fbpx
Dari UMKM Menjadi Salah Satu Brand Fashion Terbesar di Indonesia: Erigo Store

Ditulis oleh Admin Sakoo

October 5, 2021

Pandemi COVID-19 yang telah melanda di seluruh penjuru dunia termasuk Indonesia sejak tahun lalu, telah membawa perubahan di berbagai industri, termasuk industri fashion. Tren-tren fashion juga mengikuti perubahan, dimana awalnya dibutuhkan yang stylish, jadi mengutamakan yang penuh fungsi. Walaupun begitu, ada beberapa kegiatan yang tetap mengharuskan kita tampil stylish, seperti acara virtual bersama rekan kerja.

 

Sebagai salah satu brand lokal, Erigo Store hadir dalam mendukung masyarakat Indonesia agar tetap dapat tampin fashionable di berbagai kondisi. Founder dari brand fashion Erigo Store atau CEO dari Erigo Store adalah Muhammad Sadad, yang mengutarakan bahwa pandemi bukan menjadi halangan untuk terus berkreasi dalam menghadirkan produk fashion yang berkualitas.

 

Sadad, panggilan akrab dari pemilik Erigo Store ini, sempat meninggalkan bangku kuliah dan melupakan gelar S1 untuk mengembangkan bisnis yang sudah diimpikannya sejak lama. Pada tahun 2010, Sadad telah memilki sebuah brand bernama Selected and Co. Namun, brand tersebut sudah dimiliki oleh orang lain sehingga ia menggantinya menjadi nama Erigo pada tahun 2013.

 

Perjalaan bisnis Erigo dimulai pada 2011. Muhammad Sadad pertama kali merintis bisnis fashion tersebut di kamar bertipe studio yang berlokasi di Depok, Jawa Barat. Saat itu, Sadad masih melakukan segala sesuatunya sendirian, tanpa dibantu oleh tim atau karyawan tetap.

 

Sadad mengaku bahwa Erigo awalnya sempat rugi, dimana pameran di Malaysia pada saat itu membutuhkan biaya operasional sampai 25 juta, dan omzet hanya 5 juta. Begitu pula pameran lainnya di Surabaya dan Makassar yang total rugi. Dia sempat utang kemana-mana sampai harus putus kuliah.

Erigo memang sudah ada di department store sekarang, ada toko atau etalase sendiri, tapi brand tersebut besar di online. Sadad menerangkan bahwa awalnya melalui ajakan teman dalam menjual baju, dimana awalnya hanya berbentuk UMKM lalu tiba-tiba sudah punya 60 karyawan.

 

Selain berpartisipasi melalui kegiatan offline, Sadad terus mengatur strategi agar penjualan online ikut meningkat. Berbagai promosi dilakukan melalui media sosial agar masyarakat mau mengunjungi online webstore mereka. Keputusan merambah ke e-commerce membuahkan hasil, dimana dengan menggunakan Shopee, membuat penjualan Erigo secara online perlahan menanjak.

 

Banyaknya promo disediakan oleh Shopee membuat konsumen tertarik untuk mengenal produk-produk Erigo. Pada 2018, Erigo digandeng Shopee untuk hadir dalam program BincangShopee – Kreativitas Tanpa Batas di acara offline JakCloth 2018. Jumlah penjualan yang dahulu masih ribuan meningkat menjadi jutaan. Erigo pun berhasil menyabet penghargaan Best Selling Brand dari Shopee.

 

Bahkan, pada tahun 2021 ini, iklan produk Erigo sempat dipajang di Times Square, New York, Amerika Serikat.  Times Square merupakan persimpangan jalan di Manhattan, New York City, AS yang mempertemukan Broadway Avenue dengan Seventh Avenue. Persimpangan jalan ini juga merupakan pusat komersial, hiburan, dan destinasi ikonik bagi turis yang datang ke AS.

 

Berkat promosi, pemanfaatan e-commerce pada waktu yang tepat, kegigihan dan semangat pantang menyerah, Erigo Store yang awalnya brand fashion UMKM berhasil meningkatkan penjualan hingga ribuah persen banyaknya. Bahkan pada tahun 2015, ia sekarang mampu mencapai omzet hingga miliaran.

 

Bagaimana, Sobat Sakoo? Menarik bukan? Ayo mulai bisnis kamu di Sakoo sekarang juga!

Satu Toko Online

Nikmati kemudahan kelola toko online dan offlinemu melalui sakoo,
dan kembangkan bisnismu dibanyak merketplace hanya dengan satu platform.

Supported By :

0 Comments

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Dari UMKM Menjadi Salah Satu Brand Fashion Terbesar di Indonesia: Erigo Store

Ditulis oleh Admin Sakoo

October 5, 2021

Pandemi COVID-19 yang telah melanda di seluruh penjuru dunia termasuk Indonesia sejak tahun lalu, telah membawa perubahan di berbagai industri, termasuk industri fashion. Tren-tren fashion juga mengikuti perubahan, dimana awalnya dibutuhkan yang stylish, jadi mengutamakan yang penuh fungsi. Walaupun begitu, ada beberapa kegiatan yang tetap mengharuskan kita tampil stylish, seperti acara virtual bersama rekan kerja.

 

Sebagai salah satu brand lokal, Erigo Store hadir dalam mendukung masyarakat Indonesia agar tetap dapat tampin fashionable di berbagai kondisi. Founder dari brand fashion Erigo Store atau CEO dari Erigo Store adalah Muhammad Sadad, yang mengutarakan bahwa pandemi bukan menjadi halangan untuk terus berkreasi dalam menghadirkan produk fashion yang berkualitas.

 

Sadad, panggilan akrab dari pemilik Erigo Store ini, sempat meninggalkan bangku kuliah dan melupakan gelar S1 untuk mengembangkan bisnis yang sudah diimpikannya sejak lama. Pada tahun 2010, Sadad telah memilki sebuah brand bernama Selected and Co. Namun, brand tersebut sudah dimiliki oleh orang lain sehingga ia menggantinya menjadi nama Erigo pada tahun 2013.

 

Perjalaan bisnis Erigo dimulai pada 2011. Muhammad Sadad pertama kali merintis bisnis fashion tersebut di kamar bertipe studio yang berlokasi di Depok, Jawa Barat. Saat itu, Sadad masih melakukan segala sesuatunya sendirian, tanpa dibantu oleh tim atau karyawan tetap.

 

Sadad mengaku bahwa Erigo awalnya sempat rugi, dimana pameran di Malaysia pada saat itu membutuhkan biaya operasional sampai 25 juta, dan omzet hanya 5 juta. Begitu pula pameran lainnya di Surabaya dan Makassar yang total rugi. Dia sempat utang kemana-mana sampai harus putus kuliah.

Erigo memang sudah ada di department store sekarang, ada toko atau etalase sendiri, tapi brand tersebut besar di online. Sadad menerangkan bahwa awalnya melalui ajakan teman dalam menjual baju, dimana awalnya hanya berbentuk UMKM lalu tiba-tiba sudah punya 60 karyawan.

 

Selain berpartisipasi melalui kegiatan offline, Sadad terus mengatur strategi agar penjualan online ikut meningkat. Berbagai promosi dilakukan melalui media sosial agar masyarakat mau mengunjungi online webstore mereka. Keputusan merambah ke e-commerce membuahkan hasil, dimana dengan menggunakan Shopee, membuat penjualan Erigo secara online perlahan menanjak.

 

Banyaknya promo disediakan oleh Shopee membuat konsumen tertarik untuk mengenal produk-produk Erigo. Pada 2018, Erigo digandeng Shopee untuk hadir dalam program BincangShopee – Kreativitas Tanpa Batas di acara offline JakCloth 2018. Jumlah penjualan yang dahulu masih ribuan meningkat menjadi jutaan. Erigo pun berhasil menyabet penghargaan Best Selling Brand dari Shopee.

 

Bahkan, pada tahun 2021 ini, iklan produk Erigo sempat dipajang di Times Square, New York, Amerika Serikat.  Times Square merupakan persimpangan jalan di Manhattan, New York City, AS yang mempertemukan Broadway Avenue dengan Seventh Avenue. Persimpangan jalan ini juga merupakan pusat komersial, hiburan, dan destinasi ikonik bagi turis yang datang ke AS.

 

Berkat promosi, pemanfaatan e-commerce pada waktu yang tepat, kegigihan dan semangat pantang menyerah, Erigo Store yang awalnya brand fashion UMKM berhasil meningkatkan penjualan hingga ribuah persen banyaknya. Bahkan pada tahun 2015, ia sekarang mampu mencapai omzet hingga miliaran.

 

Bagaimana, Sobat Sakoo? Menarik bukan? Ayo mulai bisnis kamu di Sakoo sekarang juga!

Satu Toko Online

Nikmati kemudahan kelola toko online dan offlinemu melalui sakoo,
dan kembangkan bisnismu dibanyak merketplace hanya dengan satu platform.

Supported By :

0 Comments

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Dari UMKM Menjadi Salah Satu Brand Fashion Terbesar di Indonesia: Erigo Store

Ditulis oleh Admin Sakoo

October 5, 2021

Pandemi COVID-19 yang telah melanda di seluruh penjuru dunia termasuk Indonesia sejak tahun lalu, telah membawa perubahan di berbagai industri, termasuk industri fashion. Tren-tren fashion juga mengikuti perubahan, dimana awalnya dibutuhkan yang stylish, jadi mengutamakan yang penuh fungsi. Walaupun begitu, ada beberapa kegiatan yang tetap mengharuskan kita tampil stylish, seperti acara virtual bersama rekan kerja.

 

Sebagai salah satu brand lokal, Erigo Store hadir dalam mendukung masyarakat Indonesia agar tetap dapat tampin fashionable di berbagai kondisi. Founder dari brand fashion Erigo Store atau CEO dari Erigo Store adalah Muhammad Sadad, yang mengutarakan bahwa pandemi bukan menjadi halangan untuk terus berkreasi dalam menghadirkan produk fashion yang berkualitas.

 

Sadad, panggilan akrab dari pemilik Erigo Store ini, sempat meninggalkan bangku kuliah dan melupakan gelar S1 untuk mengembangkan bisnis yang sudah diimpikannya sejak lama. Pada tahun 2010, Sadad telah memilki sebuah brand bernama Selected and Co. Namun, brand tersebut sudah dimiliki oleh orang lain sehingga ia menggantinya menjadi nama Erigo pada tahun 2013.

 

Perjalaan bisnis Erigo dimulai pada 2011. Muhammad Sadad pertama kali merintis bisnis fashion tersebut di kamar bertipe studio yang berlokasi di Depok, Jawa Barat. Saat itu, Sadad masih melakukan segala sesuatunya sendirian, tanpa dibantu oleh tim atau karyawan tetap.

 

Sadad mengaku bahwa Erigo awalnya sempat rugi, dimana pameran di Malaysia pada saat itu membutuhkan biaya operasional sampai 25 juta, dan omzet hanya 5 juta. Begitu pula pameran lainnya di Surabaya dan Makassar yang total rugi. Dia sempat utang kemana-mana sampai harus putus kuliah.

Erigo memang sudah ada di department store sekarang, ada toko atau etalase sendiri, tapi brand tersebut besar di online. Sadad menerangkan bahwa awalnya melalui ajakan teman dalam menjual baju, dimana awalnya hanya berbentuk UMKM lalu tiba-tiba sudah punya 60 karyawan.

 

Selain berpartisipasi melalui kegiatan offline, Sadad terus mengatur strategi agar penjualan online ikut meningkat. Berbagai promosi dilakukan melalui media sosial agar masyarakat mau mengunjungi online webstore mereka. Keputusan merambah ke e-commerce membuahkan hasil, dimana dengan menggunakan Shopee, membuat penjualan Erigo secara online perlahan menanjak.

 

Banyaknya promo disediakan oleh Shopee membuat konsumen tertarik untuk mengenal produk-produk Erigo. Pada 2018, Erigo digandeng Shopee untuk hadir dalam program BincangShopee – Kreativitas Tanpa Batas di acara offline JakCloth 2018. Jumlah penjualan yang dahulu masih ribuan meningkat menjadi jutaan. Erigo pun berhasil menyabet penghargaan Best Selling Brand dari Shopee.

 

Bahkan, pada tahun 2021 ini, iklan produk Erigo sempat dipajang di Times Square, New York, Amerika Serikat.  Times Square merupakan persimpangan jalan di Manhattan, New York City, AS yang mempertemukan Broadway Avenue dengan Seventh Avenue. Persimpangan jalan ini juga merupakan pusat komersial, hiburan, dan destinasi ikonik bagi turis yang datang ke AS.

 

Berkat promosi, pemanfaatan e-commerce pada waktu yang tepat, kegigihan dan semangat pantang menyerah, Erigo Store yang awalnya brand fashion UMKM berhasil meningkatkan penjualan hingga ribuah persen banyaknya. Bahkan pada tahun 2015, ia sekarang mampu mencapai omzet hingga miliaran.

 

Bagaimana, Sobat Sakoo? Menarik bukan? Ayo mulai bisnis kamu di Sakoo sekarang juga!

Satu Toko Online

Nikmati kemudahan kelola toko online dan offlinemu melalui sakoo,
dan kembangkan bisnismu dibanyak merketplace hanya dengan satu platform.

Supported By :

0 Comments

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *