Kelola Banyak Toko Melalui 1 Platform

Ditulis oleh Admin Sakoo

March 31, 2020

Memiliki toko online tentunya perkembangan yang sangat tepat bagi kamu pelaku bisnis untuk dapat menjangkau pembeli dari mana saja dan kapan saja tanpa harus memikirkan biaya sewa tempat, belum lagi disaat waktu tutup toko. Kamu hanya perlu mengoperasikan toko onlinemu melalui laptop saja, terima pesanan masuk, lakukan packing dan kirim. Sangat mudah bukan? Tapi, seiring berjalannya waktu tentunya kamu ingin mengembangkan toko kamu layaknya toko offline yang buka cabang di beberapa kota tertentu, bukan?

Nah, kali ini Sakoo akan berbagi tips untuk kamu bagaimana cara mengelola beberapa toko online sekaligus, yuk kita bahas!

1. Lakukan Perencanaan Persediaan Barang

Membuat perencanaan persediaan barang adalah hal pertama yang harus di perhatikan. Persediaan terlalu banyak ataupun kurang dapat beresiko merugikan bisnis kamu. Untuk menghindari hal tersebut tentunya kamu harus melakukan perencanaan terkait persediaan barang terlebih dahulu.

Hal ini tentunya akan membantu kamu sebagai pemilik bisnis dalam memperkirakan berapa stok minimun yang seharusnya ada di gudang sebagai tolak ukur saat kamu akan menambahkan barang tersebut kembali.

2. Gunakan Teknologi

Dengan menggunakan teknologi yang sesuai kebutuhan kamu seperti Sakoo yang memiliki fitur toko online yang lengkap dengan fitur multi toko/cabang akan sangat membantu kamu dalam menjual produk yang sama namun dengan stok yang berbeda di masing-masing cabang, namun kamu dapat memudahkan pembeli untuk memudahkan pengiriman dari gudang terdekat dari lokasi pembeli. Jadi, kamu tidak perlu buat toko online permasing-masing cabang yang di kelola dengan sistem yang berbeda lagi ya, karena sakoo sudah dapat membantu kamu mengelola semua cabang toko online mu dengan 1 web saja!

3. Manajemen Staff

Bicara soal memiliki banyak toko/cabang tentunya kamu juga memerlukan staff untuk mendukung bisnis kamu dalam membantu operasional toko terutama untuk meningkatkan performa toko kamu. Lalu jika menggunakan Sakoo untuk pengelolaan berbagai cabang, apakah sakoo juga dapat menambahkan beberapa staff juga untuk bantu mengelola toko dan cabang tersebut? Jawabanya adalah tentu saja di Sakoo kamu tetap bisa menerapkan manajemen staff dengan tugas nya masing-masing, jadi 1 web bisa di operasionalkan juga oleh beberapa staff sesuai dengan tugas mereka yang sudah kamu tentukan.

Jadi itu adalah beberapa informasi yang harus kamu tau sebagai pemilik bisnis terutama bagi kamu yang sudah memiliki banyak cabang ataupun kamu yang sedang memiliki rencana untuk membuka cabang toko secara online yang simple!

Jangan lupa Klik button COBA GRATIS yang ada di pojok kanan atas ya.
Salam Sukses!

 

Satu Toko Online

Nikmati kemudahan kelola toko online dan offlinemu melalui sakoo,
dan kembangkan bisnismu dibanyak merketplace hanya dengan satu platform.

Supported By :

0 Comments

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Kelola Banyak Toko Melalui 1 Platform

Ditulis oleh Admin Sakoo

March 31, 2020

Hi Seller! Menjadi seorang pembisnis yang sukses tentunya adalah impian semua orang. Akan tetapi tidak semua orang memiliki modal yang cukup untuk memulai bisnisnya. Oleh karena itu dalam bisnis online berbagai sitem pun diciptakan salah satunya yaitu menjadi Reseller & Dropshipper, taukah kamu bahwa kedua istilah ini memiliki arti dan keuntungan yang berbeda loh..
Untuk itu, yuk simak perbedaannya!

Reseller
Reseller dapat diartikan seseorang yang menjual kembali produk dari supplier secara langsung ke tangan konsumen.

(-) Kekurangan menjadi seorang reseller yaitu harus memiliki modal yang lumayan besar untuk membeli barang dari supplier yang akan dijual.

(+) Kelebihan menjadi seorang reseller yaitu bisa mendapatkan harga diskon dari supplier dan keuntungannya pun fleksibel dapat di tentukan oleh reseller itu sendiri.

 Dropshipper
Berbeda halnya dengan Reseller, Dropshipper adalah sebuah pemasaran online dimana penjual  tidak memiliki stock barang sedikitpun. Karena pada saat ada orderan, penjual dapat langsung mengirimkan rincian lengkapnya kepada produsen, distributor atau supplier yang sudah bekerja sama dengan penjual.

(-) Kekurangan menjadi seorang dropshipper yaitu tidak akan mengetahui kualitas produk yang dijual oleh seorang dropshipper.

(+) Kelebihan menjadi seorang dropshipper yaitu tidak ada minimal pembelian dan keuntungannya fleksibel dapat ditentukan dropshipper itu sendiri.

Jadi, kamu pilih mana? Menjadi seorang reseller atau dropshipper? Semoga artikel ini dapat menjadi pertimbangan bagi kamu yang akan memulai usaha yaaa!

Satu Toko Online

Nikmati kemudahan kelola toko online dan offlinemu melalui sakoo,
dan kembangkan bisnismu dibanyak merketplace hanya dengan satu platform.

Supported By :

0 Comments

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Kelola Banyak Toko Melalui 1 Platform

Ditulis oleh Admin Sakoo

March 31, 2020

Hi Seller! Menjadi seorang pembisnis yang sukses tentunya adalah impian semua orang. Akan tetapi tidak semua orang memiliki modal yang cukup untuk memulai bisnisnya. Oleh karena itu dalam bisnis online berbagai sitem pun diciptakan salah satunya yaitu menjadi Reseller & Dropshipper, taukah kamu bahwa kedua istilah ini memiliki arti dan keuntungan yang berbeda loh..
Untuk itu, yuk simak perbedaannya!

Reseller
Reseller dapat diartikan seseorang yang menjual kembali produk dari supplier secara langsung ke tangan konsumen.

(-) Kekurangan menjadi seorang reseller yaitu harus memiliki modal yang lumayan besar untuk membeli barang dari supplier yang akan dijual.

(+) Kelebihan menjadi seorang reseller yaitu bisa mendapatkan harga diskon dari supplier dan keuntungannya pun fleksibel dapat di tentukan oleh reseller itu sendiri.

 Dropshipper
Berbeda halnya dengan Reseller, Dropshipper adalah sebuah pemasaran online dimana penjual  tidak memiliki stock barang sedikitpun. Karena pada saat ada orderan, penjual dapat langsung mengirimkan rincian lengkapnya kepada produsen, distributor atau supplier yang sudah bekerja sama dengan penjual.

(-) Kekurangan menjadi seorang dropshipper yaitu tidak akan mengetahui kualitas produk yang dijual oleh seorang dropshipper.

(+) Kelebihan menjadi seorang dropshipper yaitu tidak ada minimal pembelian dan keuntungannya fleksibel dapat ditentukan dropshipper itu sendiri.

Jadi, kamu pilih mana? Menjadi seorang reseller atau dropshipper? Semoga artikel ini dapat menjadi pertimbangan bagi kamu yang akan memulai usaha yaaa!

Satu Toko Online

Nikmati kemudahan kelola toko online dan offlinemu melalui sakoo,
dan kembangkan bisnismu dibanyak merketplace hanya dengan satu platform.

Supported By :

0 Comments

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *