fbpx
Manfaat Digital Marketing Bagi UMKM

Manfaat Digital Marketing Bagi UMKM

Manfaat Digital Marketing Bagi UMKM

Ditulis oleh Admin Sakoo

July 14, 2020

Persaingan bisnis pada era digital seperti ini sangatlah ketat. Bisa dikatakan hampir semua pelaku bisnis memasarkan produknya secara digital untuk dapat bersaing dengan pelaku bisnis lainnya. Dengan demikian para UMKM sudah saatnya ikut serta dalam perubahan konsep bisnis di era digital seperti saat ini dengan memanfaatkan peluang-peluang yang ada serta mengaplikasikannya pada bisnis UMKM mereka. 

 

Berikut ini adalah manfaat dari adanya perkembangan digital marketing bagi para pelaku bisnis UMKM. 

 

  1. Biaya iklan lebih murah 

Dulu sering kali untuk mengiklankan produk kita secara massal harus mengeluarkan modal iklan konvensional dengan biaya yang cukup mahal. Namun saat ini dengan adanya media sosial sebagai alat pemasaran digital, hal tersebut tidak lagi menjadi masalah. Adapun beberapa fitur iklan gratis yang dapat di manfaatkan oleh para UMKM di marketplace seperti promo gratis ongkir, promo toko dan masih banyak lagi. 

 

  1. Lebih mudah menjangkau calon konsumen

Dengan adanya internet maka informasi barang apapun yang kita jual akan dapat mudah dijangkau oleh calon konsumen yang tepat tanpa batasan ruang, waktu. Anda bisa mencobanya dengan membuat konten produk dan menyajikan informasi yang jelas dan mudah di pahami oleh calon konsumen. 

 

  1. Memiliki data base pelanggan  

Sebagai pelaku bisnis tentunya Anda harus memiliki database pelanggan yang sudah melakukan transaksi di toko Anda. Namun sering kali hal ini di lupakan oleh para pelaku bisnis. Ada banyak cara yang dapat Anda lakukan dalam menyimpan data pelanggan toko anda baik online maupun offline. Sakoo merupakan aplikasi web base yang dapat mendukung bisnis Anda terutama dalam mengelola database pelanggan secara otomatis. Dengan mengintegrasikan toko online Anda di marketplace maka otomatis data pelanggan Anda yang sudah pernah melakukan transaksi akan tercatat di sistem Sakoo. 

 

  1. Dapat membangun customer relationship

Adanya data pelanggan akan lebih memudahkan Anda dalam menjalin hubungan baik antar setiap pelanggan. Hal tersebut bisa Anda lakukan dengan memberikan penawaran – penawaran menarik kepada para pelanggan untuk bertransaksi di toko Anda sehingga hal tersebut dapat menumbuhkan loyalitas pada pelanggan Anda. 

 

Mempelajari digital marketing memang butuh waktu yang tidak sebentar untuk para pelaku usaha, namun semakin lama Anda akan mencoba untuk beradaptasi dengan digital marketing ini akan membawa perubahan yang baik bagi bisnis yang Anda jalani. 

Semoga artikel ini membantu dalam mendorong Anda untuk melangkah ke bisnis digital ya Sobat Sakoo!

Satu Toko Online

Nikmati kemudahan kelola toko online dan offlinemu melalui sakoo,
dan kembangkan bisnismu dibanyak merketplace hanya dengan satu platform.

Supported By :

Manfaat Digital Marketing Bagi UMKM

Ditulis oleh Admin Sakoo

July 14, 2020

Hi Seller! Menjadi seorang pembisnis yang sukses tentunya adalah impian semua orang. Akan tetapi tidak semua orang memiliki modal yang cukup untuk memulai bisnisnya. Oleh karena itu dalam bisnis online berbagai sitem pun diciptakan salah satunya yaitu menjadi Reseller & Dropshipper, taukah kamu bahwa kedua istilah ini memiliki arti dan keuntungan yang berbeda loh..
Untuk itu, yuk simak perbedaannya!

Reseller
Reseller dapat diartikan seseorang yang menjual kembali produk dari supplier secara langsung ke tangan konsumen.

(-) Kekurangan menjadi seorang reseller yaitu harus memiliki modal yang lumayan besar untuk membeli barang dari supplier yang akan dijual.

(+) Kelebihan menjadi seorang reseller yaitu bisa mendapatkan harga diskon dari supplier dan keuntungannya pun fleksibel dapat di tentukan oleh reseller itu sendiri.

 Dropshipper
Berbeda halnya dengan Reseller, Dropshipper adalah sebuah pemasaran online dimana penjual  tidak memiliki stock barang sedikitpun. Karena pada saat ada orderan, penjual dapat langsung mengirimkan rincian lengkapnya kepada produsen, distributor atau supplier yang sudah bekerja sama dengan penjual.

(-) Kekurangan menjadi seorang dropshipper yaitu tidak akan mengetahui kualitas produk yang dijual oleh seorang dropshipper.

(+) Kelebihan menjadi seorang dropshipper yaitu tidak ada minimal pembelian dan keuntungannya fleksibel dapat ditentukan dropshipper itu sendiri.

Jadi, kamu pilih mana? Menjadi seorang reseller atau dropshipper? Semoga artikel ini dapat menjadi pertimbangan bagi kamu yang akan memulai usaha yaaa!

Satu Toko Online

Nikmati kemudahan kelola toko online dan offlinemu melalui sakoo,
dan kembangkan bisnismu dibanyak merketplace hanya dengan satu platform.

Supported By :

Manfaat Digital Marketing Bagi UMKM

Ditulis oleh Admin Sakoo

July 14, 2020

Hi Seller! Menjadi seorang pembisnis yang sukses tentunya adalah impian semua orang. Akan tetapi tidak semua orang memiliki modal yang cukup untuk memulai bisnisnya. Oleh karena itu dalam bisnis online berbagai sitem pun diciptakan salah satunya yaitu menjadi Reseller & Dropshipper, taukah kamu bahwa kedua istilah ini memiliki arti dan keuntungan yang berbeda loh..
Untuk itu, yuk simak perbedaannya!

Reseller
Reseller dapat diartikan seseorang yang menjual kembali produk dari supplier secara langsung ke tangan konsumen.

(-) Kekurangan menjadi seorang reseller yaitu harus memiliki modal yang lumayan besar untuk membeli barang dari supplier yang akan dijual.

(+) Kelebihan menjadi seorang reseller yaitu bisa mendapatkan harga diskon dari supplier dan keuntungannya pun fleksibel dapat di tentukan oleh reseller itu sendiri.

 Dropshipper
Berbeda halnya dengan Reseller, Dropshipper adalah sebuah pemasaran online dimana penjual  tidak memiliki stock barang sedikitpun. Karena pada saat ada orderan, penjual dapat langsung mengirimkan rincian lengkapnya kepada produsen, distributor atau supplier yang sudah bekerja sama dengan penjual.

(-) Kekurangan menjadi seorang dropshipper yaitu tidak akan mengetahui kualitas produk yang dijual oleh seorang dropshipper.

(+) Kelebihan menjadi seorang dropshipper yaitu tidak ada minimal pembelian dan keuntungannya fleksibel dapat ditentukan dropshipper itu sendiri.

Jadi, kamu pilih mana? Menjadi seorang reseller atau dropshipper? Semoga artikel ini dapat menjadi pertimbangan bagi kamu yang akan memulai usaha yaaa!

Satu Toko Online

Nikmati kemudahan kelola toko online dan offlinemu melalui sakoo,
dan kembangkan bisnismu dibanyak merketplace hanya dengan satu platform.

Supported By :

5 Langkah Go Online Bagi UMKM

5 Langkah Go Online Bagi UMKM

5 Langkah Go Online Bagi UMKM

Ditulis oleh Admin Sakoo

July 13, 2020

Perkembangan teknologi informasi menjadikan internet tidak hanya sebagai alat komunikasi, melainkan untuk melakukan transaksi bisnis ke seluruh dunia dengan biaya yang ringan, cepat, dan mudah. Perkembangan internet mendorong munculnya peluang bisnis karena lebih efektif dan efisien, terutama dari segi waktu dan telah menjadi standar operasional dalam dunia bisnis di era digitalisasi ini.

 

Go online adalah sebuah langkah untuk memasuki dunia internet untuk memperluas jangkauan pemasaran dan penjualan, hal ini sangat penting dilakukan oleh para pelaku bisnis UMKM dengan banyaknya manfaat yang bisa didapatkan. Dengan go online tidak ada lagi yang membatasi interaksi antara konsumen dan penjual, begitupun dengan hal transparansi harga.

Berikut adalah 5 langkah yang perlu dilakukan bisnis UMKM untuk go online adalah:

1. Melakukan riset pasar secara berkala

Agar usaha pelaku UMKM bisa lebih maju dan berkembang ketika melakukan go online, maka perlu dilakukan riset pasar secara berkala terlebih dahulu dengan cara offline atau pun online melalui internet. Tujuannya adalah agar Anda dapat mengetahui dengan tepat target konsumen untuk produk Anda, apa yang sedang tren di pasar, dan betapa kompetitor

2. Membuat akun media sosial

Media sosial merupakan sebuah wadah yang dapat mempertemukan orang-orang dari seluruh penjuru dunia, maka media sosial dapat berperan sebagai wadah yang bisa memperkenalkan profil usaha anda secara global kepada konsumen.

 

3.Membuat akun marketplace

Marketplace merupakan lapak digital untuk memasarkan dan melakukan penjualan dengan transaksi yang aman dan cepat. Setelah melihat profil usaha anda di media sosial, konsumen akan berpotensi melihat dan membeli produk anda melalui marketplace. Shopee, Tokopedia dan Lazada saat ini menjadi marketplace popular di Indonesia.

4. Mendaftarkan usaha Anda pada google

Hal tersebut bertujuan agar bisnis Anda dapat di kelola secara online di mesin pencarian google mengenai detail usaha Anda termasuk alamat dan informasi kontak yang dapat dicari secara online melalui google. Pemilik usaha juga dapat menanggapi ulasan konsumen, berbagi foto, menawarkan dan mempromosikan produk Anda. Pendaftaran tersebut dilakukan melalui halaman google my business dengan mengaktivasi akun google.

 

5. Membuat website

Melalui website, Anda dapat mendorong bisnis UMKM Anda ke level professional. Melalui media sosial, domain, dan email Anda dapat menjangkau banyak calon konsumen. Ketika Anda membuat website, Anda akan mengangkat derajat brand bisnis secara signifikan dengan visi yang luas.

Digitalisasi di dunia bisnis adalah hal yang tidak dapat dihindari, dengan adanya internet konsumen hanya perlu melakukan pembelian dan pembayaran produk dengan Gadget yang memudahkan, praktis, aman dan tentunya lebih  cepat. Konsumen dapat mengakses berbagai informasi mengenai produk yang dijual dan harga yang telah di tentukan, hal tersebut dapat di akses dengan mudah. Sebagai pemain terbesar dalam roda perekonomian nasional, UMKM go online harus menjadi maju bersamaan dengan pesatnya kemajuan zaman ini.

Satu Toko Online

Nikmati kemudahan kelola toko online dan offlinemu melalui sakoo,
dan kembangkan bisnismu dibanyak merketplace hanya dengan satu platform.

Supported By :

5 Langkah Go Online Bagi UMKM

Ditulis oleh Admin Sakoo

July 13, 2020

Hi Seller! Menjadi seorang pembisnis yang sukses tentunya adalah impian semua orang. Akan tetapi tidak semua orang memiliki modal yang cukup untuk memulai bisnisnya. Oleh karena itu dalam bisnis online berbagai sitem pun diciptakan salah satunya yaitu menjadi Reseller & Dropshipper, taukah kamu bahwa kedua istilah ini memiliki arti dan keuntungan yang berbeda loh..
Untuk itu, yuk simak perbedaannya!

Reseller
Reseller dapat diartikan seseorang yang menjual kembali produk dari supplier secara langsung ke tangan konsumen.

(-) Kekurangan menjadi seorang reseller yaitu harus memiliki modal yang lumayan besar untuk membeli barang dari supplier yang akan dijual.

(+) Kelebihan menjadi seorang reseller yaitu bisa mendapatkan harga diskon dari supplier dan keuntungannya pun fleksibel dapat di tentukan oleh reseller itu sendiri.

 Dropshipper
Berbeda halnya dengan Reseller, Dropshipper adalah sebuah pemasaran online dimana penjual  tidak memiliki stock barang sedikitpun. Karena pada saat ada orderan, penjual dapat langsung mengirimkan rincian lengkapnya kepada produsen, distributor atau supplier yang sudah bekerja sama dengan penjual.

(-) Kekurangan menjadi seorang dropshipper yaitu tidak akan mengetahui kualitas produk yang dijual oleh seorang dropshipper.

(+) Kelebihan menjadi seorang dropshipper yaitu tidak ada minimal pembelian dan keuntungannya fleksibel dapat ditentukan dropshipper itu sendiri.

Jadi, kamu pilih mana? Menjadi seorang reseller atau dropshipper? Semoga artikel ini dapat menjadi pertimbangan bagi kamu yang akan memulai usaha yaaa!

Satu Toko Online

Nikmati kemudahan kelola toko online dan offlinemu melalui sakoo,
dan kembangkan bisnismu dibanyak merketplace hanya dengan satu platform.

Supported By :

5 Langkah Go Online Bagi UMKM

Ditulis oleh Admin Sakoo

July 13, 2020

Hi Seller! Menjadi seorang pembisnis yang sukses tentunya adalah impian semua orang. Akan tetapi tidak semua orang memiliki modal yang cukup untuk memulai bisnisnya. Oleh karena itu dalam bisnis online berbagai sitem pun diciptakan salah satunya yaitu menjadi Reseller & Dropshipper, taukah kamu bahwa kedua istilah ini memiliki arti dan keuntungan yang berbeda loh..
Untuk itu, yuk simak perbedaannya!

Reseller
Reseller dapat diartikan seseorang yang menjual kembali produk dari supplier secara langsung ke tangan konsumen.

(-) Kekurangan menjadi seorang reseller yaitu harus memiliki modal yang lumayan besar untuk membeli barang dari supplier yang akan dijual.

(+) Kelebihan menjadi seorang reseller yaitu bisa mendapatkan harga diskon dari supplier dan keuntungannya pun fleksibel dapat di tentukan oleh reseller itu sendiri.

 Dropshipper
Berbeda halnya dengan Reseller, Dropshipper adalah sebuah pemasaran online dimana penjual  tidak memiliki stock barang sedikitpun. Karena pada saat ada orderan, penjual dapat langsung mengirimkan rincian lengkapnya kepada produsen, distributor atau supplier yang sudah bekerja sama dengan penjual.

(-) Kekurangan menjadi seorang dropshipper yaitu tidak akan mengetahui kualitas produk yang dijual oleh seorang dropshipper.

(+) Kelebihan menjadi seorang dropshipper yaitu tidak ada minimal pembelian dan keuntungannya fleksibel dapat ditentukan dropshipper itu sendiri.

Jadi, kamu pilih mana? Menjadi seorang reseller atau dropshipper? Semoga artikel ini dapat menjadi pertimbangan bagi kamu yang akan memulai usaha yaaa!

Satu Toko Online

Nikmati kemudahan kelola toko online dan offlinemu melalui sakoo,
dan kembangkan bisnismu dibanyak merketplace hanya dengan satu platform.

Supported By :

Cara Menambah Produk di Sakoo

Cara Menambah Produk di Sakoo

Cara Menambah Produk di Sakoo

Ditulis oleh Admin Sakoo

June 10, 2020

Menambah Produk satu per satu

Anda dapat menambahkan produk secara satu persatu.

Berikut cara menambahkan produk satu persatu di web app Sakoo :

  • Klik button produk
  • Klik tambah produk

Selanjutnya anda diminta mengisi informasi produk seperti:

  • Nama produk
  • Gambar produk
  • Label
  • Dimensi paket
  • Deskripsi

Anda juga dapat mengintegrasikan produk yang di upload  ke marketplace yang sudah terhubung pada Sakoo dengan cara :

  • Aktifkan fitur marketplace
  • Cheklist marketplace yang ingin Anda tambahkan
  • Isi kategori produk yang di sediakan oleh masing-masing marketplace
  • Lengkapi kolom wajib di isi dari marketplace

Selanjutnya anda diminta untuk mengisi varian produk, pada varian produk terdapat :

  • Harga modal
  • Kode produk
  • Berat
  • Ukuran (opsional)
  • Warna (opsional)

Selanjutnya lengkapi informasi toko dengan cara :

  • Klik pilih toko
  • Cheklist toko apabila lebih dari 1 toko
  • Isi jumlah stok
  • Harga jual
  • Harga reseller

Setelah seluruh data sudah terisi lengkap, maka Anda dapat klik simpan. Maka produk Anda berhasil terlisting di Website Toko maupun akun Marketplace Anda.

Satu Toko Online

Nikmati kemudahan kelola toko online dan offlinemu melalui sakoo,
dan kembangkan bisnismu dibanyak merketplace hanya dengan satu platform.

Supported By :

Cara Menambah Produk di Sakoo

Ditulis oleh Admin Sakoo

June 10, 2020

Hi Seller! Menjadi seorang pembisnis yang sukses tentunya adalah impian semua orang. Akan tetapi tidak semua orang memiliki modal yang cukup untuk memulai bisnisnya. Oleh karena itu dalam bisnis online berbagai sitem pun diciptakan salah satunya yaitu menjadi Reseller & Dropshipper, taukah kamu bahwa kedua istilah ini memiliki arti dan keuntungan yang berbeda loh..
Untuk itu, yuk simak perbedaannya!

Reseller
Reseller dapat diartikan seseorang yang menjual kembali produk dari supplier secara langsung ke tangan konsumen.

(-) Kekurangan menjadi seorang reseller yaitu harus memiliki modal yang lumayan besar untuk membeli barang dari supplier yang akan dijual.

(+) Kelebihan menjadi seorang reseller yaitu bisa mendapatkan harga diskon dari supplier dan keuntungannya pun fleksibel dapat di tentukan oleh reseller itu sendiri.

 Dropshipper
Berbeda halnya dengan Reseller, Dropshipper adalah sebuah pemasaran online dimana penjual  tidak memiliki stock barang sedikitpun. Karena pada saat ada orderan, penjual dapat langsung mengirimkan rincian lengkapnya kepada produsen, distributor atau supplier yang sudah bekerja sama dengan penjual.

(-) Kekurangan menjadi seorang dropshipper yaitu tidak akan mengetahui kualitas produk yang dijual oleh seorang dropshipper.

(+) Kelebihan menjadi seorang dropshipper yaitu tidak ada minimal pembelian dan keuntungannya fleksibel dapat ditentukan dropshipper itu sendiri.

Jadi, kamu pilih mana? Menjadi seorang reseller atau dropshipper? Semoga artikel ini dapat menjadi pertimbangan bagi kamu yang akan memulai usaha yaaa!

Satu Toko Online

Nikmati kemudahan kelola toko online dan offlinemu melalui sakoo,
dan kembangkan bisnismu dibanyak merketplace hanya dengan satu platform.

Supported By :

Cara Menambah Produk di Sakoo

Ditulis oleh Admin Sakoo

June 10, 2020

Hi Seller! Menjadi seorang pembisnis yang sukses tentunya adalah impian semua orang. Akan tetapi tidak semua orang memiliki modal yang cukup untuk memulai bisnisnya. Oleh karena itu dalam bisnis online berbagai sitem pun diciptakan salah satunya yaitu menjadi Reseller & Dropshipper, taukah kamu bahwa kedua istilah ini memiliki arti dan keuntungan yang berbeda loh..
Untuk itu, yuk simak perbedaannya!

Reseller
Reseller dapat diartikan seseorang yang menjual kembali produk dari supplier secara langsung ke tangan konsumen.

(-) Kekurangan menjadi seorang reseller yaitu harus memiliki modal yang lumayan besar untuk membeli barang dari supplier yang akan dijual.

(+) Kelebihan menjadi seorang reseller yaitu bisa mendapatkan harga diskon dari supplier dan keuntungannya pun fleksibel dapat di tentukan oleh reseller itu sendiri.

 Dropshipper
Berbeda halnya dengan Reseller, Dropshipper adalah sebuah pemasaran online dimana penjual  tidak memiliki stock barang sedikitpun. Karena pada saat ada orderan, penjual dapat langsung mengirimkan rincian lengkapnya kepada produsen, distributor atau supplier yang sudah bekerja sama dengan penjual.

(-) Kekurangan menjadi seorang dropshipper yaitu tidak akan mengetahui kualitas produk yang dijual oleh seorang dropshipper.

(+) Kelebihan menjadi seorang dropshipper yaitu tidak ada minimal pembelian dan keuntungannya fleksibel dapat ditentukan dropshipper itu sendiri.

Jadi, kamu pilih mana? Menjadi seorang reseller atau dropshipper? Semoga artikel ini dapat menjadi pertimbangan bagi kamu yang akan memulai usaha yaaa!

Satu Toko Online

Nikmati kemudahan kelola toko online dan offlinemu melalui sakoo,
dan kembangkan bisnismu dibanyak merketplace hanya dengan satu platform.

Supported By :

Cara Mengelola Data Pelanggan di Sakoo

Cara Mengelola Data Pelanggan di Sakoo

Cara Mengelola Data Pelanggan di Sakoo

Ditulis oleh Admin Sakoo

June 10, 2020

Data Pelanggan

Pada menu pelanggan, Anda dapat melihat data-data pelanggan yang sudah pernah melakukan transaksi pada toko online Anda.

Anda dapat melihat data-data pelanggan yang sudah pernah melakukan transaksi pada toko online Anda, seperti :

  • Nama pelanggan
  • Tipe pelanggan
  • Status pelanggan
  • Reseller

Tambah Pelanggan

Selain itu, apabila Anda memiliki data pelanggan yang melakukan transaksi secara offline ingin tercatat juga di sistem, Anda juga dapat menambahkan data pelanggan secara manual. Berikut cara menambahkan pelanggan secara manual pada Sakoo :

  • Klik button tambah pelanggan

Anda akan diminta mengisi Data pelanggan yang meliputi : 

  • Nama pelanggan
  • Telepon pelanggan
  • Email pelanggan

Selanjutnya Anda akan diminta mengisi Data penerima, seperti :

  • Nama penerima
  • Telepon penerima
  • Alamat penerima

Dengan mengisi data-data tersebut maka pelanggan Anda akan otomatis sudah terdaftar dan dapat digunakan untuk melakukan transaksi di website toko Anda. 

Export Data Pelanggan

Saat Anda ingin mengunduh data pelanggan,  Anda bisa mengekspor data pelanggan dalam bentuk excell dokumen. Berikut cara mengekspor data pelanggan :

  • Klik button Ekspor data pelanggan
  • File data pelanggan Anda sudah terunduh secara otomatis

 

Satu Toko Online

Nikmati kemudahan kelola toko online dan offlinemu melalui sakoo,
dan kembangkan bisnismu dibanyak merketplace hanya dengan satu platform.

Supported By :

Cara Mengelola Data Pelanggan di Sakoo

Ditulis oleh Admin Sakoo

June 10, 2020

Hi Seller! Menjadi seorang pembisnis yang sukses tentunya adalah impian semua orang. Akan tetapi tidak semua orang memiliki modal yang cukup untuk memulai bisnisnya. Oleh karena itu dalam bisnis online berbagai sitem pun diciptakan salah satunya yaitu menjadi Reseller & Dropshipper, taukah kamu bahwa kedua istilah ini memiliki arti dan keuntungan yang berbeda loh..
Untuk itu, yuk simak perbedaannya!

Reseller
Reseller dapat diartikan seseorang yang menjual kembali produk dari supplier secara langsung ke tangan konsumen.

