fbpx
Strategi Bisnis Kuliner Bertahan Di Bulan Ramadhan Saat Pandemi

Strategi Bisnis Kuliner Bertahan Di Bulan Ramadhan Saat Pandemi

Strategi Bisnis Kuliner Bertahan Di Bulan Ramadhan Saat Pandemi

Ditulis oleh Admin Sakoo

April 13, 2021

Kehadiran Bulan Ramadhan menghadirkan berbagai macam tradisi bagi masyarakat di Indonesia. Berbagai macam makanan khas Bulan Ramadhan mulai tersedia di toko-toko, mulai dari kolak, kurma, candil, dan makanan pelengkap lain yang terasa spesial menemani selama satu bulan penuh. Pada masa pandemi covid 19, tidak sedikit bisnis kuliner yang terdampak sehingga mengalami penurunan penjualan karena adanya pola perilaku masyarakat yang mengalami perubahan. Dari mulai pola konsumsi hingga pola berbelanja masyarakat mengalami perubahan yang signifikan, dimana saat ini tentunya lebih banyak transaksi jual beli yang dilakukan secara online dengan mengedepankan sanitasi dan kebersihan khususnya pada produk konsumsi. 

Berikut Minkoo jabarkan terkait strategi untuk bisnis kuliner yang perlu dipertimbangkan:

  • Ketahui waktu efektif dalam berjualan

Karena mayoritas masyarakat akan menunaikan ibadah puasa, maka kamu perlu atur strategi untuk jadwal penjualan produk kuliner kamu dengan menyesuaikan perilaku konsumen ya, Sobat Sakoo agar nantinya kamu bisa mengelola penjualan kamu secara efektif. Kamu perlu menyesuaikan jadwal penjualan dengan tingkat traffic atau keramaian pada bulan Ramadhan, contohnya seperti kamu bisa berjualan pada jam-jam sahur, kemudian kamu bisa melanjutkan aktivitas jualan kamu pada jam-jam menjelang berbuka puasa seperti jam 3 sore hingga setelah buka puasa. 

  • Sediakan menu bundling atau paket hemat

Dengan menyediakan promosi menu bundling atau paket hemat, hal tersebut akan meningkatkan daya tarik produk kamu lho! Pelanggan juga akan cenderung berbelanja lebih banyak dari toko kamu serta akan mempermudah pelanggan karena tidak perlu lagi melakukan pembelian pada produk yang terpisah. Kamu bisa mencoba untuk mengadakan berbagai menu bundling atau paket hemat yang menarik seperti paket hemat berbuka, menu bundling sahur, dan lain sebagainya. 

  • Perluas kesadaran akan merkmu dan tingkatkan engagement kepada pelanggan

Dalam kondisi seperti ini, pemasaran merupakan hal yang krusial dalam membantu kamu bertahan di tengah pandemi lho. Dengan mengikuti tren dan memenuhi perubahan pola berbelanja masyarakat, kamu bisa perluas kesadaran akan merk mu melalui mulai beralih untuk membuat toko online baik website, marketplace, maupun toko di sosial media kamu. Selain itu, kamu juga bisa memastikan kebersihan pengelolaan bisnis kuliner kamu, maka tentunya nanti akan berdampak pada meningkatnya kepercayaan pelanggan kamu dan penjualan kamu juga akan maksimal. Agar pelanggan kamu tetap loyal membeli produk kamu, pastikan juga agar kamu tetap menjaga komunikasi yang baik dengan pelanggan kamu ya, Sobat Sakoo. 

Kamu bisa kelola semua toko online kamu, mulai dari upload produk, update transaksi, kelola data pelanggan kamu untuk melakukan promosi melalui WA dan SMS Broadcast, hingga pengadaan kurir pribadi dengan sistem Cash on Delivery (COD) lho! Coba sekarang di www.sakoo.id agar kamu bisa maksimal dalam mengelola toko kamu.

Satu Toko Online

Nikmati kemudahan kelola toko online dan offlinemu melalui sakoo,
dan kembangkan bisnismu dibanyak merketplace hanya dengan satu platform.

Supported By :

Strategi Bisnis Kuliner Bertahan Di Bulan Ramadhan Saat Pandemi

Ditulis oleh Admin Sakoo

April 13, 2021

Kehadiran Bulan Ramadhan menghadirkan berbagai macam tradisi bagi masyarakat di Indonesia. Berbagai macam makanan khas Bulan Ramadhan mulai tersedia di toko-toko, mulai dari kolak, kurma, candil, dan makanan pelengkap lain yang terasa spesial menemani selama satu bulan penuh. Pada masa pandemi covid 19, tidak sedikit bisnis kuliner yang terdampak sehingga mengalami penurunan penjualan karena adanya pola perilaku masyarakat yang mengalami perubahan. Dari mulai pola konsumsi hingga pola berbelanja masyarakat mengalami perubahan yang signifikan, dimana saat ini tentunya lebih banyak transaksi jual beli yang dilakukan secara online dengan mengedepankan sanitasi dan kebersihan khususnya pada produk konsumsi. 

Berikut Minkoo jabarkan terkait strategi untuk bisnis kuliner yang perlu dipertimbangkan:

  • Ketahui waktu efektif dalam berjualan

Karena mayoritas masyarakat akan menunaikan ibadah puasa, maka kamu perlu atur strategi untuk jadwal penjualan produk kuliner kamu dengan menyesuaikan perilaku konsumen ya, Sobat Sakoo agar nantinya kamu bisa mengelola penjualan kamu secara efektif. Kamu perlu menyesuaikan jadwal penjualan dengan tingkat traffic atau keramaian pada bulan Ramadhan, contohnya seperti kamu bisa berjualan pada jam-jam sahur, kemudian kamu bisa melanjutkan aktivitas jualan kamu pada jam-jam menjelang berbuka puasa seperti jam 3 sore hingga setelah buka puasa. 

  • Sediakan menu bundling atau paket hemat

Dengan menyediakan promosi menu bundling atau paket hemat, hal tersebut akan meningkatkan daya tarik produk kamu lho! Pelanggan juga akan cenderung berbelanja lebih banyak dari toko kamu serta akan mempermudah pelanggan karena tidak perlu lagi melakukan pembelian pada produk yang terpisah. Kamu bisa mencoba untuk mengadakan berbagai menu bundling atau paket hemat yang menarik seperti paket hemat berbuka, menu bundling sahur, dan lain sebagainya. 

  • Perluas kesadaran akan merkmu dan tingkatkan engagement kepada pelanggan

Dalam kondisi seperti ini, pemasaran merupakan hal yang krusial dalam membantu kamu bertahan di tengah pandemi lho. Dengan mengikuti tren dan memenuhi perubahan pola berbelanja masyarakat, kamu bisa perluas kesadaran akan merk mu melalui mulai beralih untuk membuat toko online baik website, marketplace, maupun toko di sosial media kamu. Selain itu, kamu juga bisa memastikan kebersihan pengelolaan bisnis kuliner kamu, maka tentunya nanti akan berdampak pada meningkatnya kepercayaan pelanggan kamu dan penjualan kamu juga akan maksimal. Agar pelanggan kamu tetap loyal membeli produk kamu, pastikan juga agar kamu tetap menjaga komunikasi yang baik dengan pelanggan kamu ya, Sobat Sakoo. 

Kamu bisa kelola semua toko online kamu, mulai dari upload produk, update transaksi, kelola data pelanggan kamu untuk melakukan promosi melalui WA dan SMS Broadcast, hingga pengadaan kurir pribadi dengan sistem Cash on Delivery (COD) lho! Coba sekarang di www.sakoo.id agar kamu bisa maksimal dalam mengelola toko kamu.

Satu Toko Online

Nikmati kemudahan kelola toko online dan offlinemu melalui sakoo,
dan kembangkan bisnismu dibanyak merketplace hanya dengan satu platform.

Supported By :

Strategi Bisnis Kuliner Bertahan Di Bulan Ramadhan Saat Pandemi

Ditulis oleh Admin Sakoo

April 13, 2021

Kehadiran Bulan Ramadhan menghadirkan berbagai macam tradisi bagi masyarakat di Indonesia. Berbagai macam makanan khas Bulan Ramadhan mulai tersedia di toko-toko, mulai dari kolak, kurma, candil, dan makanan pelengkap lain yang terasa spesial menemani selama satu bulan penuh. Pada masa pandemi covid 19, tidak sedikit bisnis kuliner yang terdampak sehingga mengalami penurunan penjualan karena adanya pola perilaku masyarakat yang mengalami perubahan. Dari mulai pola konsumsi hingga pola berbelanja masyarakat mengalami perubahan yang signifikan, dimana saat ini tentunya lebih banyak transaksi jual beli yang dilakukan secara online dengan mengedepankan sanitasi dan kebersihan khususnya pada produk konsumsi. 

 

Berikut Minkoo jabarkan terkait strategi untuk bisnis kuliner yang perlu dipertimbangkan:

  • Ketahui waktu efektif dalam berjualan

Karena mayoritas masyarakat akan menunaikan ibadah puasa, maka kamu perlu atur strategi untuk jadwal penjualan produk kuliner kamu dengan menyesuaikan perilaku konsumen ya, Sobat Sakoo agar nantinya kamu bisa mengelola penjualan kamu secara efektif. Kamu perlu menyesuaikan jadwal penjualan dengan tingkat traffic atau keramaian pada bulan Ramadhan, contohnya seperti kamu bisa berjualan pada jam-jam sahur, kemudian kamu bisa melanjutkan aktivitas jualan kamu pada jam-jam menjelang berbuka puasa seperti jam 3 sore hingga setelah buka puasa. 

