fbpx
Manfaatkan Hari-hari Khusus Untuk Meningkatkan Penjualan!

Ditulis oleh Admin Sakoo

November 24, 2020

Dalam satu tahun, terdapat puluhan bahkan ratusan hari-hari khusus yang dirayakan atau diperingati oleh masyarakat Indonesia maupun dunia. Setiap hari libur atau perayaan tertentu dapat menjadi hari yang berkesan bagi setiap orang tertentu. Seperti Hari Raya Idul Fitri bagi umat muslim, Hari Raya Natal bagi umat kristiani dan Hari Imlek bagi ras chinese, atau hari-hari khusus seperti Valentine, hari Ibu, hari ayah yang juga dirayakan oleh orang tertentu dan menjadi hari yang berarti bagi mereka.   Sebagai seorang pengusaha, kamu tentunya harus menangkap moment tersebut sebagai moment tepat untuk melakukan startegi marketing kepada konsumen dan calon konsumen kamu!  Kamu dapat ikut merayakan hari-hari khusus tersebut bersama pelangganmu dan meningkatkan profit usahamu! Tunjukan bahwa kamu dan bisnismu ikut bahagia ditengah hari-hari khusus yang mereka rayakan.Lalu, bagaimana caranya untuk memanfaatkan hari-hari khusus tersebut?

Sakoo akan memberikan kamu beberapa tips yang dapat kamu terapkan dalam memanfaatkan hari-hari khusus di sepanjang tahun untuk meningkatkan penjualanmu,

1. Berikan selamat atas hari libur atau perayaan tertentu kepada pelangganmu

Sebuah ucapan hangat akan membangun hubungan yang baik antara bisnis dan pelanggan. Keikutsertaan bisnis dalam setiap hari perayaan akan mendekatkan bisnis ke setiap pelanggan tanpa terkecuali. Kamu dapat memberikan ucapan melalui konten yang kamu unggah di sosial media usahamu. Ataupun kamu dapat memberikan pesan secara langsung melalui Whatsapp Broadcast ataupun SMS Broadcast yang dapat kamu manfaatkan fiturnya di Sakoo. Dengan mengucapkan selamat atas hari-hari khusus secara pribadi, attention yang didapatkan pun lebih besar dibanding sekedar posting di sosial media.

2. Menggunakan tema khusus sesuai dengan hari libur atau perayaan. 

Kamu dapat mengatur tampilan tokomu (offline maupun online) dengan tema-tema khusus sesuai dengan hari libur atau perayaan terdekat. Dengan menggunakan tema khusus, akan lebih menarik pelanggan. Misalnya, menggunakan tema merah-putih di sosial media ketika menuju perayaan Hari Kemerdekaan. Menggunakan tema yang selaras dengan hari-hari khusus tersebut pun membantu tampilan tokomu lebih rapi dan menarik.

3. Diskon Khusus! 

Berikan diskon khusus dengan mencantumkan ad word `liburan` atau `nama perayaan` yang sedang dirayakan. Berikan highlight bahwa diskon tersebut bersifat limited hanya ada pada hari itu saja. Hal tersebut untuk mengundang konsumen untuk membeli produk kamu karena tergiur dengan diskon yang diberikan. Kamu juga dapat memberikan voucher atau hadiah untuk pelanggan setiamu agar pelangganmu tetap loyal kepada bisnismu!

Nah, itu dia 3 tips untuk memanfatkan hari-hari khusus yang dapat meningkatkan penjualanmu! Jangan lupa untuk catat setiap tanggal dan hari-hari khusus sepanjang tahun ya! Lalu, jangan lupa pula untuk menerapkan tips diatas pada hari-hari khusus yang sekiranya sesuai dengan bisnis kamu!

Satu Toko Online

Nikmati kemudahan kelola toko online dan offlinemu melalui sakoo,
dan kembangkan bisnismu dibanyak merketplace hanya dengan satu platform.

Supported By :

0 Comments

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Manfaatkan Hari-hari Khusus Untuk Meningkatkan Penjualan!

Ditulis oleh Admin Sakoo

November 24, 2020

Hi Seller! Menjadi seorang pembisnis yang sukses tentunya adalah impian semua orang. Akan tetapi tidak semua orang memiliki modal yang cukup untuk memulai bisnisnya. Oleh karena itu dalam bisnis online berbagai sitem pun diciptakan salah satunya yaitu menjadi Reseller & Dropshipper, taukah kamu bahwa kedua istilah ini memiliki arti dan keuntungan yang berbeda loh..
Untuk itu, yuk simak perbedaannya!

Reseller
Reseller dapat diartikan seseorang yang menjual kembali produk dari supplier secara langsung ke tangan konsumen.

(-) Kekurangan menjadi seorang reseller yaitu harus memiliki modal yang lumayan besar untuk membeli barang dari supplier yang akan dijual.

(+) Kelebihan menjadi seorang reseller yaitu bisa mendapatkan harga diskon dari supplier dan keuntungannya pun fleksibel dapat di tentukan oleh reseller itu sendiri.

 Dropshipper
Berbeda halnya dengan Reseller, Dropshipper adalah sebuah pemasaran online dimana penjual  tidak memiliki stock barang sedikitpun. Karena pada saat ada orderan, penjual dapat langsung mengirimkan rincian lengkapnya kepada produsen, distributor atau supplier yang sudah bekerja sama dengan penjual.

(-) Kekurangan menjadi seorang dropshipper yaitu tidak akan mengetahui kualitas produk yang dijual oleh seorang dropshipper.

(+) Kelebihan menjadi seorang dropshipper yaitu tidak ada minimal pembelian dan keuntungannya fleksibel dapat ditentukan dropshipper itu sendiri.

Jadi, kamu pilih mana? Menjadi seorang reseller atau dropshipper? Semoga artikel ini dapat menjadi pertimbangan bagi kamu yang akan memulai usaha yaaa!

Satu Toko Online

Nikmati kemudahan kelola toko online dan offlinemu melalui sakoo,
dan kembangkan bisnismu dibanyak merketplace hanya dengan satu platform.

Supported By :

0 Comments

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Manfaatkan Hari-hari Khusus Untuk Meningkatkan Penjualan!

Ditulis oleh Admin Sakoo

November 24, 2020

Hi Seller! Menjadi seorang pembisnis yang sukses tentunya adalah impian semua orang. Akan tetapi tidak semua orang memiliki modal yang cukup untuk memulai bisnisnya. Oleh karena itu dalam bisnis online berbagai sitem pun diciptakan salah satunya yaitu menjadi Reseller & Dropshipper, taukah kamu bahwa kedua istilah ini memiliki arti dan keuntungan yang berbeda loh..
Untuk itu, yuk simak perbedaannya!

Reseller
Reseller dapat diartikan seseorang yang menjual kembali produk dari supplier secara langsung ke tangan konsumen.

(-) Kekurangan menjadi seorang reseller yaitu harus memiliki modal yang lumayan besar untuk membeli barang dari supplier yang akan dijual.

(+) Kelebihan menjadi seorang reseller yaitu bisa mendapatkan harga diskon dari supplier dan keuntungannya pun fleksibel dapat di tentukan oleh reseller itu sendiri.

 Dropshipper
Berbeda halnya dengan Reseller, Dropshipper adalah sebuah pemasaran online dimana penjual  tidak memiliki stock barang sedikitpun. Karena pada saat ada orderan, penjual dapat langsung mengirimkan rincian lengkapnya kepada produsen, distributor atau supplier yang sudah bekerja sama dengan penjual.

(-) Kekurangan menjadi seorang dropshipper yaitu tidak akan mengetahui kualitas produk yang dijual oleh seorang dropshipper.

(+) Kelebihan menjadi seorang dropshipper yaitu tidak ada minimal pembelian dan keuntungannya fleksibel dapat ditentukan dropshipper itu sendiri.

Jadi, kamu pilih mana? Menjadi seorang reseller atau dropshipper? Semoga artikel ini dapat menjadi pertimbangan bagi kamu yang akan memulai usaha yaaa!

Satu Toko Online

Nikmati kemudahan kelola toko online dan offlinemu melalui sakoo,
dan kembangkan bisnismu dibanyak merketplace hanya dengan satu platform.

Supported By :

0 Comments

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *