Tips UMKM Bertahan di Masa Corona

Ditulis oleh Admin Sakoo

May 18, 2020

Sejak adanya covid 19 di indonesia, hal ini sangat membawa dampak besar di berbagai sektor termasuk ekonomi. Sejak di terapkan PSBB di beberapa wilayah tertentu, perilaku masyarakat menjadi sangat wapada untuk tidak melakukan kegiatan apapun di luar rumah mulai dari bekerja, berjualan maupun membeli kebutuhan pokok di lakukan secara online. Lalu bagaimana cara UMKM bertahan ketika mereka hanya memiliki toko offline saja?

Ada banyak cara yang dapat di lakukan oleh para pelaku UMKM yaitu :

 

1. Lakukan inovasi dan fokus pada kebutuhan konsumen

Permintaan masker kain selama masa pandemi melonjak sangat tinggi membuat banyak para pelaku bisnis khususnya di bidang fashion banting setir menciptakan produk tersebut yang saat ini sangat di minati oleh masyarakat. Hal tersebut merupakan peluang yang dapat di manfaatkan oleh para pelaku bisnis lain nya untuk tetap dapat bertahan selama masa pandemi ini.

 

2. Optimalkan penggunaan media sosial

Untuk memperlancar proses bisnis yang sedang di jalani saat pandemi, di sarankan bagi para pemilik bisnis untuk dapat mengoptimalkan promosi di media sosial salah satunya anda dapat memanfaatkan endorsement gratis yang di tawarkan oleh beberapa kalangan artis seperti ashanty, aurel hermansyah dan masih banyak lagi, dengan memanfaatkan peluang tersebut akan sangat membantu bisnis anda untuk di kenal oleh banyak orang.

 

3. Buka Toko Online di banyak channel

Melihat perilaku pasar saat ini dimana masyarakat semakin menghindari tempat umum dan membeli kebutuhan secara online. Jika anda saat ini belum memiliki toko online, maka ini adalah waktu nya anda untuk mulai membuat toko online Anda. Sakoo adalah platform pengelolaan toko online yang sangat cocok di gunakan oleh para pemilik bisnis yang ingin membuka toko online di banyak marketplace yang terintegrasi. Sehingga Anda cukup menjalankan operasional toko online melalui 1 platform saja mulai dari Upload produk, update stok, mengelola pesanan sampai dengan dashboard monitoring dari seluruh channel penjualan.

 

Nah itu dia beberapa tips yang dapat Anda lakukan di masa pandemi seperti ini. Tetap semangat dan pantang menyerah, pastikan bisnis Anda tetap jalan dan mampu bertahan melalui semuanya.

Sebagai platform pengelolaan toko online, Sakoo turut berpartisipasi dalam mendukung proses go digital para UMKM di masa pandemi ini dengan menyediakan layanan GRATIS FULL AKSES 3 BULAN. Info selengkapnya di www.sakoo.id

Salam Sehat, Indonesia Kuat!

Satu Toko Online

Nikmati kemudahan kelola toko online dan offlinemu melalui sakoo,
dan kembangkan bisnismu dibanyak merketplace hanya dengan satu platform.

Supported By :

0 Comments

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Tips UMKM Bertahan di Masa Corona

Ditulis oleh Admin Sakoo

May 18, 2020

Hi Seller! Menjadi seorang pembisnis yang sukses tentunya adalah impian semua orang. Akan tetapi tidak semua orang memiliki modal yang cukup untuk memulai bisnisnya. Oleh karena itu dalam bisnis online berbagai sitem pun diciptakan salah satunya yaitu menjadi Reseller & Dropshipper, taukah kamu bahwa kedua istilah ini memiliki arti dan keuntungan yang berbeda loh..
Untuk itu, yuk simak perbedaannya!

Reseller
Reseller dapat diartikan seseorang yang menjual kembali produk dari supplier secara langsung ke tangan konsumen.

(-) Kekurangan menjadi seorang reseller yaitu harus memiliki modal yang lumayan besar untuk membeli barang dari supplier yang akan dijual.

(+) Kelebihan menjadi seorang reseller yaitu bisa mendapatkan harga diskon dari supplier dan keuntungannya pun fleksibel dapat di tentukan oleh reseller itu sendiri.

 Dropshipper
Berbeda halnya dengan Reseller, Dropshipper adalah sebuah pemasaran online dimana penjual  tidak memiliki stock barang sedikitpun. Karena pada saat ada orderan, penjual dapat langsung mengirimkan rincian lengkapnya kepada produsen, distributor atau supplier yang sudah bekerja sama dengan penjual.

(-) Kekurangan menjadi seorang dropshipper yaitu tidak akan mengetahui kualitas produk yang dijual oleh seorang dropshipper.

(+) Kelebihan menjadi seorang dropshipper yaitu tidak ada minimal pembelian dan keuntungannya fleksibel dapat ditentukan dropshipper itu sendiri.

Jadi, kamu pilih mana? Menjadi seorang reseller atau dropshipper? Semoga artikel ini dapat menjadi pertimbangan bagi kamu yang akan memulai usaha yaaa!

Satu Toko Online

Nikmati kemudahan kelola toko online dan offlinemu melalui sakoo,
dan kembangkan bisnismu dibanyak merketplace hanya dengan satu platform.

Supported By :

0 Comments

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Tips UMKM Bertahan di Masa Corona

Ditulis oleh Admin Sakoo

May 18, 2020

Hi Seller! Menjadi seorang pembisnis yang sukses tentunya adalah impian semua orang. Akan tetapi tidak semua orang memiliki modal yang cukup untuk memulai bisnisnya. Oleh karena itu dalam bisnis online berbagai sitem pun diciptakan salah satunya yaitu menjadi Reseller & Dropshipper, taukah kamu bahwa kedua istilah ini memiliki arti dan keuntungan yang berbeda loh..
Untuk itu, yuk simak perbedaannya!

Reseller
Reseller dapat diartikan seseorang yang menjual kembali produk dari supplier secara langsung ke tangan konsumen.

(-) Kekurangan menjadi seorang reseller yaitu harus memiliki modal yang lumayan besar untuk membeli barang dari supplier yang akan dijual.

(+) Kelebihan menjadi seorang reseller yaitu bisa mendapatkan harga diskon dari supplier dan keuntungannya pun fleksibel dapat di tentukan oleh reseller itu sendiri.

 Dropshipper
Berbeda halnya dengan Reseller, Dropshipper adalah sebuah pemasaran online dimana penjual  tidak memiliki stock barang sedikitpun. Karena pada saat ada orderan, penjual dapat langsung mengirimkan rincian lengkapnya kepada produsen, distributor atau supplier yang sudah bekerja sama dengan penjual.

(-) Kekurangan menjadi seorang dropshipper yaitu tidak akan mengetahui kualitas produk yang dijual oleh seorang dropshipper.

(+) Kelebihan menjadi seorang dropshipper yaitu tidak ada minimal pembelian dan keuntungannya fleksibel dapat ditentukan dropshipper itu sendiri.

Jadi, kamu pilih mana? Menjadi seorang reseller atau dropshipper? Semoga artikel ini dapat menjadi pertimbangan bagi kamu yang akan memulai usaha yaaa!

Satu Toko Online

Nikmati kemudahan kelola toko online dan offlinemu melalui sakoo,
dan kembangkan bisnismu dibanyak merketplace hanya dengan satu platform.

Supported By :

0 Comments

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *