fbpx
Viral Marketing, Strategi Efektif Raih Keuntungan

Ditulis oleh Admin Sakoo

September 16, 2021

Viral Marketing merupakan salah satu teknik pemasaran yang sudah banyak digunakan oleh brand di Indonesia. Berbeda dengan strategi lainnya, teknik viral marketing memiliki tujuan membuat konten yang menarik perhatian dan memanfaatkan jaringan sosial sehingga nantinya audience kamu dapat berperan untuk mempromosikan dan menyebarkan konten yang kamu buat ke orang lain secara sukarela. Wah menguntungkan sekali ya, Sobat Sakoo!

Serupa dengan teknik Word of Mouth yang dimana audience kamu menyebarkan informasi produk ke orang-orang terdekat, perbedaannya adalah viral marketing akan menjangkau audience yang lebih luas dan memungkinkan orang yang terpapar konten akan terus menerus membagikan konten tersebut layaknya “virus” yang menyebar sehingga akhirnya konten tersebut tidak membutuhkan usaha marketing lagi untuk dapat viral

Jadi, apa rahasia konten viral?

Yuk kita simak tips Minkoo di bawah ini!

1. Kenali Audience

Sebelum membuat konten, pastikan kamu sudah mengetahui karakteristik dari audience kamu ya, Sobat Sakoo! Kamu harus tau konten seperti apa yang mereka suka, apa yang akhir-akhir ini mereka sedang cari, platform yang sering mereka gunakan, tipe konten yang disukai apakah dalam bentuk teks, gambar ataupun video, hingga keywords yang sering mereka gunakan. Kamu juga bisa pelajari informasinya dengan mudah melalui analitik yang ada di media sosial. Setelah memahami lebih detail, kamu pastinya akan lebih mudah untuk merancang pesan yang menarik untuk disampaikan sesuai dengan target audience kamu.

2. Menggunakan Konsep dan Kreativitas

Adanya konsep yang menarik tentunya akan memberi nilai tambah agar konten kamu dapat viral. Kamu bisa menyisipkan unsur kejutan, humor, atau emosional yang mudah diingat, dimengerti dan melekat pada pikiran audience setelah mereka melihat konten kamu. Selain itu, hashtag juga merupakan hal yang penting untuk mendukung kontenmu viral lho! Pasalnya, hashtag dapat membantu untuk melacak dan menemukan konten yang kamu buat. Sehingga nantinya audience dapat membagikan konten kamu sekaligus memahami apa isi pesan yang kamu ingin sampaikan.

Salah satu contoh penerapan dari konten yang mengandung unsur kejutan adalah campaign Billboard terbalik yang diprakarsai oleh Lazada yang membuat banyak orang terpancing dan mulai membagikannya di sosial media mereka hingga diliput oleh media besar di Indonesia. Selain itu, #TokopediaxBTS juga dapat menjadi salah satu contoh penerapan hashtag dalam konten yang viral.

3. Manfaatkan Trend Jacking

Trend Jacking merupakan strategi marketing yang memanfaatkan tren yang sedang ramai dibagikan oleh masyarakat saat ini sebagai bahan untuk pembuatan konten. Kamu bisa menggabungkan tren yang sedang naik daun dengan pesan dari brand kamu yang ingin disampaikan ke target audience

E-commerce Shopee yang membuat jingle bernada lagu Baby Shark yang tengah viral saat itu, dan bekerja sama dengan pemain Ikatan Cinta baru baru ini menggambarkan strategi marketing dengan memanfaatkan trend jacking

Berkat maraknya penggunaan media sosial dan internet di tengah-tengah kita, strategi viral marketing dapat dengan mudah kamu terapkan lho! Pasalnya, baik bisnis skala kecil dan besar memiliki kesempatan yang sama untuk menjangkau audience yang lebih luas di dunia digital. Kamu bisa praktikkan juga tips Minkoo di atas yaa, Sobat Sakoo. Semangat!

Satu Toko Online

Nikmati kemudahan kelola toko online dan offlinemu melalui sakoo,
dan kembangkan bisnismu dibanyak merketplace hanya dengan satu platform.

Supported By :

0 Comments

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Viral Marketing, Strategi Efektif Raih Keuntungan

Ditulis oleh Admin Sakoo

September 16, 2021

Viral Marketing merupakan salah satu teknik pemasaran yang sudah banyak digunakan oleh brand di Indonesia. Berbeda dengan strategi lainnya, teknik viral marketing memiliki tujuan membuat konten yang menarik perhatian dan memanfaatkan jaringan sosial sehingga nantinya audience kamu dapat berperan untuk mempromosikan dan menyebarkan konten yang kamu buat ke orang lain secara sukarela. Wah menguntungkan sekali ya, Sobat Sakoo!

Serupa dengan teknik Word of Mouth yang dimana audience kamu menyebarkan informasi produk ke orang-orang terdekat, perbedaannya adalah viral marketing akan menjangkau audience yang lebih luas dan memungkinkan orang yang terpapar konten akan terus menerus membagikan konten tersebut layaknya “virus” yang menyebar sehingga akhirnya konten tersebut tidak membutuhkan usaha marketing lagi untuk dapat viral

Jadi, apa rahasia konten viral?

Yuk kita simak tips Minkoo di bawah ini!

1. Kenali Audience

Sebelum membuat konten, pastikan kamu sudah mengetahui karakteristik dari audience kamu ya, Sobat Sakoo! Kamu harus tau konten seperti apa yang mereka suka, apa yang akhir-akhir ini mereka sedang cari, platform yang sering mereka gunakan, tipe konten yang disukai apakah dalam bentuk teks, gambar ataupun video, hingga keywords yang sering mereka gunakan. Kamu juga bisa pelajari informasinya dengan mudah melalui analitik yang ada di media sosial. Setelah memahami lebih detail, kamu pastinya akan lebih mudah untuk merancang pesan yang menarik untuk disampaikan sesuai dengan target audience kamu.

2. Menggunakan Konsep dan Kreativitas

Adanya konsep yang menarik tentunya akan memberi nilai tambah agar konten kamu dapat viral. Kamu bisa menyisipkan unsur kejutan, humor, atau emosional yang mudah diingat, dimengerti dan melekat pada pikiran audience setelah mereka melihat konten kamu. Selain itu, hashtag juga merupakan hal yang penting untuk mendukung kontenmu viral lho! Pasalnya, hashtag dapat membantu untuk melacak dan menemukan konten yang kamu buat. Sehingga nantinya audience dapat membagikan konten kamu sekaligus memahami apa isi pesan yang kamu ingin sampaikan.

Salah satu contoh penerapan dari konten yang mengandung unsur kejutan adalah campaign Billboard terbalik yang diprakarsai oleh Lazada yang membuat banyak orang terpancing dan mulai membagikannya di sosial media mereka hingga diliput oleh media besar di Indonesia. Selain itu, #TokopediaxBTS juga dapat menjadi salah satu contoh penerapan hashtag dalam konten yang viral.

3. Manfaatkan Trend Jacking

Trend Jacking merupakan strategi marketing yang memanfaatkan tren yang sedang ramai dibagikan oleh masyarakat saat ini sebagai bahan untuk pembuatan konten. Kamu bisa menggabungkan tren yang sedang naik daun dengan pesan dari brand kamu yang ingin disampaikan ke target audience

E-commerce Shopee yang membuat jingle bernada lagu Baby Shark yang tengah viral saat itu, dan bekerja sama dengan pemain Ikatan Cinta baru baru ini menggambarkan strategi marketing dengan memanfaatkan trend jacking

Berkat maraknya penggunaan media sosial dan internet di tengah-tengah kita, strategi viral marketing dapat dengan mudah kamu terapkan lho! Pasalnya, baik bisnis skala kecil dan besar memiliki kesempatan yang sama untuk menjangkau audience yang lebih luas di dunia digital. Kamu bisa praktikkan juga tips Minkoo di atas yaa, Sobat Sakoo. Semangat!

Satu Toko Online

Nikmati kemudahan kelola toko online dan offlinemu melalui sakoo,
dan kembangkan bisnismu dibanyak merketplace hanya dengan satu platform.

Supported By :

0 Comments

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Viral Marketing, Strategi Efektif Raih Keuntungan

Ditulis oleh Admin Sakoo

September 16, 2021

Viral Marketing merupakan salah satu teknik pemasaran yang sudah banyak digunakan oleh brand di Indonesia. Berbeda dengan strategi lainnya, teknik viral marketing memiliki tujuan membuat konten yang menarik perhatian dan memanfaatkan jaringan sosial sehingga nantinya audience kamu dapat berperan untuk mempromosikan dan menyebarkan konten yang kamu buat ke orang lain secara sukarela. Wah menguntungkan sekali ya, Sobat Sakoo!

Serupa dengan teknik Word of Mouth yang dimana audience kamu menyebarkan informasi produk ke orang-orang terdekat, perbedaannya adalah viral marketing akan menjangkau audience yang lebih luas dan memungkinkan orang yang terpapar konten akan terus menerus membagikan konten tersebut layaknya “virus” yang menyebar sehingga akhirnya konten tersebut tidak membutuhkan usaha marketing lagi untuk dapat viral

Jadi, apa rahasia konten viral?

Yuk kita simak tips Minkoo di bawah ini!

1. Kenali Audience

Sebelum membuat konten, pastikan kamu sudah mengetahui karakteristik dari audience kamu ya, Sobat Sakoo! Kamu harus tau konten seperti apa yang mereka suka, apa yang akhir-akhir ini mereka sedang cari, platform yang sering mereka gunakan, tipe konten yang disukai apakah dalam bentuk teks, gambar ataupun video, hingga keywords yang sering mereka gunakan. Kamu juga bisa pelajari informasinya dengan mudah melalui analitik yang ada di media sosial. Setelah memahami lebih detail, kamu pastinya akan lebih mudah untuk merancang pesan yang menarik untuk disampaikan sesuai dengan target audience kamu.

2. Menggunakan Konsep dan Kreativitas

Adanya konsep yang menarik tentunya akan memberi nilai tambah agar konten kamu dapat viral. Kamu bisa menyisipkan unsur kejutan, humor, atau emosional yang mudah diingat, dimengerti dan melekat pada pikiran audience setelah mereka melihat konten kamu. Selain itu, hashtag juga merupakan hal yang penting untuk mendukung kontenmu viral lho! Pasalnya, hashtag dapat membantu untuk melacak dan menemukan konten yang kamu buat. Sehingga nantinya audience dapat membagikan konten kamu sekaligus memahami apa isi pesan yang kamu ingin sampaikan.

Salah satu contoh penerapan dari konten yang mengandung unsur kejutan adalah campaign Billboard terbalik yang diprakarsai oleh Lazada yang membuat banyak orang terpancing dan mulai membagikannya di sosial media mereka hingga diliput oleh media besar di Indonesia. Selain itu, #TokopediaxBTS juga dapat menjadi salah satu contoh penerapan hashtag dalam konten yang viral.

3. Manfaatkan Trend Jacking

Trend Jacking merupakan strategi marketing yang memanfaatkan tren yang sedang ramai dibagikan oleh masyarakat saat ini sebagai bahan untuk pembuatan konten. Kamu bisa menggabungkan tren yang sedang naik daun dengan pesan dari brand kamu yang ingin disampaikan ke target audience

E-commerce Shopee yang membuat jingle bernada lagu Baby Shark yang tengah viral saat itu, dan bekerja sama dengan pemain Ikatan Cinta baru baru ini menggambarkan strategi marketing dengan memanfaatkan trend jacking



Berkat maraknya penggunaan media sosial dan internet di tengah-tengah kita, strategi viral marketing dapat dengan mudah kamu terapkan lho! Pasalnya, baik bisnis skala kecil dan besar memiliki kesempatan yang sama untuk menjangkau audience yang lebih luas di dunia digital. Kamu bisa praktikkan juga tips Minkoo di atas yaa, Sobat Sakoo. Semangat!



Satu Toko Online

Nikmati kemudahan kelola toko online dan offlinemu melalui sakoo,
dan kembangkan bisnismu dibanyak merketplace hanya dengan satu platform.

Supported By :

0 Comments

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *