjadi seorang dropshipper yaitu tidak akan mengetahui kualitas produk yang dijual oleh seorang dropshipper.

(+) Kelebihan menjadi seorang dropshipper yaitu tidak ada minimal pembelian dan keuntungannya fleksibel dapat ditentukan dropshipper itu sendiri.

Jadi, kamu pilih mana? Menjadi seorang reseller atau dropshipper? Semoga artikel ini dapat menjadi pertimbangan bagi kamu yang akan memulai usaha yaaa!

Satu Toko Online

Nikmati kemudahan kelola toko online dan offlinemu melalui sakoo,
dan kembangkan bisnismu dibanyak merketplace hanya dengan satu platform.

Supported By :

5 Alasan Kenapa Bisnis Mu Harus Online

Ditulis oleh Admin Sakoo

January 6, 2020

Hi Seller! Menjadi seorang pembisnis yang sukses tentunya adalah impian semua orang. Akan tetapi tidak semua orang memiliki modal yang cukup untuk memulai bisnisnya. Oleh karena itu dalam bisnis online berbagai sitem pun diciptakan salah satunya yaitu menjadi Reseller & Dropshipper, taukah kamu bahwa kedua istilah ini memiliki arti dan keuntungan yang berbeda loh..
Untuk itu, yuk simak perbedaannya!

Reseller
Reseller dapat diartikan seseorang yang menjual kembali produk dari supplier secara langsung ke tangan konsumen.

(-) Kekurangan menjadi seorang reseller yaitu harus memiliki modal yang lumayan besar untuk membeli barang dari supplier yang akan dijual.

(+) Kelebihan menjadi seorang reseller yaitu bisa mendapatkan harga diskon dari supplier dan keuntungannya pun fleksibel dapat di tentukan oleh reseller itu sendiri.

 Dropshipper
Berbeda halnya dengan Reseller, Dropshipper adalah sebuah pemasaran online dimana penjual  tidak memiliki stock barang sedikitpun. Karena pada saat ada orderan, penjual dapat langsung mengirimkan rincian lengkapnya kepada produsen, distributor atau supplier yang sudah bekerja sama dengan penjual.

(-) Kekurangan menjadi seorang dropshipper yaitu tidak akan mengetahui kualitas produk yang dijual oleh seorang dropshipper.

(+) Kelebihan menjadi seorang dropshipper yaitu tidak ada minimal pembelian dan keuntungannya fleksibel dapat ditentukan dropshipper itu sendiri.

Jadi, kamu pilih mana? Menjadi seorang reseller atau dropshipper? Semoga artikel ini dapat menjadi pertimbangan bagi kamu yang akan memulai usaha yaaa!

Satu Toko Online

Nikmati kemudahan kelola toko online dan offlinemu melalui sakoo,
dan kembangkan bisnismu dibanyak merketplace hanya dengan satu platform.

Supported By :