(-) Kekurangan menjadi seorang reseller yaitu harus memiliki modal yang lumayan besar untuk membeli barang dari supplier yang akan dijual.

(+) Kelebihan menjadi seorang reseller yaitu bisa mendapatkan harga diskon dari supplier dan keuntungannya pun fleksibel dapat di tentukan oleh reseller itu sendiri.

 Dropshipper
Berbeda halnya dengan Reseller, Dropshipper adalah sebuah pemasaran online dimana penjual  tidak memiliki stock barang sedikitpun. Karena pada saat ada orderan, penjual dapat langsung mengirimkan rincian lengkapnya kepada produsen, distributor atau supplier yang sudah bekerja sama dengan penjual.

(-) Kekurangan menjadi seorang dropshipper yaitu tidak akan mengetahui kualitas produk yang dijual oleh seorang dropshipper.

(+) Kelebihan menjadi seorang dropshipper yaitu tidak ada minimal pembelian dan keuntungannya fleksibel dapat ditentukan dropshipper itu sendiri.

Jadi, kamu pilih mana? Menjadi seorang reseller atau dropshipper? Semoga artikel ini dapat menjadi pertimbangan bagi kamu yang akan memulai usaha yaaa!

Satu Toko Online

Nikmati kemudahan kelola toko online dan offlinemu melalui sakoo,
dan kembangkan bisnismu dibanyak merketplace hanya dengan satu platform.

Supported By :

Cara Mengelola Data Pelanggan di Sakoo

Ditulis oleh Admin Sakoo

June 10, 2020

Hi Seller! Menjadi seorang pembisnis yang sukses tentunya adalah impian semua orang. Akan tetapi tidak semua orang memiliki modal yang cukup untuk memulai bisnisnya. Oleh karena itu dalam bisnis online berbagai sitem pun diciptakan salah satunya yaitu menjadi Reseller & Dropshipper, taukah kamu bahwa kedua istilah ini memiliki arti dan keuntungan yang berbeda loh..
Untuk itu, yuk simak perbedaannya!

Reseller
Reseller dapat diartikan seseorang yang menjual kembali produk dari supplier secara langsung ke tangan konsumen.

(-) Kekurangan menjadi seorang reseller yaitu harus memiliki modal yang lumayan besar untuk membeli barang dari supplier yang akan dijual.

(+) Kelebihan menjadi seorang reseller yaitu bisa mendapatkan harga diskon dari supplier dan keuntungannya pun fleksibel dapat di tentukan oleh reseller itu sendiri.

 Dropshipper
Berbeda halnya dengan Reseller, Dropshipper adalah sebuah pemasaran online dimana penjual  tidak memiliki stock barang sedikitpun. Karena pada saat ada orderan, penjual dapat langsung mengirimkan rincian lengkapnya kepada produsen, distributor atau supplier yang sudah bekerja sama dengan penjual.

(-) Kekurangan menjadi seorang dropshipper yaitu tidak akan mengetahui kualitas produk yang dijual oleh seorang dropshipper.

(+) Kelebihan menjadi seorang dropshipper yaitu tidak ada minimal pembelian dan keuntungannya fleksibel dapat ditentukan dropshipper itu sendiri.

Jadi, kamu pilih mana? Menjadi seorang reseller atau dropshipper? Semoga artikel ini dapat menjadi pertimbangan bagi kamu yang akan memulai usaha yaaa!

Satu Toko Online

Nikmati kemudahan kelola toko online dan offlinemu melalui sakoo,
dan kembangkan bisnismu dibanyak merketplace hanya dengan satu platform.

Supported By :

Cara Berlangganan Sakoo

Cara Berlangganan Sakoo

Cara Berlangganan Sakoo

Ditulis oleh Admin Sakoo

June 10, 2020

Pada menu subscribe ini Anda dapat memilih paket berlanggan layanan Sakoo. Cara yang dapat di lakukan yaitu :

 

  • Masuk ke menu Subscribe
  • Klik profil langganan
  • Klik pilih paket yang tersedia sesuai kebutuhan Anda
  • Klik berlangganan
  • Pilih metode pembayaran (LinkAja, Felisa, Finpay, Virtual Account BNI,Virtual Account Mandiri, Virtual Account Permata)
  • Klik lanjut pembayaran
  • Salin Nomor virtual account
  • Pembayaran ke rek Bank berikut melalui ATM, M-Banking, atau Transfer Bank
  • Estimasi waktu yang diberikan dalam menyelesaikan pembayaran yaitu selama 24jam
  • Anda juga dapat membatalkan pesanan dengan mengklik Batalkan Pesanan

Satu Toko Online

Nikmati kemudahan kelola toko online dan offlinemu melalui sakoo,
dan kembangkan bisnismu dibanyak merketplace hanya dengan satu platform.

Supported By :

Cara Berlangganan Sakoo

Ditulis oleh Admin Sakoo

June 10, 2020

Hi Seller! Menjadi seorang pembisnis yang sukses tentunya adalah impian semua orang. Akan tetapi tidak semua orang memiliki modal yang cukup untuk memulai bisnisnya. Oleh karena itu dalam bisnis online berbagai sitem pun diciptakan salah satunya yaitu menjadi Reseller & Dropshipper, taukah kamu bahwa kedua istilah ini memiliki arti dan keuntungan yang berbeda loh..
Untuk itu, yuk simak perbedaannya!

Reseller
Reseller dapat diartikan seseorang yang menjual kembali produk dari supplier secara langsung ke tangan konsumen.

(-) Kekurangan menjadi seorang reseller yaitu harus memiliki modal yang lumayan besar untuk membeli barang dari supplier yang akan dijual.

(+) Kelebihan menjadi seorang reseller yaitu bisa mendapatkan harga diskon dari supplier dan keuntungannya pun fleksibel dapat di tentukan oleh reseller itu sendiri.

 Dropshipper
Berbeda halnya dengan Reseller, Dropshipper adalah sebuah pemasaran online dimana penjual  tidak memiliki stock barang sedikitpun. Karena pada saat ada orderan, penjual dapat langsung mengirimkan rincian lengkapnya kepada produsen, distributor atau supplier yang sudah bekerja sama dengan penjual.

(-) Kekurangan menjadi seorang dropshipper yaitu tidak akan mengetahui kualitas produk yang dijual oleh seorang dropshipper.

(+) Kelebihan menjadi seorang dropshipper yaitu tidak ada minimal pembelian dan keuntungannya fleksibel dapat ditentukan dropshipper itu sendiri.

Jadi, kamu pilih mana? Menjadi seorang reseller atau dropshipper? Semoga artikel ini dapat menjadi pertimbangan bagi kamu yang akan memulai usaha yaaa!

Satu Toko Online

Nikmati kemudahan kelola toko online dan offlinemu melalui sakoo,
dan kembangkan bisnismu dibanyak merketplace hanya dengan satu platform.

Supported By :

Cara Berlangganan Sakoo

Ditulis oleh Admin Sakoo

June 10, 2020

Hi Seller! Menjadi seorang pembisnis yang sukses tentunya adalah impian semua orang. Akan tetapi tidak semua orang memiliki modal yang cukup untuk memulai bisnisnya. Oleh karena itu dalam bisnis online berbagai sitem pun diciptakan salah satunya yaitu menjadi Reseller & Dropshipper, taukah kamu bahwa kedua istilah ini memiliki arti dan keuntungan yang berbeda loh..
Untuk itu, yuk simak perbedaannya!

Reseller
Reseller dapat diartikan seseorang yang menjual kembali produk dari supplier secara langsung ke tangan konsumen.

(-) Kekurangan menjadi seorang reseller yaitu harus memiliki modal yang lumayan besar untuk membeli barang dari supplier yang akan dijual.

(+) Kelebihan menjadi seorang reseller yaitu bisa mendapatkan harga diskon dari supplier dan keuntungannya pun fleksibel dapat di tentukan oleh reseller itu sendiri.

 Dropshipper
Berbeda halnya dengan Reseller, Dropshipper adalah sebuah pemasaran online dimana penjual  tidak memiliki stock barang sedikitpun. Karena pada saat ada orderan, penjual dapat langsung mengirimkan rincian lengkapnya kepada produsen, distributor atau supplier yang sudah bekerja sama dengan penjual.

(-) Kekurangan menjadi seorang dropshipper yaitu tidak akan mengetahui kualitas produk yang dijual oleh seorang dropshipper.

(+) Kelebihan menjadi seorang dropshipper yaitu tidak ada minimal pembelian dan keuntungannya fleksibel dapat ditentukan dropshipper itu sendiri.

Jadi, kamu pilih mana? Menjadi seorang reseller atau dropshipper? Semoga artikel ini dapat menjadi pertimbangan bagi kamu yang akan memulai usaha yaaa!

Satu Toko Online

Nikmati kemudahan kelola toko online dan offlinemu melalui sakoo,
dan kembangkan bisnismu dibanyak merketplace hanya dengan satu platform.

Supported By :

Integrasikan Marketplace di Sakoo

Integrasikan Marketplace di Sakoo

Integrasikan Marketplace di Sakoo

Ditulis oleh Admin Sakoo

June 10, 2020

Menu Marketplace

Anda bisa menghubungkan Akun marketplace yang sudah terintegrasi dengan Sakoo seperti Shopee, Lazada dan Blanja. Berikut cara menambahkan Marketplace pada Sakoo :

  • Klik menu Marketplace
  • Pilih button tambah Marketplace
  • Pilih Marketplace yang tersedia (Shopee, Lazada dan Blanja)
  • Klik daftar (secara otomatis akan direct ke Open page Authorization pada Marketplace yang anda pilih)
  • Masukan email dan kata sandi akun marketplace Anda
  • Klik Login
  • Agar produk Anda terhubung dengan Sakoo lalu Anda bisa klik Sync.

Berikut cara Sync Marketplace :

  • Klik pada menu Merketplace
  • Selanjutnya Klik icon Sync
  • Tunggu Syncronitation hingga 100%
  • Maka produk dari Akun marketplace Anda akan otomatis tersimpan di web Sakoo. 

 

 

Satu Toko Online

Nikmati kemudahan kelola toko online dan offlinemu melalui sakoo,
dan kembangkan bisnismu dibanyak merketplace hanya dengan satu platform.

Supported By :

Integrasikan Marketplace di Sakoo

Ditulis oleh Admin Sakoo

June 10, 2020

Hi Seller! Menjadi seorang pembisnis yang sukses tentunya adalah impian semua orang. Akan tetapi tidak semua orang memiliki modal yang cukup untuk memulai bisnisnya. Oleh karena itu dalam bisnis online berbagai sitem pun diciptakan salah satunya yaitu menjadi Reseller & Dropshipper, taukah kamu bahwa kedua istilah ini memiliki arti dan keuntungan yang berbeda loh..
Untuk itu, yuk simak perbedaannya!

Reseller
Reseller dapat diartikan seseorang yang menjual kembali produk dari supplier secara langsung ke tangan konsumen.

(-) Kekurangan menjadi seorang reseller yaitu harus memiliki modal yang lumayan besar untuk membeli barang dari supplier yang akan dijual.

(+) Kelebihan menjadi seorang reseller yaitu bisa mendapatkan harga diskon dari supplier dan keuntungannya pun fleksibel dapat di tentukan oleh reseller itu sendiri.

 Dropshipper
Berbeda halnya dengan Reseller, Dropshipper adalah sebuah pemasaran online dimana penjual  tidak memiliki stock barang sedikitpun. Karena pada saat ada orderan, penjual dapat langsung mengirimkan rincian lengkapnya kepada produsen, distributor atau supplier yang sudah bekerja sama dengan penjual.

(-) Kekurangan menjadi seorang dropshipper yaitu tidak akan mengetahui kualitas produk yang dijual oleh seorang dropshipper.

(+) Kelebihan menjadi seorang dropshipper yaitu tidak ada minimal pembelian dan keuntungannya fleksibel dapat ditentukan dropshipper itu sendiri.

Jadi, kamu pilih mana? Menjadi seorang reseller atau dropshipper? Semoga artikel ini dapat menjadi pertimbangan bagi kamu yang akan memulai usaha yaaa!

Satu Toko Online

Nikmati kemudahan kelola toko online dan offlinemu melalui sakoo,
dan kembangkan bisnismu dibanyak merketplace hanya dengan satu platform.

Supported By :

Integrasikan Marketplace di Sakoo

Ditulis oleh Admin Sakoo

June 10, 2020

Hi Seller! Menjadi seorang pembisnis yang sukses tentunya adalah impian semua orang. Akan tetapi tidak semua orang memiliki modal yang cukup untuk memulai bisnisnya. Oleh karena itu dalam bisnis online berbagai sitem pun diciptakan salah satunya yaitu menjadi Reseller & Dropshipper, taukah kamu bahwa kedua istilah ini memiliki arti dan keuntungan yang berbeda loh..
Untuk itu, yuk simak perbedaannya!

Reseller
Reseller dapat diartikan seseorang yang menjual kembali produk dari supplier secara langsung ke tangan konsumen.

(-) Kekurangan menjadi seorang reseller yaitu harus memiliki modal yang lumayan besar untuk membeli barang dari supplier yang akan dijual.

(+) Kelebihan menjadi seorang reseller yaitu bisa mendapatkan harga diskon dari supplier dan keuntungannya pun fleksibel dapat di tentukan oleh reseller itu sendiri.

 Dropshipper
Berbeda halnya dengan Reseller, Dropshipper adalah sebuah pemasaran online dimana penjual  tidak memiliki stock barang sedikitpun. Karena pada saat ada orderan, penjual dapat langsung mengirimkan rincian lengkapnya kepada produsen, distributor atau supplier yang sudah bekerja sama dengan penjual.

(-) Kekurangan menjadi seorang dropshipper yaitu tidak akan mengetahui kualitas produk yang dijual oleh seorang dropshipper.

(+) Kelebihan menjadi seorang dropshipper yaitu tidak ada minimal pembelian dan keuntungannya fleksibel dapat ditentukan dropshipper itu sendiri.

Jadi, kamu pilih mana? Menjadi seorang reseller atau dropshipper? Semoga artikel ini dapat menjadi pertimbangan bagi kamu yang akan memulai usaha yaaa!

Satu Toko Online

Nikmati kemudahan kelola toko online dan offlinemu melalui sakoo,
dan kembangkan bisnismu dibanyak merketplace hanya dengan satu platform.

Supported By :