  • Sediakan menu bundling atau paket hemat

Dengan menyediakan promosi menu bundling atau paket hemat, hal tersebut akan meningkatkan daya tarik produk kamu lho! Pelanggan juga akan cenderung berbelanja lebih banyak dari toko kamu serta akan mempermudah pelanggan karena tidak perlu lagi melakukan pembelian pada produk yang terpisah. Kamu bisa mencoba untuk mengadakan berbagai menu bundling atau paket hemat yang menarik seperti paket hemat berbuka, menu bundling sahur, dan lain sebagainya. 

 

  • Perluas kesadaran akan merkmu dan tingkatkan engagement kepada pelanggan

Dalam kondisi seperti ini, pemasaran merupakan hal yang krusial dalam membantu kamu bertahan di tengah pandemi lho. Dengan mengikuti tren dan memenuhi perubahan pola berbelanja masyarakat, kamu bisa perluas kesadaran akan merk mu melalui mulai beralih untuk membuat toko online baik website, marketplace, maupun toko di sosial media kamu. Selain itu, kamu juga bisa memastikan kebersihan pengelolaan bisnis kuliner kamu, maka tentunya nanti akan berdampak pada meningkatnya kepercayaan pelanggan kamu dan penjualan kamu juga akan maksimal. Agar pelanggan kamu tetap loyal membeli produk kamu, pastikan juga agar kamu tetap menjaga komunikasi yang baik dengan pelanggan kamu ya, Sobat Sakoo. 

Kamu bisa kelola semua toko online kamu, mulai dari upload produk, update transaksi, kelola data pelanggan kamu untuk melakukan promosi melalui WA dan SMS Broadcast, hingga pengadaan kurir pribadi dengan sistem Cash on Delivery (COD) lho! Coba sekarang di www.sakoo.id agar kamu bisa maksimal dalam mengelola toko kamu.

Satu Toko Online

Nikmati kemudahan kelola toko online dan offlinemu melalui sakoo,
dan kembangkan bisnismu dibanyak merketplace hanya dengan satu platform.

Supported By :

Strategi untuk Penetapan Harga Jual

Strategi untuk Penetapan Harga Jual

Strategi untuk Penetapan Harga Jual

Ditulis oleh Admin Sakoo

April 9, 2021

Halo Sobat Sakoo! Kamu sudah tahu belum kalau harga jual merupakan komponen penting yang menunjang sebuah bisnis. Hal ini dikarenakan harga dapat memperlihatkan bagaimana cara mu memposisikan sebuah produk. Tentunya kamu sebagai penjual harus memerhatikan penetapan harga jual produkmu sehingga nantinya dapat tepat memasarkan produkmu sesuai dengan kebutuhan dan keinginan dari pelangganmu serta mendapatkan keuntungan maksimal. Jika kamu salah menentukan harga, maka nantinya akan berdampak pula pada tidak efektifnya penjualan produkmu.

Disini, Minkoo akan memberikan penjelasan lebih lanjut mengenai strategi yang dapat kamu terapkan untuk menentukan harga jual suatu produk. 

Pada dasarnya, sebelum kamu menentukan harga jual produkmu, kamu bisa memilih strategi berikut untuk dipertimbangkan :

  1. Penetapan harga yang berorientasi pada biaya

Kamu bisa menentukan harga jual produkmu dengan melihat biaya yang kamu keluarkan untuk sebuah produk. Biaya ini bisa mencakup biaya pengemasan produk, pembuatan produk/produksi, serta pemasaran produk. Kamu bisa menghitungnya dengan cara menjumlahkan semua biaya yang kamu keluarkan dengan jumlah keuntungan yang kamu kehendaki. Atau jika kamu tidak memproduksi produkmu sendiri, kamu bisa menambahkan harga beli produk dengan jumlah keuntungan yang ingin kamu raih. Sehingga nantinya harga jual yang kamu tetapkan akan menguntungkan bisnismu dan menutupi semua biaya yang kamu keluarkan. 

  1. Penetapan harga yang berorientasi pada persaingan

Kamu bisa menentukan harga jual produkmu dengan melihat harga jual para kompetitor mu di industri yang serupa. Kamu bisa memilih apakah harga jual yang kamu terapkan akan lebih rendah dibanding kompetitor, memiliki harga yang sama dengan kompetitor, atau bahkan lebih tinggi dibandingkan kompetitor bisnismu. Jika kamu menerapkan harga jual yang lebih rendah dibandingkan dengan kompetitor, kamu bisa menarik konsumen untuk membeli produk lebih banyak. Disisi lain, jika kamu menerapkan harga yang lebih tinggi dibandingkan dengan kompetitor, pastikan kamu memiliki nilai tambah yang membedakan produkmu dengan kompetitor ya Sobat Sakoo, agar nantinya kamu bisa memperoleh keuntungan yang maksimal. 

  1. Penetapan harga yang berorientasi pada permintaan pelanggan

Harga jual bisa kamu terapkan dengan mempertimbangkan permintaan dan keinginan konsumen serta keadaan pasar. Dalam hal ini, kamu bisa menyesuaikan harga jualmu dengan perubahan kondisi yang terjadi di pasar. Seperti contohnya ketika ada permintaan yang tinggi akan produkmu, kamu bisa menetapkan harga jual lebih tinggi dan ketika permintaan akan produkmu sedang lemah atau menurun, kamu bisa menjualnya dengan harga yang relatif lebih rendah. Hal ini bertujuan agar kamu bisa memaksimalkan keuntungan dari produk yang kamu jual. 

Berikut adalah 3 macam strategi yang bisa kamu terapkan dalam menentukan harga jual produkmu. Apapun strategi yang kamu pilih, tentunya kamu harus mempertimbangkannya sesuai dengan kebutuhanmu dan produk yang kamu jual. Setelah mengetahui informasi ini, semoga kamu bisa menentukan harga jual produkmu dengan tepat ya Sobat Sakoo. 

Satu Toko Online

Nikmati kemudahan kelola toko online dan offlinemu melalui sakoo,
dan kembangkan bisnismu dibanyak merketplace hanya dengan satu platform.

Supported By :

Strategi untuk Penetapan Harga Jual

Ditulis oleh Admin Sakoo

April 9, 2021

Halo Sobat Sakoo! Kamu sudah tahu belum kalau harga jual merupakan komponen penting yang menunjang sebuah bisnis. Hal ini dikarenakan harga dapat memperlihatkan bagaimana cara mu memposisikan sebuah produk. Tentunya kamu sebagai penjual harus memerhatikan penetapan harga jual produkmu sehingga nantinya dapat tepat memasarkan produkmu sesuai dengan kebutuhan dan keinginan dari pelangganmu serta mendapatkan keuntungan maksimal. Jika kamu salah menentukan harga, maka nantinya akan berdampak pula pada tidak efektifnya penjualan produkmu.

Disini, Minkoo akan memberikan penjelasan lebih lanjut mengenai strategi yang dapat kamu terapkan untuk menentukan harga jual suatu produk. 

Pada dasarnya, sebelum kamu menentukan harga jual produkmu, kamu bisa memilih strategi berikut untuk dipertimbangkan :

  1. Penetapan harga yang berorientasi pada biaya

Kamu bisa menentukan harga jual produkmu dengan melihat biaya yang kamu keluarkan untuk sebuah produk. Biaya ini bisa mencakup biaya pengemasan produk, pembuatan produk/produksi, serta pemasaran produk. Kamu bisa menghitungnya dengan cara menjumlahkan semua biaya yang kamu keluarkan dengan jumlah keuntungan yang kamu kehendaki. Atau jika kamu tidak memproduksi produkmu sendiri, kamu bisa menambahkan harga beli produk dengan jumlah keuntungan yang ingin kamu raih. Sehingga nantinya harga jual yang kamu tetapkan akan menguntungkan bisnismu dan menutupi semua biaya yang kamu keluarkan. 

  1. Penetapan harga yang berorientasi pada persaingan

Kamu bisa menentukan harga jual produkmu dengan melihat harga jual para kompetitor mu di industri yang serupa. Kamu bisa memilih apakah harga jual yang kamu terapkan akan lebih rendah dibanding kompetitor, memiliki harga yang sama dengan kompetitor, atau bahkan lebih tinggi dibandingkan kompetitor bisnismu. Jika kamu menerapkan harga jual yang lebih rendah dibandingkan dengan kompetitor, kamu bisa menarik konsumen untuk membeli produk lebih banyak. Disisi lain, jika kamu menerapkan harga yang lebih tinggi dibandingkan dengan kompetitor, pastikan kamu memiliki nilai tambah yang membedakan produkmu dengan kompetitor ya Sobat Sakoo, agar nantinya kamu bisa memperoleh keuntungan yang maksimal. 

  1. Penetapan harga yang berorientasi pada permintaan pelanggan

Harga jual bisa kamu terapkan dengan mempertimbangkan permintaan dan keinginan konsumen serta keadaan pasar. Dalam hal ini, kamu bisa menyesuaikan harga jualmu dengan perubahan kondisi yang terjadi di pasar. Seperti contohnya ketika ada permintaan yang tinggi akan produkmu, kamu bisa menetapkan harga jual lebih tinggi dan ketika permintaan akan produkmu sedang lemah atau menurun, kamu bisa menjualnya dengan harga yang relatif lebih rendah. Hal ini bertujuan agar kamu bisa memaksimalkan keuntungan dari produk yang kamu jual. 

Berikut adalah 3 macam strategi yang bisa kamu terapkan dalam menentukan harga jual produkmu. Apapun strategi yang kamu pilih, tentunya kamu harus mempertimbangkannya sesuai dengan kebutuhanmu dan produk yang kamu jual. Setelah mengetahui informasi ini, semoga kamu bisa menentukan harga jual produkmu dengan tepat ya Sobat Sakoo. 

 

Satu Toko Online

Nikmati kemudahan kelola toko online dan offlinemu melalui sakoo,
dan kembangkan bisnismu dibanyak merketplace hanya dengan satu platform.

Supported By :

Strategi untuk Penetapan Harga Jual

Ditulis oleh Admin Sakoo

April 9, 2021

Halo Sobat Sakoo! Kamu sudah tahu belum kalau harga jual merupakan komponen penting yang menunjang sebuah bisnis. Hal ini dikarenakan harga dapat memperlihatkan bagaimana cara mu memposisikan sebuah produk. Tentunya kamu sebagai penjual harus memerhatikan penetapan harga jual produkmu sehingga nantinya dapat tepat memasarkan produkmu sesuai dengan kebutuhan dan keinginan dari pelangganmu serta mendapatkan keuntungan maksimal. Jika kamu salah menentukan harga, maka nantinya akan berdampak pula pada tidak efektifnya penjualan produkmu.

 

Disini, Minkoo akan memberikan penjelasan lebih lanjut mengenai strategi yang dapat kamu terapkan untuk menentukan harga jual suatu produk. 

 

Pada dasarnya, sebelum kamu menentukan harga jual produkmu, kamu bisa memilih strategi berikut untuk dipertimbangkan :

 

  1. Penetapan harga yang berorientasi pada biaya

Kamu bisa menentukan harga jual produkmu dengan melihat biaya yang kamu keluarkan untuk sebuah produk. Biaya ini bisa mencakup biaya pengemasan produk, pembuatan produk/produksi, serta pemasaran produk. Kamu bisa menghitungnya dengan cara menjumlahkan semua biaya yang kamu keluarkan dengan jumlah keuntungan yang kamu kehendaki. Atau jika kamu tidak memproduksi produkmu sendiri, kamu bisa menambahkan harga beli produk dengan jumlah keuntungan yang ingin kamu raih. Sehingga nantinya harga jual yang kamu tetapkan akan menguntungkan bisnismu dan menutupi semua biaya yang kamu keluarkan. 

 

  1. Penetapan harga yang berorientasi pada persaingan

Kamu bisa menentukan harga jual produkmu dengan melihat harga jual para kompetitor mu di industri yang serupa. Kamu bisa memilih apakah harga jual yang kamu terapkan akan lebih rendah dibanding kompetitor, memiliki harga yang sama dengan kompetitor, atau bahkan lebih tinggi dibandingkan kompetitor bisnismu. Jika kamu menerapkan harga jual yang lebih rendah dibandingkan dengan kompetitor, kamu bisa menarik konsumen untuk membeli produk lebih banyak. Disisi lain, jika kamu menerapkan harga yang lebih tinggi dibandingkan dengan kompetitor, pastikan kamu memiliki nilai tambah yang membedakan produkmu dengan kompetitor ya Sobat Sakoo, agar nantinya kamu bisa memperoleh keuntungan yang maksimal. 

 

  1. Penetapan harga yang berorientasi pada permintaan pelanggan

Harga jual bisa kamu terapkan dengan mempertimbangkan permintaan dan keinginan konsumen serta keadaan pasar. Dalam hal ini, kamu bisa menyesuaikan harga jualmu dengan perubahan kondisi yang terjadi di pasar. Seperti contohnya ketika ada permintaan yang tinggi akan produkmu, kamu bisa menetapkan harga jual lebih tinggi dan ketika permintaan akan produkmu sedang lemah atau menurun, kamu bisa menjualnya dengan harga yang relatif lebih rendah. Hal ini bertujuan agar kamu bisa memaksimalkan keuntungan dari produk yang kamu jual. 

Berikut adalah 3 macam strategi yang bisa kamu terapkan dalam menentukan harga jual produkmu. Apapun strategi yang kamu pilih, tentunya kamu harus mempertimbangkannya sesuai dengan kebutuhanmu dan produk yang kamu jual. Setelah mengetahui informasi ini, semoga kamu bisa menentukan harga jual produkmu dengan tepat ya Sobat Sakoo. 

 

Satu Toko Online

Nikmati kemudahan kelola toko online dan offlinemu melalui sakoo,
dan kembangkan bisnismu dibanyak merketplace hanya dengan satu platform.

Supported By :

Apa Sih Manfaat Sistem POS Yang Terintegrasi Dengan Online Channel?

Apa Sih Manfaat Sistem POS Yang Terintegrasi Dengan Online Channel?

Apa Sih Manfaat Sistem POS Yang Terintegrasi Dengan Online Channel?

Ditulis oleh Admin Sakoo

March 31, 2021

Seperti yang kita ketahui di zaman yang semakin canggih ini, pemilik bisnis telah dimudahkan oleh kehadiran berbagai macam teknologi modern. Selain dapat mempermudah mengelola toko, kehadiran sistem Point of Sale (POS) saat ini sudah mengalami perkembangan menjadi lebih kompleks. Kamu ingin tau lebih lanjut mengenai sistem POS? Kamu bisa klik link ini https://sakoo.id/kenalan-dengan-istilah-point-of-sale-yuk/

Sistem POS yang ada saat ini sudah memungkinkan untuk terintegrasi tidak hanya dengan channel penjualan offline atau toko fisik pemilik bisnis saja, tetapi juga dapat terintegrasi dengan berbagai channel penjualan secara online seperti website, marketplace, hingga toko online yang ada di sosial media. 

Jadi, sebagai pemilik bisnis yang mengelola toko di berbagai saluran penjualan online dan offline akan sangat terbantu dengan kehadiran sistem POS ini. Hal ini karena dengan penerapan sistem POS, pemilik bisnis dapat memonitor stok di seluruh channel penjualannya secara realtime sehingga dapat langsung mengupdate stok dengan mudah ke berbagai channel penjualannya. Selain itu, transaksi yang terjadi di berbagai channel penjualan juga dapat terlihat sehingga memudahkan untuk perekapan struk dan semua transaksi yang masuk. 

Berikut adalah manfaat utama yang dapat Sobat Sakoo rasakan jika memiliki sistem POS yang terintegrasi dengan channel penjualan online dan offline dalam mengelola bisnis:

1. Efisiensi Waktu Operasional Toko

Dengan kemudahan pengelolaan toko secara terpusat, kamu tidak perlu lagi memakan banyak waktu untuk mencatatkan transaksi yang masuk secara satu per satu dari berbagai channel penjualan karena dengan sistem POS, kamu dapat langsung meng-update produk, harga, stok, hingga transaksi  secara mudah. 

2. Mempermudah Pengawasan Aktifitas Toko

Karena stok produk dan transaksi dapat ter-update secara real time, kamu bisa dengan mudah melakukan monitoring dan pengawasan terkait aktifitas penjualan produkmu kapan pun dan dimanapun dari seluruh channel penjualanmu. Laporan terkait penjualan juga dapat diakses dan diperoleh secara akurat dari berbagai channel sehingga dapat memudahkan kamu sebagai pemilik bisnis untuk membuat keputusan terkait produk selanjutnya. 

Selain itu, sistem POS ini pun bisa di implementasikan di banyak cabang toko offline dan banyak toko online sehingga memungkinkan pemilik bisnis untuk melacak dan melakukan pengawasan aktivitas di banyak toko yang dimiliki.

3. Peningkatan Pelayanan Kepada Pelanggan

Dengan sistem POS, kamu dapat dengan mudah dan cepat menambahkan dan mencatat transaksi yang terjadi sehingga dapat memaksimalkan pelayanan kamu kepada pelangganmu. Selain itu, data terkait inventory juga dapat diperiksa dalam hitungan detik sehingga akan meningkatkan pengalaman pelanggan yang ingin berbelanja di toko mu. 

Dengan menerapkan sistem Point of Sale tentunya kamu akan mendapatkan banyak sekali manfaat ya Sobat Sakoo. Selain memudahkan kelola aktivitas banyak tokomu, sistem POS ini akan memudahkan kamu dalam mengembangkan bisnis mu juga lho Sobat Sakoo. 

Kamu bisa rasakan semua manfaat di atas dan mencoba sistem POS yang terintegrasi dengan channel penjualan online langsung di www.sakoo.id lho! Daftar sekarang dan nikmati gratis hingga 14 hari.

Satu Toko Online

Nikmati kemudahan kelola toko online dan offlinemu melalui sakoo,
dan kembangkan bisnismu dibanyak merketplace hanya dengan satu platform.

Supported By :

Apa Sih Manfaat Sistem POS Yang Terintegrasi Dengan Online Channel?

Ditulis oleh Admin Sakoo

March 31, 2021

Seperti yang kita ketahui di zaman yang semakin canggih ini, pemilik bisnis telah dimudahkan oleh kehadiran berbagai macam teknologi modern. Selain dapat mempermudah mengelola toko, kehadiran sistem Point of Sale (POS) saat ini sudah mengalami perkembangan menjadi lebih kompleks. Kamu ingin tau lebih lanjut mengenai sistem POS? Kamu bisa klik link ini https://sakoo.id/kenalan-dengan-istilah-point-of-sale-yuk/

Sistem POS yang ada saat ini sudah memungkinkan untuk terintegrasi tidak hanya dengan channel penjualan offline atau toko fisik pemilik bisnis saja, tetapi juga dapat terintegrasi dengan berbagai channel penjualan secara online seperti website, marketplace, hingga toko online yang ada di sosial media. 

Jadi, sebagai pemilik bisnis yang mengelola toko di berbagai saluran penjualan online dan offline akan sangat terbantu dengan kehadiran sistem POS ini. Hal ini karena dengan penerapan sistem POS, pemilik bisnis dapat memonitor stok di seluruh channel penjualannya secara realtime sehingga dapat langsung mengupdate stok dengan mudah ke berbagai channel penjualannya. Selain itu, transaksi yang terjadi di berbagai channel penjualan juga dapat terlihat sehingga memudahkan untuk perekapan struk dan semua transaksi yang masuk. 

Berikut adalah manfaat utama yang dapat Sobat Sakoo rasakan jika memiliki sistem POS yang terintegrasi dengan channel penjualan online dan offline dalam mengelola bisnis:

1. Efisiensi Waktu Operasional Toko

Dengan kemudahan pengelolaan toko secara terpusat, kamu tidak perlu lagi memakan banyak waktu untuk mencatatkan transaksi yang masuk secara satu per satu dari berbagai channel penjualan karena dengan sistem POS, kamu dapat langsung meng-update produk, harga, stok, hingga transaksi  secara mudah. 

2. Mempermudah Pengawasan Aktifitas Toko

Karena stok produk dan transaksi dapat ter-update secara real time, kamu bisa dengan mudah melakukan monitoring dan pengawasan terkait aktifitas penjualan produkmu kapan pun dan dimanapun dari seluruh channel penjualanmu. Laporan terkait penjualan juga dapat diakses dan diperoleh secara akurat dari berbagai channel sehingga dapat memudahkan kamu sebagai pemilik bisnis untuk membuat keputusan terkait produk selanjutnya. 

Selain itu, sistem POS ini pun bisa di implementasikan di banyak cabang toko offline dan banyak toko online sehingga memungkinkan pemilik bisnis untuk melacak dan melakukan pengawasan aktivitas di banyak toko yang dimiliki.

3. Peningkatan Pelayanan Kepada Pelanggan

Dengan sistem POS, kamu dapat dengan mudah dan cepat menambahkan dan mencatat transaksi yang terjadi sehingga dapat memaksimalkan pelayanan kamu kepada pelangganmu. Selain itu, data terkait inventory juga dapat diperiksa dalam hitungan detik sehingga akan meningkatkan pengalaman pelanggan yang ingin berbelanja di toko mu. 

Dengan menerapkan sistem Point of Sale tentunya kamu akan mendapatkan banyak sekali manfaat ya Sobat Sakoo. Selain memudahkan kelola aktivitas banyak tokomu, sistem POS ini akan memudahkan kamu dalam mengembangkan bisnis mu juga lho Sobat Sakoo. 

Kamu bisa rasakan semua manfaat di atas dan mencoba sistem POS yang terintegrasi dengan channel penjualan online langsung di www.sakoo.id lho! Daftar sekarang dan nikmati gratis hingga 14 hari.

Satu Toko Online

Nikmati kemudahan kelola toko online dan offlinemu melalui sakoo,
dan kembangkan bisnismu dibanyak merketplace hanya dengan satu platform.

Supported By :

Apa Sih Manfaat Sistem POS Yang Terintegrasi Dengan Online Channel?

Ditulis oleh Admin Sakoo

March 31, 2021

Seperti yang kita ketahui di zaman yang semakin canggih ini, pemilik bisnis telah dimudahkan oleh kehadiran berbagai macam teknologi modern. Selain dapat mempermudah mengelola toko, kehadiran sistem Point of Sale (POS) saat ini sudah mengalami perkembangan menjadi lebih kompleks. Kamu ingin tau lebih lanjut mengenai sistem POS? Kamu bisa klik link ini https://sakoo.id/kenalan-dengan-istilah-point-of-sale-yuk/

Sistem POS yang ada saat ini sudah memungkinkan untuk terintegrasi tidak hanya dengan channel penjualan offline atau toko fisik pemilik bisnis saja, tetapi juga dapat terintegrasi dengan berbagai channel penjualan secara online seperti website, marketplace, hingga toko online yang ada di sosial media. 

Jadi, sebagai pemilik bisnis yang mengelola toko di berbagai saluran penjualan online dan offline akan sangat terbantu dengan kehadiran sistem POS ini. Hal ini karena dengan penerapan sistem POS, pemilik bisnis dapat memonitor stok di seluruh channel penjualannya secara realtime sehingga dapat langsung mengupdate stok dengan mudah ke berbagai channel penjualannya. Selain itu, transaksi yang terjadi di berbagai channel penjualan juga dapat terlihat sehingga memudahkan untuk perekapan struk dan semua transaksi yang masuk. 

Berikut adalah manfaat utama yang dapat Sobat Sakoo rasakan jika memiliki sistem POS yang terintegrasi dengan channel penjualan online dan offline dalam mengelola bisnis:

1. Efisiensi Waktu Operasional Toko

Dengan kemudahan pengelolaan toko secara terpusat, kamu tidak perlu lagi memakan banyak waktu untuk mencatatkan transaksi yang masuk secara satu per satu dari berbagai channel penjualan karena dengan sistem POS, kamu dapat langsung meng-update produk, harga, stok, hingga transaksi  secara mudah. 

2. Mempermudah Pengawasan Aktifitas Toko

Karena stok produk dan transaksi dapat ter-update secara real time, kamu bisa dengan mudah melakukan monitoring dan pengawasan terkait aktifitas penjualan produkmu kapan pun dan dimanapun dari seluruh channel penjualanmu. Laporan terkait penjualan juga dapat diakses dan diperoleh secara akurat dari berbagai channel sehingga dapat memudahkan kamu sebagai pemilik bisnis untuk membuat keputusan terkait produk selanjutnya. 

Selain itu, sistem POS ini pun bisa di implementasikan di banyak cabang toko offline dan banyak toko online sehingga memungkinkan pemilik bisnis untuk melacak dan melakukan pengawasan aktivitas di banyak toko yang dimiliki.

3. Peningkatan Pelayanan Kepada Pelanggan

Dengan sistem POS, kamu dapat dengan mudah dan cepat menambahkan dan mencatat transaksi yang terjadi sehingga dapat memaksimalkan pelayanan kamu kepada pelangganmu. Selain itu, data terkait inventory juga dapat diperiksa dalam hitungan detik sehingga akan meningkatkan pengalaman pelanggan yang ingin berbelanja di toko mu. 

Dengan menerapkan sistem Point of Sale tentunya kamu akan mendapatkan banyak sekali manfaat ya Sobat Sakoo. Selain memudahkan kelola aktivitas banyak tokomu, sistem POS ini akan memudahkan kamu dalam mengembangkan bisnis mu juga lho Sobat Sakoo. 

Kamu bisa rasakan semua manfaat di atas dan mencoba sistem POS yang terintegrasi dengan channel penjualan online langsung di www.sakoo.id lho! Daftar sekarang dan nikmati gratis hingga 14 hari.

Satu Toko Online

Nikmati kemudahan kelola toko online dan offlinemu melalui sakoo,
dan kembangkan bisnismu dibanyak merketplace hanya dengan satu platform.

Supported By :

Strategi Pemasaran Di Masa Pandemi Agar Bisnis Tetap Eksis

Strategi Pemasaran Di Masa Pandemi Agar Bisnis Tetap Eksis

Strategi Pemasaran Di Masa Pandemi Agar Bisnis Tetap Eksis

Ditulis oleh Admin Sakoo

March 31, 2021

Pemasaran merupakan poin penting yang menjadi inti dari aktivitas bisnismu yang berkaitan dengan bagaimana cara kamu memasarkan produkmu secara efektif agar dikenal oleh pelanggan sehingga produkmu dapat terjual. Dalam pelaksanaannya, pemasaran membutuhkan perencanaan dan adaptasi mengikuti perubahan zaman. Sebagai pemilik bisnis, kamu perlu mengikuti tren keadaan dan teknologi saat ini agar kamu dapat selalu memasarkan produk mu secara up to date sehingga nantinya pelanggan dapat mengetahui dan tertarik dengan produk yang kamu jual.

Di masa pandemi saat ini, dengan berkurangnya aktivitas di luar rumah yang dilakukan oleh masyarakat dan terjadinya penurunan ekonomi skala besar, maka tentunya akan menjadi sebuah tantangan bagi semua pemilik bisnis dalam menjual dan memasarkan produknya.

Berikut Minkoo jabarkan 3 strategi yang bisa kamu coba agar bisnis mu tetap up to date dan eksis di masa pandemi ya, Sobat Sakoo:

1. Maksimalkan channel online

Saat ini, tidak sedikit pemilik bisnis yang mengurangi strategi pemasaran secara offline dan mulai beralih ke strategi pemasaran secara online yang mudah dilakukan dan dapat menjangkau pasar yang luas. Sebagai pemilik bisnis, kamu bisa memaksimalkan peluang dengan melebarkan bisnis mu melalui online channel seperti mulai menjual produk mu di website, berbagai marketplace, dan sosial media agar produkmu lebih mudah menjangkau pelangganmu. Dengan membuka toko mu melalui online channel, kamu juga bisa membuka tokomu 24 jam sehingga pelanggan dapat mengunjungi tokomu kapan pun dan dimana pun.

Kamu bisa memulai buat website gratis hingga kelola toko di banyak marketplace secara terpusat melalui Sakoo tanpa perlu pindah-pindah aplikasi untuk upload produk, stok, cek transaksi sampai dengan data pelanggan lho! Yuk buat akunmu sekarang di www.sakoo.id

2. Buat Produkmu Mudah Dijangkau oleh Pelanggan 

Selain menyesuaikan produk dan harga produk dengan kebutuhan dan keinginan pelanggan, kamu juga bisa memudahkan produkmu dijangkau melalui menyediakan berbagai pilihan pembayaran hingga pilihan pengiriman. Dengan menyediakan berbagai pilihan, maka nantinya akan memudahkan pelanggan membeli produk dari tokomu sesuai dengan ekspektasi dan kebutuhan pelanggan. 

Kamu bisa menyediakan pilihan pembayaran mulai dari payment gateway, bank transfer, hingga metode pembayaran Cash on Delivery (COD) dan pilihan pengiriman kurir pribadi hingga kurir ekspedisi untuk pelangganmu. Fitur tersebut bisa kamu dapatkan menggunakan layanan website dari sakoo juga lho. 

3. Terapkan Pengelolaan Hubungan Pelanggan / Customer Relationship Management (CRM)

Proses pemasaran produkmu dengan pelanggan tidak cukup hanya saat transaksi jual beli selesai ya Sobat Sakoo. Kamu tetap perlu menjalin hubungan yang baik bahkan setelah selesainya transaksi dengan pelanggan. Terlebih di masa pandemi saat ini, dengan tetap terhubung dan menjalin hubungan yang baik, maka nantinya akan meningkatkan peluang bagi pelanggan untuk mengulangi transaksinya pada produkmu sehingga penjualanmu juga akan maksimal. Selain itu, kamu juga bisa tetap berkomunikasi dan memberikan informasi terkait produk baru, promosi, hingga penawaran menarik lainnya kepada pelanggan mu.

Kamu bisa kelola semua data pelanggan yang telah bertransaksi di toko online dan offline mu secara otomatis dan melakukan  promosi melalui WhatsApp dan SMS Broadcast dengan Sakoo lho, cek sekarang di www.sakoo.id

Berikut adalah 3 strategi yang bisa kamu terapkan agar bisnis mu tetap eksis di masa pandemi ya Sobat Sakoo. Tentunya dengan mencoba menerapkan strategi pemasaran yang sesuai dengan produkmu, kamu akan merasakan banyak manfaat yang pastinya dapat mendukung kamu kelola bisnis mu.

Satu Toko Online

Nikmati kemudahan kelola toko online dan offlinemu melalui sakoo,
dan kembangkan bisnismu dibanyak merketplace hanya dengan satu platform.

Supported By :

Strategi Pemasaran Di Masa Pandemi Agar Bisnis Tetap Eksis

Ditulis oleh Admin Sakoo

March 31, 2021

Pemasaran merupakan poin penting yang menjadi inti dari aktivitas bisnismu yang berkaitan dengan bagaimana cara kamu memasarkan produkmu secara efektif agar dikenal oleh pelanggan sehingga produkmu dapat terjual. Dalam pelaksanaannya, pemasaran membutuhkan perencanaan dan adaptasi mengikuti perubahan zaman. Sebagai pemilik bisnis, kamu perlu mengikuti tren keadaan dan teknologi saat ini agar kamu dapat selalu memasarkan produk mu secara up to date sehingga nantinya pelanggan dapat mengetahui dan tertarik dengan produk yang kamu jual.

Di masa pandemi saat ini, dengan berkurangnya aktivitas di luar rumah yang dilakukan oleh masyarakat dan terjadinya penurunan ekonomi skala besar, maka tentunya akan menjadi sebuah tantangan bagi semua pemilik bisnis dalam menjual dan memasarkan produknya.

Berikut Minkoo jabarkan 3 strategi yang bisa kamu coba agar bisnis mu tetap up to date dan eksis di masa pandemi ya, Sobat Sakoo:

1. Maksimalkan channel online

Saat ini, tidak sedikit pemilik bisnis yang mengurangi strategi pemasaran secara offline dan mulai beralih ke strategi pemasaran secara online yang mudah dilakukan dan dapat menjangkau pasar yang luas. Sebagai pemilik bisnis, kamu bisa memaksimalkan peluang dengan melebarkan bisnis mu melalui online channel seperti mulai menjual produk mu di website, berbagai marketplace, dan sosial media agar produkmu lebih mudah menjangkau pelangganmu. Dengan membuka toko mu melalui online channel, kamu juga bisa membuka tokomu 24 jam sehingga pelanggan dapat mengunjungi tokomu kapan pun dan dimana pun.

Kamu bisa memulai buat website gratis hingga kelola toko di banyak marketplace secara terpusat melalui Sakoo tanpa perlu pindah-pindah aplikasi untuk upload produk, stok, cek transaksi sampai dengan data pelanggan lho! Yuk buat akunmu sekarang di www.sakoo.id

2. Buat Produkmu Mudah Dijangkau oleh Pelanggan 

Selain menyesuaikan produk dan harga produk dengan kebutuhan dan keinginan pelanggan, kamu juga bisa memudahkan produkmu dijangkau melalui menyediakan berbagai pilihan pembayaran hingga pilihan pengiriman. Dengan menyediakan berbagai pilihan, maka nantinya akan memudahkan pelanggan membeli produk dari tokomu sesuai dengan ekspektasi dan kebutuhan pelanggan. 

Kamu bisa menyediakan pilihan pembayaran mulai dari payment gateway, bank transfer, hingga metode pembayaran Cash on Delivery (COD) dan pilihan pengiriman kurir pribadi hingga kurir ekspedisi untuk pelangganmu. Fitur tersebut bisa kamu dapatkan menggunakan layanan website dari sakoo juga lho. 

3. Terapkan Pengelolaan Hubungan Pelanggan / Customer Relationship Management (CRM)

Proses pemasaran produkmu dengan pelanggan tidak cukup hanya saat transaksi jual beli selesai ya Sobat Sakoo. Kamu tetap perlu menjalin hubungan yang baik bahkan setelah selesainya transaksi dengan pelanggan. Terlebih di masa pandemi saat ini, dengan tetap terhubung dan menjalin hubungan yang baik, maka nantinya akan meningkatkan peluang bagi pelanggan untuk mengulangi transaksinya pada produkmu sehingga penjualanmu juga akan maksimal. Selain itu, kamu juga bisa tetap berkomunikasi dan memberikan informasi terkait produk baru, promosi, hingga penawaran menarik lainnya kepada pelanggan mu.

Kamu bisa kelola semua data pelanggan yang telah bertransaksi di toko online dan offline mu secara otomatis dan melakukan  promosi melalui WhatsApp dan SMS Broadcast dengan Sakoo lho, cek sekarang di www.sakoo.id

Berikut adalah 3 strategi yang bisa kamu terapkan agar bisnis mu tetap eksis di masa pandemi ya Sobat Sakoo. Tentunya dengan mencoba menerapkan strategi pemasaran yang sesuai dengan produkmu, kamu akan merasakan banyak manfaat yang pastinya dapat mendukung kamu kelola bisnis mu.

Satu Toko Online

Nikmati kemudahan kelola toko online dan offlinemu melalui sakoo,
dan kembangkan bisnismu dibanyak merketplace hanya dengan satu platform.

Supported By :

Strategi Pemasaran Di Masa Pandemi Agar Bisnis Tetap Eksis

Ditulis oleh Admin Sakoo

March 31, 2021

Pemasaran merupakan poin penting yang menjadi inti dari aktivitas bisnismu yang berkaitan dengan bagaimana cara kamu memasarkan produkmu secara efektif agar dikenal oleh pelanggan sehingga produkmu dapat terjual. Dalam pelaksanaannya, pemasaran membutuhkan perencanaan dan adaptasi mengikuti perubahan zaman. Sebagai pemilik bisnis, kamu perlu mengikuti tren keadaan dan teknologi saat ini agar kamu dapat selalu memasarkan produk mu secara up to date sehingga nantinya pelanggan dapat mengetahui dan tertarik dengan produk yang kamu jual.

Di masa pandemi saat ini, dengan berkurangnya aktivitas di luar rumah yang dilakukan oleh masyarakat dan terjadinya penurunan ekonomi skala besar, maka tentunya akan menjadi sebuah tantangan bagi semua pemilik bisnis dalam menjual dan memasarkan produknya.

Berikut Minkoo jabarkan 3 strategi yang bisa kamu coba agar bisnis mu tetap up to date dan eksis di masa pandemi ya, Sobat Sakoo:

1. Maksimalkan channel online

Saat ini, tidak sedikit pemilik bisnis yang mengurangi strategi pemasaran secara offline dan mulai beralih ke strategi pemasaran secara online yang mudah dilakukan dan dapat menjangkau pasar yang luas. Sebagai pemilik bisnis, kamu bisa memaksimalkan peluang dengan melebarkan bisnis mu melalui online channel seperti mulai menjual produk mu di website, berbagai marketplace, dan sosial media agar produkmu lebih mudah menjangkau pelangganmu. Dengan membuka toko mu melalui online channel, kamu juga bisa membuka tokomu 24 jam sehingga pelanggan dapat mengunjungi tokomu kapan pun dan dimana pun.

Kamu bisa memulai buat website gratis hingga kelola toko di banyak marketplace secara terpusat melalui Sakoo tanpa perlu pindah-pindah aplikasi untuk upload produk, stok, cek transaksi sampai dengan data pelanggan lho! Yuk buat akunmu sekarang di www.sakoo.id

2. Buat Produkmu Mudah Dijangkau oleh Pelanggan 

Selain menyesuaikan produk dan harga produk dengan kebutuhan dan keinginan pelanggan, kamu juga bisa memudahkan produkmu dijangkau melalui menyediakan berbagai pilihan pembayaran hingga pilihan pengiriman. Dengan menyediakan berbagai pilihan, maka nantinya akan memudahkan pelanggan membeli produk dari tokomu sesuai dengan ekspektasi dan kebutuhan pelanggan. 

Kamu bisa menyediakan pilihan pembayaran mulai dari payment gateway, bank transfer, hingga metode pembayaran Cash on Delivery (COD) dan pilihan pengiriman kurir pribadi hingga kurir ekspedisi untuk pelangganmu. Fitur tersebut bisa kamu dapatkan menggunakan layanan website dari sakoo juga lho. 

3. Terapkan Pengelolaan Hubungan Pelanggan / Customer Relationship Management (CRM)

Proses pemasaran produkmu dengan pelanggan tidak cukup hanya saat transaksi jual beli selesai ya Sobat Sakoo. Kamu tetap perlu menjalin hubungan yang baik bahkan setelah selesainya transaksi dengan pelanggan. Terlebih di masa pandemi saat ini, dengan tetap terhubung dan menjalin hubungan yang baik, maka nantinya akan meningkatkan peluang bagi pelanggan untuk mengulangi transaksinya pada produkmu sehingga penjualanmu juga akan maksimal. Selain itu, kamu juga bisa tetap berkomunikasi dan memberikan informasi terkait produk baru, promosi, hingga penawaran menarik lainnya kepada pelanggan mu.

Kamu bisa kelola semua data pelanggan yang telah bertransaksi di toko online dan offline mu secara otomatis dan melakukan  promosi melalui WhatsApp dan SMS Broadcast dengan Sakoo lho, cek sekarang di www.sakoo.id

Berikut adalah 3 strategi yang bisa kamu terapkan agar bisnis mu tetap eksis di masa pandemi ya Sobat Sakoo. Tentunya dengan mencoba menerapkan strategi pemasaran yang sesuai dengan produkmu, kamu akan merasakan banyak manfaat yang pastinya dapat mendukung kamu kelola bisnis mu.

Satu Toko Online

Nikmati kemudahan kelola toko online dan offlinemu melalui sakoo,
dan kembangkan bisnismu dibanyak merketplace hanya dengan satu platform.

Supported By :

Cara Daftar Sebagai Penjual Power Merchant di Tokopedia

Cara Daftar Sebagai Penjual Power Merchant di Tokopedia

Cara Daftar Sebagai Penjual Power Merchant di Tokopedia

Ditulis oleh Admin Sakoo

March 29, 2021

Dengan kehadiran marketplace sebagai perantara dalam melakukan transaksi jual beli secara online, hal ini terbukti telah memudahkan baik untuk pembeli dan juga penjual. Penjual dan pembeli bisa melakukan transaksi secara online dengan mudah, cepat, dan aman dengan bantuan marketplace. Dari mulai menambahkan produk, mengatur harga, dan lain sebagainya bisa mudah dilakukan. Selain itu, dengan memiliki akun di marketplace, penjual juga sangat diuntungkan karena dapat memperluas segmen pasarnya yang dapat menyebabkan penjualannya meningkat jika dibandingkan dengan hanya menjual secara offline atau dengan memiliki toko fisik saja.

Salah satu marketplace yang dipakai oleh banyak pemilik bisnis dalam memasarkan produk dan melakukan transaksi adalah Tokopedia. Jika kamu sudah memiliki toko di Tokopedia, kamu perlu mempertimbangkan untuk meng-upgrade tokomu menjadi Power Merchant ya Sobat Sakoo.

Apasih bedanya dengan toko biasa?

Dengan menjadikan tokomu sebagai Power Merchant, otomatis tokomu akan mendapatkan lencana atau badge mahkota sebagai bagian dari toko Power Merchant. Hal ini dapat membuat tokomu terlihat eksklusif dan tentunya akan membuat tokomu lebih menonjol daripada toko lain yang belum Power Merchant. 

Dengan hal ini, kamu tentunya bisa mendapatkan kepercayaan lebih dari pelanggan karena tokomu telah terverifikasi oleh Tokopedia sebagai Power Merchant. Dengan meningkatnya kepercayaan dari pelanggan, penjualan akan produkmu tentunya akan meningkat lho!  Kamu juga akan dapat menerapkan promo eksklusif hingga fitur bebas ongkir yang disediakan oleh Tokopedia sehingga bisa meningkatkan loyalitas dan pengalaman berbelanja pelangganmu. Kamu bisa baca lebih lanjut disini https://seller.tokopedia.com/edu/power-merchant/

Untuk menjadi power merchant, kamu hanya memerlukan verifikasi KTP dan cukup bayar biaya layanan 1% dari setiap produkmu yang terjual.

Berikut adalah langkah-langkah menjadi toko Power Merchant di Tokopedia:

1. Kamu bisa melakukan verifikasi akun tokomu terlebih dahulu dengan melakukan upload KTP dan foto wajah. Kamu bisa mengikuti langkah-langkahnya disini https://www.tokopedia.com/help/article/a-1041

2. Selanjutnya, pastikan bahwa peforma tokomu lebih dari 75 poin. Kamu bisa membaca lebih lanjut disini https://seller.tokopedia.com/edu/skor-toko

3. Setelah kamu melakukan verifikasi data diri melalui KTP dan memastikan peforma tokomu lebih dari 75 poin, langkah terakhir adalah melakukan aktivasi, seperti berikut:

Jika Aktivasi melalui desktop: klik ‘Upgrade jadi Power Merchant’ pada kolom sebelah kiri akun Tokopedia kamu. Setelah itu, kamu bisa membaca dan menyetujui syarat dan ketentuan untuk menjadi Power Merchant.

Jika Aktivasi melalui aplikasi TopSeller: pilih menu yang terletak pada pojok kiri atas dan klik ‘Upgrade Tokomu’ Setelah itu, kamu bisa membaca dan menyetujui syarat dan ketentuan untuk menjadi Power Merchant.

4. Setelah aktivasi selesai, maka proses untuk pengajuan Power Merchant selesai. Kamu bisa menunggu sampai data kamu diverifikasi oleh pihak Tokopedia ya.

Apabila Tokopedia kamu sudah Power Merchant, kamu bisa integrasikan marketplace mu menggunakan Sakoo dan mulai kelola produk, stok, dan transaksi tanpa perlu pindah-pindah aplikasi lagi lho! Daftar sekarang di www.sakoo.id dan rasakan kemudahan dalam mengelola banyak tokomu.

Satu Toko Online

Nikmati kemudahan kelola toko online dan offlinemu melalui sakoo,
dan kembangkan bisnismu dibanyak merketplace hanya dengan satu platform.

Supported By :

Cara Daftar Sebagai Penjual Power Merchant di Tokopedia

Ditulis oleh Admin Sakoo

March 29, 2021

Dengan kehadiran marketplace sebagai perantara dalam melakukan transaksi jual beli secara online, hal ini terbukti telah memudahkan baik untuk pembeli dan juga penjual. Penjual dan pembeli bisa melakukan transaksi secara online dengan mudah, cepat, dan aman dengan bantuan marketplace. Dari mulai menambahkan produk, mengatur harga, dan lain sebagainya bisa mudah dilakukan. Selain itu, dengan memiliki akun di marketplace, penjual juga sangat diuntungkan karena dapat memperluas segmen pasarnya yang dapat menyebabkan penjualannya meningkat jika dibandingkan dengan hanya menjual secara offline atau dengan memiliki toko fisik saja.

Salah satu marketplace yang dipakai oleh banyak pemilik bisnis dalam memasarkan produk dan melakukan transaksi adalah Tokopedia. Jika kamu sudah memiliki toko di Tokopedia, kamu perlu mempertimbangkan untuk meng-upgrade tokomu menjadi Power Merchant ya Sobat Sakoo.

Apasih bedanya dengan toko biasa?

Dengan menjadikan tokomu sebagai Power Merchant, otomatis tokomu akan mendapatkan lencana atau badge mahkota sebagai bagian dari toko Power Merchant. Hal ini dapat membuat tokomu terlihat eksklusif dan tentunya akan membuat tokomu lebih menonjol daripada toko lain yang belum Power Merchant. 

Dengan hal ini, kamu tentunya bisa mendapatkan kepercayaan lebih dari pelanggan karena tokomu telah terverifikasi oleh Tokopedia sebagai Power Merchant. Dengan meningkatnya kepercayaan dari pelanggan, penjualan akan produkmu tentunya akan meningkat lho!  Kamu juga akan dapat menerapkan promo eksklusif hingga fitur bebas ongkir yang disediakan oleh Tokopedia sehingga bisa meningkatkan loyalitas dan pengalaman berbelanja pelangganmu. Kamu bisa baca lebih lanjut disini https://seller.tokopedia.com/edu/power-merchant/

Untuk menjadi power merchant, kamu hanya memerlukan verifikasi KTP dan cukup bayar biaya layanan 1% dari setiap produkmu yang terjual.

Berikut adalah langkah-langkah menjadi toko Power Merchant di Tokopedia:

1. Kamu bisa melakukan verifikasi akun tokomu terlebih dahulu dengan melakukan upload KTP dan foto wajah. Kamu bisa mengikuti langkah-langkahnya disini https://www.tokopedia.com/help/article/a-1041

2. Selanjutnya, pastikan bahwa peforma tokomu lebih dari 75 poin. Kamu bisa membaca lebih lanjut disini https://seller.tokopedia.com/edu/skor-toko

3. Setelah kamu melakukan verifikasi data diri melalui KTP dan memastikan peforma tokomu lebih dari 75 poin, langkah terakhir adalah melakukan aktivasi, seperti berikut:

Jika Aktivasi melalui desktop: klik ‘Upgrade jadi Power Merchant’ pada kolom sebelah kiri akun Tokopedia kamu. Setelah itu, kamu bisa membaca dan menyetujui syarat dan ketentuan untuk menjadi Power Merchant.

Jika Aktivasi melalui aplikasi TopSeller: pilih menu yang terletak pada pojok kiri atas dan klik ‘Upgrade Tokomu’ Setelah itu, kamu bisa membaca dan menyetujui syarat dan ketentuan untuk menjadi Power Merchant.

4. Setelah aktivasi selesai, maka proses untuk pengajuan Power Merchant selesai. Kamu bisa menunggu sampai data kamu diverifikasi oleh pihak Tokopedia ya.

Apabila Tokopedia kamu sudah Power Merchant, kamu bisa integrasikan marketplace mu menggunakan Sakoo dan mulai kelola produk, stok, dan transaksi tanpa perlu pindah-pindah aplikasi lagi lho! Daftar sekarang di www.sakoo.id dan rasakan kemudahan dalam mengelola banyak tokomu.

Satu Toko Online

Nikmati kemudahan kelola toko online dan offlinemu melalui sakoo,
dan kembangkan bisnismu dibanyak merketplace hanya dengan satu platform.

Supported By :

Cara Daftar Sebagai Penjual Power Merchant di Tokopedia

Ditulis oleh Admin Sakoo

March 29, 2021

Dengan kehadiran marketplace sebagai perantara dalam melakukan transaksi jual beli secara online, hal ini terbukti telah memudahkan baik untuk pembeli dan juga penjual. Penjual dan pembeli bisa melakukan transaksi secara online dengan mudah, cepat, dan aman dengan bantuan marketplace. Dari mulai menambahkan produk, mengatur harga, dan lain sebagainya bisa mudah dilakukan. Selain itu, dengan memiliki akun di marketplace, penjual juga sangat diuntungkan karena dapat memperluas segmen pasarnya yang dapat menyebabkan penjualannya meningkat jika dibandingkan dengan hanya menjual secara offline atau dengan memiliki toko fisik saja.

Salah satu marketplace yang dipakai oleh banyak pemilik bisnis dalam memasarkan produk dan melakukan transaksi adalah Tokopedia. Jika kamu sudah memiliki toko di Tokopedia, kamu perlu mempertimbangkan untuk meng-upgrade tokomu menjadi Power Merchant ya Sobat Sakoo.

Apasih bedanya dengan toko biasa?

Dengan menjadikan tokomu sebagai Power Merchant, otomatis tokomu akan mendapatkan lencana atau badge mahkota sebagai bagian dari toko Power Merchant. Hal ini dapat membuat tokomu terlihat eksklusif dan tentunya akan membuat tokomu lebih menonjol daripada toko lain yang belum Power Merchant. 

Dengan hal ini, kamu tentunya bisa mendapatkan kepercayaan lebih dari pelanggan karena tokomu telah terverifikasi oleh Tokopedia sebagai Power Merchant. Dengan meningkatnya kepercayaan dari pelanggan, penjualan akan produkmu tentunya akan meningkat lho!  Kamu juga akan dapat menerapkan promo eksklusif hingga fitur bebas ongkir yang disediakan oleh Tokopedia sehingga bisa meningkatkan loyalitas dan pengalaman berbelanja pelangganmu. Kamu bisa baca lebih lanjut disini https://seller.tokopedia.com/edu/power-merchant/

Untuk menjadi power merchant, kamu hanya memerlukan verifikasi KTP dan cukup bayar biaya layanan 1% dari setiap produkmu yang terjual.

Berikut adalah langkah-langkah menjadi toko Power Merchant di Tokopedia:

1. Kamu bisa melakukan verifikasi akun tokomu terlebih dahulu dengan melakukan upload KTP dan foto wajah. Kamu bisa mengikuti langkah-langkahnya disini https://www.tokopedia.com/help/article/a-1041

2. Selanjutnya, pastikan bahwa peforma tokomu lebih dari 75 poin. Kamu bisa membaca lebih lanjut disini https://seller.tokopedia.com/edu/skor-toko

3. Setelah kamu melakukan verifikasi data diri melalui KTP dan memastikan peforma tokomu lebih dari 75 poin, langkah terakhir adalah melakukan aktivasi, seperti berikut:

Jika Aktivasi melalui desktop: klik ‘Upgrade jadi Power Merchant’ pada kolom sebelah kiri akun Tokopedia kamu. Setelah itu, kamu bisa membaca dan menyetujui syarat dan ketentuan untuk menjadi Power Merchant.

Jika Aktivasi melalui aplikasi TopSeller: pilih menu yang terletak pada pojok kiri atas dan klik ‘Upgrade Tokomu’ Setelah itu, kamu bisa membaca dan menyetujui syarat dan ketentuan untuk menjadi Power Merchant.

4. Setelah aktivasi selesai, maka proses untuk pengajuan Power Merchant selesai. Kamu bisa menunggu sampai data kamu diverifikasi oleh pihak Tokopedia ya.

Apabila Tokopedia kamu sudah Power Merchant, kamu bisa integrasikan marketplace mu menggunakan Sakoo dan mulai kelola produk, stok, dan transaksi tanpa perlu pindah-pindah aplikasi lagi lho! Daftar sekarang di www.sakoo.id dan rasakan kemudahan dalam mengelola banyak tokomu.

Satu Toko Online

Nikmati kemudahan kelola toko online dan offlinemu melalui sakoo,
dan kembangkan bisnismu dibanyak merketplace hanya dengan satu platform.

Supported By :

Lima Langkah yang Membuat Hobi Kamu  Menjadi Bisnis yang Menguntungkan!

Lima Langkah yang Membuat Hobi Kamu Menjadi Bisnis yang Menguntungkan!

Lima Langkah yang Membuat Hobi Kamu Menjadi Bisnis yang Menguntungkan!

Ditulis oleh Admin Sakoo

March 25, 2021

Masih bingung mau nentuin ide bisnis yang akan kamu jalankan? Coba cek ide bisnis disini. Sudah baca tapi masih bingung juga? Sebenarnya ide bisnis dapat datang dari mana saja. Bahkan dari apa yang kita selalu lakukan setiap harinya. Iyap, hobi yang kita  miliki juga dapat dijadikan sumber inspirasi dalam membangun suatu ide bisnis. Masih gak percaya hobi dapat dijadikan sumber inspirasi membuka usaha? Coba deh simak langkah-langkah di bawah ini: 

  • Cari tahu hobi kamu yang paling menguntungkan

Pastinya setiap orang memiliki lebih dari satu hobi yang ditekuni nya. Untung awalan coba kamu pilih satu hobi mana yang paling menguntungkan untuk bisnis yang akan kamu jalani. Kenapa harus memilih satu? Supaya kamu lebih fokus dalam menjalankan bisnis yang kamu pilih tersebut. Misal, kamu memiliki hobi olahraga dan fotografi. Sekarang kamu pikirkan mana hobi yang akan menguntungkan jika di bisnis kan. Akhirnya kamu memilih fotografi, karena kamu berfikir dari hobi tersebut kamu mendapat banyak uang dari freelancer fotografer, mendapat uang royalti dari lisensi, dan bisa menjadi agency.

  

  • Mulai lah membuat suatu rencana! 

Untuk menjadikan hobi kamu menguntungkan diperlukan perencanaan sejak awal! Tanpa adanya rencana awal yang matang, apa yang akan kamu jalankan akan menjadi tidak jelas dan dikhawatirkan akan berhenti tengah jalan. Mulai lah membuat rencana. Mulai dari rencana satu tahun kedepan, dua tahun kedepan, atau bahkan lima tahun kedepan. Kamu juga bisa mengajak teman seperjuangan untuk berdiskusi.

  • Kenali dengan baik target pasar!

Bisnis yang untung pasti diawali dengan banyaknya pembeli yang akan berdatangan. Tanpa mengenali siapa saja orang yang akan membeli produk/jasa yang kamu tawarkan, kamu tidak akan untung. Jadi langkah selanjutnya adalah segera kenali target pasar bisnis yang akan kamu jalankan! Memanfaatkan pengetahuan kamu untuk menggali siapa saja yang akan membeli produk kamu. 

Misalnya sebagai contoh, kamu memiliki hobi pada bidang fashion, berarti kamu harus memahami lebih dalam mengenai perkembangan pasar fashion di sekitar kamu. Mulai dari trend apa yang sedang berkembang, mana gaya fashion yang sedang dicari oleh para penggemar fashion, siapakah target pelanggan kamu, aksesoris fashion mana yang sudah tidak diminati oleh para konsumen, dan juga lainnya.

  • Jual produk pertamamu! 

Ketika hobi sudah ditemukan, sudah membuat perencanaan dengan matang, dan kamu dapat mengenali target pembeli kamu dengan baik. Segera jual produk/jasa yang kamu tawarkan. Cobalah berbagai cara untuk menjual produk pertamamu! Bisa menawarkan jasa gratis untuk penggunaan jasa pertama atau memberikan diskon terhadap produk yang kamu jual. Cara menuliskan diskon pada produk mu bisa ditulis disini 

 

  • Supaya banyak pembeli, cobalah memasarkannya secara online! 

Tidak dapat dipungkiri lagi, adanya pandemi yang melanda seluruh dunia membuat kita semua harus segera bertransformasi menuju era digital. Salah satunya adalah menjual produk kami secara online. Jasa maupun barang yang berasal dari hobi kamu tersebut bisa lho dipasarkan secara online. Misal, kamu bisa menawarkan jasa dari hobi kamu melalui website yang kamu buat sendiri supaya banyak orang yang mengetahui kamu menawarkan jasa tersebut. Atau misal barang yang kamu hasilkan dari hobi kamu dapat ditawarkan melalui website atau marketplace. Cobain Go Digital GRATIS disnis yuk! 

Itu tadi lima langkah untuk menjadikan hobi kamu menjadi bisnis menguntungkan! Selanjutnya kamu harus menyiapkan bisnis kamu  sesegera mungkin ya! 

Satu Toko Online

Nikmati kemudahan kelola toko online dan offlinemu melalui sakoo,
dan kembangkan bisnismu dibanyak merketplace hanya dengan satu platform.

Supported By :

Lima Langkah yang Membuat Hobi Kamu Menjadi Bisnis yang Menguntungkan!

Ditulis oleh Admin Sakoo

March 25, 2021

Masih bingung mau nentuin ide bisnis yang akan kamu jalankan? Coba cek ide bisnis disini. Sudah baca tapi masih bingung juga? Sebenarnya ide bisnis dapat datang dari mana saja. Bahkan dari apa yang kita selalu lakukan setiap harinya. Iyap, hobi yang kita  miliki juga dapat dijadikan sumber inspirasi dalam membangun suatu ide bisnis. Masih gak percaya hobi dapat dijadikan sumber inspirasi membuka usaha? Coba deh simak langkah-langkah di bawah ini: 

  • Cari tahu hobi kamu yang paling menguntungkan

Pastinya setiap orang memiliki lebih dari satu hobi yang ditekuni nya. Untung awalan coba kamu pilih satu hobi mana yang paling menguntungkan untuk bisnis yang akan kamu jalani. Kenapa harus memilih satu? Supaya kamu lebih fokus dalam menjalankan bisnis yang kamu pilih tersebut. Misal, kamu memiliki hobi olahraga dan fotografi. Sekarang kamu pikirkan mana hobi yang akan menguntungkan jika di bisnis kan. Akhirnya kamu memilih fotografi, karena kamu berfikir dari hobi tersebut kamu mendapat banyak uang dari freelancer fotografer, mendapat uang royalti dari lisensi, dan bisa menjadi agency.

  

  • Mulai lah membuat suatu rencana! 

Untuk menjadikan hobi kamu menguntungkan diperlukan perencanaan sejak awal! Tanpa adanya rencana awal yang matang, apa yang akan kamu jalankan akan menjadi tidak jelas dan dikhawatirkan akan berhenti tengah jalan. Mulai lah membuat rencana. Mulai dari rencana satu tahun kedepan, dua tahun kedepan, atau bahkan lima tahun kedepan. Kamu juga bisa mengajak teman seperjuangan untuk berdiskusi.

  • Kenali dengan baik target pasar!

Bisnis yang untung pasti diawali dengan banyaknya pembeli yang akan berdatangan. Tanpa mengenali siapa saja orang yang akan membeli produk/jasa yang kamu tawarkan, kamu tidak akan untung. Jadi langkah selanjutnya adalah segera kenali target pasar bisnis yang akan kamu jalankan! Memanfaatkan pengetahuan kamu untuk menggali siapa saja yang akan membeli produk kamu. 

Misalnya sebagai contoh, kamu memiliki hobi pada bidang fashion, berarti kamu harus memahami lebih dalam mengenai perkembangan pasar fashion di sekitar kamu. Mulai dari trend apa yang sedang berkembang, mana gaya fashion yang sedang dicari oleh para penggemar fashion, siapakah target pelanggan kamu, aksesoris fashion mana yang sudah tidak diminati oleh para konsumen, dan juga lainnya.

  • Jual produk pertamamu! 

Ketika hobi sudah ditemukan, sudah membuat perencanaan dengan matang, dan kamu dapat mengenali target pembeli kamu dengan baik. Segera jual produk/jasa yang kamu tawarkan. Cobalah berbagai cara untuk menjual produk pertamamu! Bisa menawarkan jasa gratis untuk penggunaan jasa pertama atau memberikan diskon terhadap produk yang kamu jual. Cara menuliskan diskon pada produk mu bisa ditulis disini 

 

  • Supaya banyak pembeli, cobalah memasarkannya secara online! 

Tidak dapat dipungkiri lagi, adanya pandemi yang melanda seluruh dunia membuat kita semua harus segera bertransformasi menuju era digital. Salah satunya adalah menjual produk kami secara online. Jasa maupun barang yang berasal dari hobi kamu tersebut bisa lho dipasarkan secara online. Misal, kamu bisa menawarkan jasa dari hobi kamu melalui website yang kamu buat sendiri supaya banyak orang yang mengetahui kamu menawarkan jasa tersebut. Atau misal barang yang kamu hasilkan dari hobi kamu dapat ditawarkan melalui website atau marketplace. Cobain Go Digital GRATIS disnis yuk! 

Itu tadi lima langkah untuk menjadikan hobi kamu menjadi bisnis menguntungkan! Selanjutnya kamu harus menyiapkan bisnis kamu  sesegera mungkin ya! 

Satu Toko Online

Nikmati kemudahan kelola toko online dan offlinemu melalui sakoo,
dan kembangkan bisnismu dibanyak merketplace hanya dengan satu platform.

Supported By :

Lima Langkah yang Membuat Hobi Kamu Menjadi Bisnis yang Menguntungkan!

Ditulis oleh Admin Sakoo

March 25, 2021

Masih bingung mau nentuin ide bisnis yang akan kamu jalankan? Coba cek ide bisnis disini. Sudah baca tapi masih bingung juga? Sebenarnya ide bisnis dapat datang dari mana saja. Bahkan dari apa yang kita selalu lakukan setiap harinya. Iyap, hobi yang kita  miliki juga dapat dijadikan sumber inspirasi dalam membangun suatu ide bisnis. Masih gak percaya hobi dapat dijadikan sumber inspirasi membuka usaha? Coba deh simak langkah-langkah di bawah ini: 

  • Cari tahu hobi kamu yang paling menguntungkan

Pastinya setiap orang memiliki lebih dari satu hobi yang ditekuni nya. Untung awalan coba kamu pilih satu hobi mana yang paling menguntungkan untuk bisnis yang akan kamu jalani. Kenapa harus memilih satu? Supaya kamu lebih fokus dalam menjalankan bisnis yang kamu pilih tersebut. Misal, kamu memiliki hobi olahraga dan fotografi. Sekarang kamu pikirkan mana hobi yang akan menguntungkan jika di bisnis kan. Akhirnya kamu memilih fotografi, karena kamu berfikir dari hobi tersebut kamu mendapat banyak uang dari freelancer fotografer, mendapat uang royalti dari lisensi, dan bisa menjadi agency.

  

  • Mulai lah membuat suatu rencana! 

Untuk menjadikan hobi kamu menguntungkan diperlukan perencanaan sejak awal! Tanpa adanya rencana awal yang matang, apa yang akan kamu jalankan akan menjadi tidak jelas dan dikhawatirkan akan berhenti tengah jalan. Mulai lah membuat rencana. Mulai dari rencana satu tahun kedepan, dua tahun kedepan, atau bahkan lima tahun kedepan. Kamu juga bisa mengajak teman seperjuangan untuk berdiskusi.

  • Kenali dengan baik target pasar!

Bisnis yang untung pasti diawali dengan banyaknya pembeli yang akan berdatangan. Tanpa mengenali siapa saja orang yang akan membeli produk/jasa yang kamu tawarkan, kamu tidak akan untung. Jadi langkah selanjutnya adalah segera kenali target pasar bisnis yang akan kamu jalankan! Memanfaatkan pengetahuan kamu untuk menggali siapa saja yang akan membeli produk kamu. 

Misalnya sebagai contoh, kamu memiliki hobi pada bidang fashion, berarti kamu harus memahami lebih dalam mengenai perkembangan pasar fashion di sekitar kamu. Mulai dari trend apa yang sedang berkembang, mana gaya fashion yang sedang dicari oleh para penggemar fashion, siapakah target pelanggan kamu, aksesoris fashion mana yang sudah tidak diminati oleh para konsumen, dan juga lainnya.

  • Jual produk pertamamu! 

Ketika hobi sudah ditemukan, sudah membuat perencanaan dengan matang, dan kamu dapat mengenali target pembeli kamu dengan baik. Segera jual produk/jasa yang kamu tawarkan. Cobalah berbagai cara untuk menjual produk pertamamu! Bisa menawarkan jasa gratis untuk penggunaan jasa pertama atau memberikan diskon terhadap produk yang kamu jual. Cara menuliskan diskon pada produk mu bisa ditulis disini 

 

  • Supaya banyak pembeli, cobalah memasarkannya secara online! 

Tidak dapat dipungkiri lagi, adanya pandemi yang melanda seluruh dunia membuat kita semua harus segera bertransformasi menuju era digital. Salah satunya adalah menjual produk kami secara online. Jasa maupun barang yang berasal dari hobi kamu tersebut bisa lho dipasarkan secara online. Misal, kamu bisa menawarkan jasa dari hobi kamu melalui website yang kamu buat sendiri supaya banyak orang yang mengetahui kamu menawarkan jasa tersebut. Atau misal barang yang kamu hasilkan dari hobi kamu dapat ditawarkan melalui website atau marketplace. Cobain Go Digital GRATIS disnis yuk! 

Itu tadi lima langkah untuk menjadikan hobi kamu menjadi bisnis menguntungkan! Selanjutnya kamu harus menyiapkan bisnis kamu  sesegera mungkin ya! 

Satu Toko Online

Nikmati kemudahan kelola toko online dan offlinemu melalui sakoo,
dan kembangkan bisnismu dibanyak merketplace hanya dengan satu platform.

Supported By :